LintasOheo.com| Konut – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Konawe Utara (Konut), mendeklarasikan Ikbar-Abuhaera sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati periode 2024-2029.

Deklarasi ini dirangkaikan dengan rapat konsolidasi, dihadiri seluruh PAC PBB Konut, digelar di Aula Hotel Oheo, Kecamatan Andowia, Sabtu (20/4/2024).

Ketua DPC PBB Konut, Herman Sewani, dalam sambutannya mengungkapkan, Parpolnya sebagai pemenang dalam Pilcaleg bulan Februari lalu, mempunyai kewajiban untuk kembali memenangkan kader dalam Pilkada bulan November mendatang.

Ketua DPC PBB Konawe Utara, Herman Sewani memberikan sambutannya pada acara deklarasi pasangan Ikbar-Abuhaera.

Dijelaskan, proses penetapan Ikbar-Abuhaera sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Konut, bukan melalui penunjukkan biasa, melainkan ada proses panjang dari bawah hingga rapat di tingkat DPC.

“Legitimasi ini jangan kita khianati. Kita harus bekerja maksimal demi pembangunan daerah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPC PBB Konut, Ikbal, dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini seluruh kader harus memaksimalkan kinerja di lapangan dan minimalkan diskusi yang tidak perlu.

“Insyaallah kita akan kembali menjadi pemenang dalam Pilkada Konut 2024,” tutup Ikbal.

Jumat (8/9) pagi ini, sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta.

Kepolisian Sektor Metro Menteng telah bersiaga dibantu aparat dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Ada 3 aliansi masyarakat yang telah melayangkan surat pemberitahuan menggelar aksi di depan Kedubes Myanmar dengan perkiraan massa mencapai 700 orang.

Skema pengamanan tetap memprioritaskan keamanan di sekitar kantor Kedubes Myanmar. Namun, jika eskalasi demo meningkat, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Menteng.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Oleh Soleh menyatakan, pihaknya siap berjihad ke Myanmar untuk membela Rohingya jika hal itu bisa dilakukan.

Hal itu untuk menepis anggapan bahwa warga Nahdlatul Ulama dan juga kader PKB kurang keras terkait krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

“Ada pihak lain yang menganggap bahwa NU kurang keras, PKB kurang keras. Kalau mau jihad ke sana ayo aja. Cuma persoalannya bisa nggak? Kan nggak bisa. Ini jalur lintas negara, lintas diplomatik, lintas aturan,” kata Oleh kepada Kompas.com, Jumat (8/9/2017).

Menurut Oleh, dalam menghadapi krisis kemanusiaan, hal yang harus diutamakan adalah nahi munkar bil maruf, yakni melawan kejahatan dengan kebaikan. Banyak cara dilakukan untuk membantu muslim Rohingya, salah satunya dengan memberikan bantuan semampunya.

Jakarta – Giring Ganesha alias Giring ‘Nidji’ mantap memutuskan terjun ke dunia politik melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Untuk merayakannya, Giring menggelar syukuran di kediamannya, Pondok Pinang, Jaksel.

Acara ini digelar di kediaman Giring, Jl Deplu Raya, Perumahan Pinang Residence, Pondok Pinang, Jaksel, Jumat (8/9/2017). Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka serta keluarga Giring dan kerabatnya. Acara syukuran ini digelar secara sederhana.

Dalam acara ini, istri Giring, Cynthia Riza, menceritakan awal mula sang suami terjun ke dunia politik. Ia mengatakan, Giring ingin terjun ke dunia politik karena terinspirasi Presiden Joko Widodo.

“Pagi-pagi langganan koran, baca, up to date soal politik. Kalau di rumah Ibu, di meja makan pasti diomongin politik. Sudah nggak asing lagi buat Mas Giring politik,” kata Cynthia.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.