Lintasoheo.com | Konut – Helatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) tinggal menghitung hari. Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara pada hari ini Senin (10/06/2024) menggelar acara Launching Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024.
Acara yang digelar di Aula Anawai Ngguluri ini dihadiri langsung oleh Pj. Gubernur SULTRA yang diwakili oleh Sekda Sulawesi Tenggara Bapak Drs. Asrun Lio, m.Hum., Ph.D, Kepala Biro Kesra Setda Sulawesi Tenggara Iwan Susanto, SE., M.Si, Kepala Kanwil Kemenag Sultra H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.PdI, Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos ., M.Si, Ketua LPTQ Prov. SULTRA yang juga menjabat sebagai Ketua MUI SULTRA Almukarrom Drs. KH. Mursyidin, M.Hi, FORKOPINDA Konawe Utara, serta perwakilan tiap – tiap Kabupaten peserta MTQ se-SULTRA.
Dengan mengusung tema “Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Wujudkan Sumber Daya Manusia Qur’ani Menuju SULTRA Maju, Untuk Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini akan di selenggarakan mulai tanggal 22 – 27 Juni 2024, yang dipusatkan di Wanggudu yang juga sebagai Ibu Kota Kab. Konawe Utara.
Dalam acara Launching MTQ ini, selaku tuan rumah, Bupati Konawe Utara H. Ruksamin memberikan sambutan sekaligus mempresentasekan kesiapan wilyah yang dipimpinnya dalam melaksanakan amanat sebagai tuan rumah MTQ ke XXX Tahun 2024.
Dalam sambutannya, H.Ruksamin mengaku bahwa seharusnya Konawe Utara telah 2 kali diamanatkan untuk menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Prov. SULTRA. Namun di tahun pertama pada 2019 yang lalu Konawe Utara tertimpa bencana banjir.
“Sekitar 841 rumah terendam banjir dan beberapa Desa terpaksa kami relokasi, yang kemudian juga berdampak pada perhelatan MTQ yang seharusnya dilaksanakan di kab. Konawe Utara, terpaksa harus di pindahkan.” Ungkap H. Ruksamin.
Namun pada kesempatan kali ini, sebagai pimpinan tertinggi di Bumi Oheo mengaku telah mempersiapkan semaksimal mungkin demi kelancaran event ini.
“Insyaallah saya selaku tuan rumah akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyiapkan penyambutan terbaik kepada para tamu – tamu kita yang akan berkunjung di Kab. Konawe Utara untuk ikut serta dalam perlombaan MTQ ke XXX” ungkap H. Ruksamin.
Sebagai tuan rumah, pihak Kab. Konawe Utara berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepda para tamu dengan menyiapkan segala kebutuhan mulai dari tempat tinggal sampai kebutuhan konsumsi para peserta.
H. Ruksamin dalam pemaparannya juga sangat terbuka atas kritik dan saran dari perwakilan peserta agar lancarnya perhelatan MTQ yang ke XXX ini.
“MTQ ini bukan hanya milik Konawe Utara, tetapi milik seluruh Sulawesi Tenggara, jadi kami harapkan kritik dan saran dari bapak ibu sekalian untuk melengkapi kesuksesan acara ini.” Ungkap H. Ruksamin.
Sebagai pelecut semangat bagi para peserta yang akan bertanding di ajang MTQ ke XXX Tingkat Prov. SULTRA, H. Ruksamin menyiapkan hadiah tambahan berupa Umroh Gratis bagi para peraih juara 1 di tiap-tiap bidang lomba.
“Untuk para juara 1, kami siapkan hadiah umroh, jadi jika ada peserta yang menjuarai 2 atau 3 bidang lomba, maka peserta tersebut juga berhak mendapatkan hadiah 2 bahkan 3 hadiah umroh, jadi bisa ajak keluarga untuk bersama-sama ke tanah suci.” Ungkap H. Ruksamin.
Persiapan yang dipaparkan oleh Bupati Konawe Utara H. Ruksamin mendapat apresiasi dan respon positif dari Sekda SULTRA dan Kepala Kanwil Kemenag Sultra. Menurut keduanya segala persiapan yang telah dipenuhi merupakan persiapan yang terbaik untuk mensukseskan kegiatan MTQ ke XXX Tahun 2024.
Selanjutnya, Sekda SULTRA Drs. Asrun Lio, m.Hum., Ph.D bersama Bupati Konawe Utara H. Ruksamin dan juga FORKOPINDA lainya bersama – sama melaunching Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024.



Wawancara tersebut berlangsung di Kantor Antara Heritage Center, Pasar Baru, Jumat, 7 Juni 2024
Ia berharap, kedepannya, pemerintah daerah dapat dilibatkan dalam proses tersebut. “Keterlibatan pemerintah daerah sangat penting agar memiliki kekuatan hukum dalam pengawasan perusahaan pertambangan, terutama terkait reklamasi sebelum pembukaan lahan baru,” ujar Ruksamin.
Lebih lanjut, Ruksamin membahas masalah banjir yang sering melanda wilayahnya, terutama pada musim penghujan.
Sejumlah langkah penanganan banjir telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Ruksamin mengenang banjir bandang tahun 2019 yang menghanyutkan ratusan rumah warga.
Selain itu, pembangunan tanggul penahan banjir yang sedang berjalan, penggalian sedimentasi sungai, dan berbagai pendekatan lainnya telah dilaksanakan.
Jika ditemukan pelanggaran, Pemda akan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Pusat untuk pencabutan izin lingkungan kegiatan pengelolaan pertambangan.
Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan dari unsur BPD, LKD, Guru/Tenaga Kependidikan, PKK dan Karang Taruna.
Kesuksesan program transformasi perpustakaan dapat dicapai melalui:
Kegiatan sosialisasi program diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. Sebagian besar peserta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Konut pada Program Transformasi Perpustakaan Desa Berbasis Inklusi Sosial ini.


Acara penandatanganan PKS ini berlangsung di Gedung Baru Sekolah Pascasarjana Unair Surabaya pada hari Rabu, 5 Juni 2024.
Bupati Ruksamin juga menekankan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari implementasi visinya, Konasara (Konawe Utara Sejahtera dan Berdaya Saing).
“Untuk menuju visi tersebut, maka kita harus meningkatkan SDM-nya dulu,” tegasnya.
Kebijakan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemda dalam mendorong peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Mohammad Nasih, mengapresiasi inisiatif Bupati Ruksamin.
Dalam acara penandatanganan PKS tersebut, Bupati Ruksamin didampingi oleh para staf ahli, sejumlah kepala OPD, dan kabag lingkup Pemda Konawe Utara.
Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan dari unsur BPD, LKD, Guru/Tenaga Kependidikan, PKK dan Karang Taruna.
Kesuksesan program transformasi perpustakaan dapat dicapai melalui:
Advokasi dan Kemitraan untuk membangun dukungan dan mendorong keberlanjutan program
Kegiatan sosialisasi program diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. Sebagian besar peserta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Konut pada Program Transformasi Perpustakaan Desa Berbasis Inklusi Sosial ini.

Hasil dari masukan BMKG, dilihat dari prakiraan cuaca beberapa hari kedepan curah hujan diprediksi Juni sampai Juli masih akan bertamba. dan selama status tanggap darurat banjir ke transisi pemulihan selama satu minggu dan terjadi banjir susulan maka akan diberlakukan kembali status tanggap darurat banjir.
Situasi banjir sejak akhir April hingga awal Mei terjadi karena hujan deras ditambah kondisi air pasang sehingga air lambat turun dan mengakibatkan banjir menggenang lebih dari 7 ruas jalan. di tiga Kecamatan 8 Desa yang terdampak.
Sebagai Inspektur upacara, Bupati Konawe Utara membacakan teks pidato dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.
Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.
Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar.
“Saya atas nama Adrianus sebagai ketua aliansi masyarakat Kecamatan Langgikima bersuara menyoroti proyek Jembatan yang baru saja selesai dibuat tahun anggaran 2023. tetapi tidak layak pakai untuk dilewati sampai seperti ini,”ungkapnya.
“Proyek ini belum lama dikerjakan tetapi sudah hampir seperti ini bisa kita lihat eh seperti ini modelnya jadi di sini juga ada nampak lubang ini besar ya karena campuran tidak sesuai juga tidak sesuai dengan standar anggaran yang ada,”jelas Adrianus.
Atas nama aliansi masyarakat Langgikama dirinya akan berkoordinasi dengan kontraktor yang telah mengerjakan jembatan itu untuk segera bertanggung jawab. Lanjut kata dia akan menyampaikan keluhan Masyarakat kepada DPRD, dan segera bergerak cepat untuk membuat surat keberatan kepada Pemda Konut,DPR,PU dan Dinas Terkait dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD),”kesal Adrianus.
“Kami akan segera bergerak cepat membuat surat keberatan kepada Pemda, DPRD, PU, dan Dinas terkait BPBD Konut. harapan kami DPR segera bertindak untuk melakukan proses pemanggilan terhadap pihak kontraktor, untuk segera bertanggung jawab. Terima kasih selamat sore,”tutup Adrianus terdengar dalam Vidio yang beredar dari via Whadshap.
Diketahui Jembatan tersebut berada dititik koordinat dekat Kuburan umum jalan poros Kecamatan Langgikima.
Mengawali kegiatan Re-Akreditasi, Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Konawe Utara, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), dalam sambutannya menyampaikan. Akreditasi adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh lembaga eksternal terhadap hasil penilaian kesesuaian proses dengan standar yang berlaku(digunakan).
“Re-Akreditasi merupakan proses penilaian ulang kualitas puskesmas melalui pembinaan dan perbaikan pelayanan kesehatan. Melalui Re-Akreditasi, kita berharap Puskesmas Wanggudu Raya bisa mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas dan mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat. merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh pemerintah, Puskesmas sebagai ujung tombak dan sekaligus sebagai tolak ukur pelayanan publik di bidang kesehatan,”terangnya
Aswar menambahkan, mutu kualitas pelayanan kesehatan di Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara. akan menjadi lebih baik apabila petugas kesehatan, Pemerintah Desa/ Kelurahan, dan stakeholder terkait, selalu bersinergi dan memiliki komitmen yang sama dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan.