Lintasoheo.com :Konut – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Konawe Utara, Mengikuti Apel Gelar Pasukan Kesiap Siagaan Bencana yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konut.Senin, 05/02/2023.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Wakil Bupati Konut, H. Abuhaera, Jajaran Forkopimda Konut, Pj. Sekda Konut, OPD, Camat, Kepala Desa, Lurah, TNI, Polri dan F-PRB Konut.

Ruksamin menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan manifestasi kesiapan penuh Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana.

Fokusnya adalah memastikan dukungan maksimal, mulai dari personil, peralatan, hingga komunikasi, agar siap digunakan sewaktu-waktu terjadi bencana mendadak.

Mengingat dampak buruk bencana banjir bandang pada tahun 2019 dan 2020, Ruksamin mengajak masyarakat untuk terus bersiaga dan waspada.

Dalam konteks geografis, Kabupaten Konawe Utara memiliki potensi tinggi terjadi bencana alam, terutama banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan tsunami.

Data BMKG memperkuat kekhawatiran ini dengan prediksi curah hujan di atas normal untuk tiga bulan ke depan, dari Februari hingga April 2024.

Ruksamin memberikan instruksi kepada pihak terkait untuk memberikan informasi kepada warga, khususnya di kawasan rawan bencana seperti bantaran sungai.

Tak lupa, Bupati menekankan bahwa penanggulangan bencana bukanlah tanggung jawab Pemerintah Daerah dan instansi terkait semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Konawe Utara.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyoroti perlunya pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pemilu, khususnya di lokasi rawan bencana.

Pesan Ruksamin kepada penyelenggara pemilu adalah untuk memetakan TPS di lokasi rawan bencana banjir, meningkatkan kesiapsiagaan, dan menetapkan tindakan yang harus diambil jika bencana melanda pada saat pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari 2024.

Menutup sambutannya, Ruksamin menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, termasuk petugas dan relawan penanggulangan bencana, atas dedikasi, keberanian, loyalitas, dan pengabdian mereka.

Apel ditutup dengan penyerahan simbolis baju Linmas kepada camat se-Kabupaten Konawe Utara.

 

Lintasoheo.com: Konut – Dinas Perpustakaan Kabupaten Konawe Utara Lakukan Kegiatan Perpus Keliling di SDN 5 Andowia,05/02/2023.

Kemajuan teknologi yang pesat dan meningkatnya kebutuhan informasi di era globalisasi ini, pada umumnya masyarakat perkotaan dan pedesaan semakin haus akan informasi yang tepat, cepat dan akurat, baik cetak maupun elektronik. Namun demikian, mengingat keterbatasan sarana dan prasarana, masyarakat pedesaan agak lamban dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.

Maka diadakan Perpustakaan di tengah-tengah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tentang informasi dan ilmu pengetahuan. Perpustakaan sebagai salah satu sarana pemenuhan kebutuhan masayarakat terhadap informasi dan ilmu pengetahuan ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di pusat kota maupun yang berada di daerah pedesaan.

Untuk itu dibutuhkan pemberharuan yang dapat menunjang kinerja perpustakaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menghadirkan perpustakaan keliling.

Kepala Dinas,Djunaedy. menjelaskan perpustakaan keliling merupakan perpustakaan yang melayani penduduk dengan cara langsung hadir atau mendatangi tempat tinggal atau tempat masyarakat beraktivitas.

“Untuk mengatasi kesenjangan informasi ini, pemerintah daerah (pemda) berusaha memberikan layanan informasi tertulis kepada masyarakat pedesaan antara lain dengan menyediakan layanan perpustakaan keliling (mobile library),”ungkapnya.

Dikatakan, Layanan jenis ini perlu dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat, agar mereka dapat memanfaatkan perpustakaan keliling sebagai suatu sarana pengembangan pribadi dalam pendidikan nonformal. Perpustakaan keliling merupakan salah satu perangkat penyelenggaraan pendidikan nonformal yang berupaya untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945.

“Perpustakaan keliling disini adalah merupakan perpustakaan umum untuk melayani masyarakat yang tidak terjangkau atau sulit dijangkau oleh pelayanan perpustakaan umum mengingat keterbatasan dan kelemahan perpustakaan umum,”tutup Djunaedy.

 

 

LINTASOHEO.com : Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, kembali mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan produksi pangan di sektor pertanian wilayahnya.

Pada Selasa, tanggal 6 Februari 2024, beliau memimpin secara langsung penanaman komoditi jagung seluas 30 hektar di Desa Wawoheo, Kecamatan Wiwirano.

Penanaman jagung ini bukan hanya sekadar aktivitas rutin, tetapi juga menjadi bagian dari program kerja Unit Reaksi Cepat Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Pengendalian Inflasi, dan Penurunan Angka Stunting (URC – KISS) yang digagas oleh bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Ruksamin tidak lupa memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Wawoheo dan masyarakat setempat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Daerah.

Beliau menekankan pentingnya penanaman jagung sebagai langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lebih dari itu, Ruksamin juga mengumumkan keberadaan investor yang siap membeli hasil panen jagung, memicu semangat untuk meningkatkan produksi.

Dengan semangat yang menggelora, Bupati Ruksamin berbagi kisah sukses beberapa masyarakat yang telah berhasil dalam menanam jagung, memotivasi yang lain untuk ikut serta dalam perubahan ini.

Untuk mendukung keberhasilan penanaman jagung, beliau juga menyerahkan bantuan berupa pupuk cair organik, bibit, dan alat tanam jagung kepada petani di Desa Wawoheo.

Ruksamin mengungkapkan dengan bantuan pupuk, hasil panen jagung meningkat drastis dari 4.1 ton per hektar menjadi 6.1 ton per hektar.

Tak berhenti di situ, Ruksamin berkomitmen untuk menjaga fokus masyarakat dalam menanam jagung dengan menyiapkan paket sembako tiap bulan bagi setiap petani yang turut serta dalam program ini.

Bahkan, untuk memastikan akses yang lancar bagi para petani, bupati menyampaikan rencana pembangunan jembatan di lokasi penanaman jagung, sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian.

Acara penanaman jagung ini juga disertai oleh kehadiran Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abubaera, Ketua DPRD Konawe Utara Ikbar, Forkopimda Konut, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat Wiwirano.

Keberadaan mereka tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai mitra dalam mewujudkan transformasi ekonomi melalui pertanian yang berkelanjutan.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.