Lintasoheo.com | Konut – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah. Dalam rangka itu, Wakil Bupati Konawe Utara memimpin langsung rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD, yang digelar di ruang kerjanya, senin (29/9/2025).
Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh OPD yang memiliki peran strategis dalam pemungutan PAD, mulai dari sektor pajak daerah, retribusi, hingga pemanfaatan potensi sumber daya daerah lainnya. Kehadiran para pimpinan OPD diharapkan dapat menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi guna meningkatkan efektivitas serta efisiensi dalam pengelolaan PAD.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa PAD merupakan salah satu instrumen penting untuk membiayai pembangunan daerah tanpa bergantung sepenuhnya pada dana transfer dari pusat. Oleh karena itu, setiap OPD dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, serta berkomitmen dalam menggali potensi daerah yang ada.
“Optimalisasi PAD harus dilakukan secara terukur dan transparan. Semua potensi yang ada harus bisa dimanfaatkan dengan baik, tentu dengan tetap mengedepankan aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas Wakil Bupati.
Selain itu, rapat juga membahas kendala-kendala yang selama ini dihadapi dalam pemungutan PAD, seperti rendahnya kepatuhan wajib pajak, keterbatasan sistem pemungutan, hingga perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berbagai solusi pun diusulkan, mulai dari digitalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi, peningkatan pengawasan, hingga sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menargetkan, melalui langkah-langkah strategis yang disepakati dalam rapat tersebut, penerimaan PAD tahun berjalan dapat meningkat signifikan dan mampu menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, Pemkab Konawe Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan PAD yang berkelanjutan, transparan, dan akuntabel.





