Lintasoheo.com | Konut – PT Makmur Lestari Primatama (MLP) membuktikan bahwa komitmen mereka terhadap masyarakat lingkar tambang bukan sekadar formalitas di atas kertas. Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT MLP secara nyata “menjinakkan” hambatan ekonomi yang selama ini menghantui mahasiswa asal Kecamatan Langgikima.
Bukan hanya soal biaya kuliah (UKT), PT MLP sadar betul bahwa “kerikil” tajam bagi mahasiswa di perantauan adalah biaya hidup dan operasional akademik. Lewat skema bantuan yang fleksibel, perusahaan hadir sebagai penyelamat agar para putra daerah tetap fokus mengejar gelar tanpa harus “ngos-ngosan” memikirkan isi perut dan kebutuhan buku.
Superintendent External PT MLP, Arifin Lahay, menegaskan pihaknya tidak ingin melihat talenta lokal tumbang karena alasan biaya. “Kami ingin memastikan seluruh anak-anak yang punya tekad sekolah tinggi bisa berjalan mulus. Ini investasi SDM untuk Konawe Utara ke depan,” tegasnya.
Dukungan ini bak angin segar di tengah teriknya tantangan ekonomi. Salah satu mahasiswa penerima manfaat mengakui bahwa bantuan ini adalah kepedulian konkret yang membuat mereka tetap konsisten di jalur akademik.
Dengan langkah strategis ini, PT MLP tidak hanya menggali perut bumi, tetapi juga sedang “menanam” arsitek-arsitek masa depan yang siap membangun kembali Langgikima dan Konawe Utara.
