Wujud Komitmen PPM Kesehatan di Lingkar Tambang, PT MLP Salurkan Bantuan Sarana Kesehatan

oleh -7579 Dilihat

Lintasoheo. com | Ngapainia – PT Makmur Lestari Primatama (MLP) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat lingkar tambang. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan, perusahaan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kesehatan untuk Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Ngapainia, Kamis (25/09/2025).

Superintendent External PT MLP, Arifin Lahay, menegaskan bahwa kontribusi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional pertambangan.

“Kami percaya masyarakat yang sehat adalah fondasi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, melalui program PPM, kami konsisten melaksanakan berbagai inisiatif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

  Bupati Konut Dorong Pelestarian Budaya Lewat Harmoni Sultra

Sejumlah program kesehatan yang telah dilaksanakan PT MLP meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan bagi balita, sosialisasi pencegahan stunting, pemberian insentif bagi tenaga kesehatan, hingga dukungan sarana dan prasarana layanan kesehatan.

Bantuan ini disambut baik oleh tenaga kesehatan setempat. Bidan Desa Ngapainia, Ninir Delfia, S.Tr.Keb., menyampaikan apresiasinya.

“Bantuan fasilitas kesehatan dari PT MLP ini sangat positif. Ini menjamin hak dasar masyarakat desa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, bahkan di daerah terpencil,” kata Ninir.

  PT. Bumi Sentosa Jaya Gelar Upacara Pembukaan Bulan K3

Ia menambahkan, PT MLP termasuk perusahaan yang aktif mendukung program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Langkikima pesisir.

“Sebagai petugas yang melayani masyarakat lingkar tambang, kami merasa sangat terbantu. Bantuan ini memastikan masyarakat kami tetap bisa mengakses layanan kesehatan,” lanjutnya.

Di akhir acara, Ninir menyampaikan rasa terima kasih kepada perusahaan.

“Terima kasih banyak PT MLP, terima kasih Pak Nikel,” pungkasnya haru, merujuk pada julukan akrab untuk industri pertambangan nikel di wilayah tersebut.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *