Lintasoheo.com | Konut – Teka-teki hilangnya Haji Saiful, pedagang plastik yang dikabarkan hilang selama dua minggu terakhir, berakhir tragis. Korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di bawah Jembatan Meseu, perbatasan Konawe Utara dan Morowali, Senin (4/5/2026).
Penemuan ini mengakhiri pencarian pihak keluarga yang telah berlangsung selama 14 hari. Namun, kondisi jasad saat ditemukan sangat mengenaskan, di mana sebagian besar tubuh korban dilaporkan sudah menjadi tulang belulang.
Kronologi Singkat
Haji Saiful sebelumnya dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak dua minggu lalu. Pihak keluarga dan kerabat sempat melakukan berbagai upaya pencarian sebelum akhirnya warga sekitar mencium aroma tidak sedap dan menemukan jasad korban di area bawah jembatan yang cukup tersembunyi.
Dugaan Tindak Kriminal Menguat
Mengingat kondisi jasad yang ditemukan dalam waktu dua minggu sudah menjadi tulang dan lokasi penemuannya yang spesifik, dugaan adanya tindak kekerasan atau kriminalitas semakin menguat di tengah masyarakat. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif untuk memastikan penyebab pasti kematian.
”Kondisi jasad memang sudah tidak utuh lagi saat dievakuasi. Saat ini tim forensik sedang bekerja untuk mencocokkan data dan menyelidiki penyebab kematian korban,” ungkap sumber di lokasi kejadian.
Duka Mendalam Keluarga
Penemuan ini membawa duka mendalam bagi keluarga yang selama dua minggu ini menaruh harapan agar Haji Saiful ditemukan dalam keadaan selamat. Saat ini, lokasi penemuan telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi-saksi, termasuk rekan sesama pedagang dan orang terakhir yang melihat korban sebelum dinyatakan hilang dua minggu lalu.
Masyarakat diminta tetap waspada dan memberikan informasi sekecil apa pun kepada pihak berwajib untuk membantu mengungkap kasus ini.
