Lintasoheo.com | Alenggo — Di jantung Desa Alenggo, sebuah inisiatif luar biasa tumbuh dan menghadirkan harapan baru bagi kemandirian ekonomi masyarakat. Bertepatan dengan Hari Inovasi Indonesia, 1 November 2025, Binaan UMKM Teras Pangan Alenggo resmi terbentuk atas inisiasi PT Makmur Lestari Primatama (MLP).
Inilah awal perjalanan ketika singkong dan pisang—yang sebelumnya dipandang sebagai hasil kebun biasa—bertransformasi menjadi pilar penopang ekonomi desa.
Teras Pangan Alenggo bukan sekadar kelompok usaha, melainkan rumah inovasi kuliner berbahan baku hasil bumi desa. Dapur kreasi ini berfokus mengangkat potensi lokal menjadi produk bernilai tambah. Saat ini, mereka telah menghasilkan tujuh varian produk unggulan yang menjadi duta rasa Desa Alenggo.
Produk Olahan Singkong:
1. Keripik Singkong Original
2. Keripik Singkong Pedas
3. Keripik Singkong Balado
Produk Olahan Pisang:
1. Keripik Pisang Original
2. Keripik Pisang Manis
3. Keripik Pisang Cokelat
4. Keripik Pisang Balado
Keunggulan produk ini tak hanya diakui di tingkat lokal. Salah satu momen membanggakan adalah ketika produk Teras Pangan Alenggo dipamerkan pada Pertemuan TP PKK di Wanggudu, Konawe Utara, sebagai bagian dari produk unggulan TP PKK Kecamatan Langgikima.
Untuk memastikan keberlanjutan usaha, Teras Pangan Alenggo menjalin kerja sama strategis dengan Kopa Mart PPA serta berbagai tempat usaha lokal di Desa Alenggo. Langkah ini membuka akses pasar sekaligus memperkuat perputaran ekonomi desa.
Superintendent External PT MLP, Arifin Lahay, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya pada bidang pendapatan riil dan kemandirian ekonomi.
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Alenggo,” ujarnya.
Dukungan penuh datang dari berbagai pihak. Ketua TP PKK Desa Alenggo, Nurul Hidayah, menyampaikan apresiasinya.
“Kami sangat mendukung dan bangga. Semoga ke depan pemerintah desa dan perusahaan dapat terus mendukung kegiatan UMKM ini agar semakin berkembang,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Alenggo (BPD), Irvan Hamzah, menilai Teras Pangan Alenggo sebagai langkah strategis dalam membangun ekonomi desa berbasis sumber daya lokal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT MLP atas dukungan terhadap terbentuknya UMKM binaan tersebut.
Irvan berharap Teras Pangan Alenggo dapat terus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi lokal.
Kisah Teras Pangan Alenggo menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat lokal mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi, mengubah hasil bumi sederhana menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.
“Program ini sangat membanggakan dan menjadi langkah nyata membangun perekonomian Desa Alenggo. Bahan bakunya berasal dari desa sendiri, sehingga tercipta simbiosis mutualisme antara pelaku usaha dan masyarakat,” jelasnya.
Irvan berharap Teras Pangan Alenggo dapat terus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi lokal.
“Semoga ke depan UMKM ini mampu memutar roda ekonomi Desa Alenggo dengan memberdayakan masyarakat setempat. Kami juga berharap PT MLP semakin maju dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.





