Lintasoheo.com| Konut – PT. Bumi Sentosa Jaya menyerahkan bantuan untuk pembangunan balai desa di Desa Boedingi dan Desa Boenaga. Bantuan diserahkan secara simbolis dengan masing-masing desa menerima Rp 100.000.000.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Rijal (Kepala Teknik Tambang), Joko Sulistio Widodo (Humas), dan Rahmad Darmadi (Kadiv Mine Operation). Bantuan tersebut diterima oleh Kepala Desa Boedingi dan Kepala Desa Boenaga, didampingi oleh perangkat desa masing-masing.

Dalam sambutannya, Rijal menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Semoga bantuan yang diserahkan bisa menghasilkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Selain sebagai tempat pelayanan administrasi, balai desa nantinya juga dapat menjadi tempat bermusyawarah warga dalam membahas berbagai kegiatan pembangunan desa,” ujar Rijal.

Diharapkan fasilitas balai desa dapat meningkatkan pelayanan publik serta menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang lebih baik.

Sementara itu, Joko Sulistyo Widodo menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen PT. Bumi Sentosa Jaya kepada masyarakat sekitar tambang.

“Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan kepada masyarakat sekitar tambang melalui implementasi PPM. Diharapkan, bantuan ini dapat dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat lingkar tambang PT. Bumi Sentosa Jaya,” kata Joko.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan fasilitas balai desa dapat meningkatkan pelayanan publik serta menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang lebih baik.

LintasOheo.com | Konut – Sehubungan dengan polemik yang terjadi antara masyarakat dan pihak PT SSB, serta mengacu pada kesepakatan yang telah dicapai dalam pertemuan pada 13 Januari 2025 di Aula Sanika Satya Wada Polres Konawe Utara, maka dengan ini Forum Masyarakat Sungai Lasolo (FORMASI LASOLO) mengambil sikap sebagai berikut:

1. Mendesak Polres Konawe Utara untuk bertanggung jawab dalam menyelesaikan permasalahan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat antara masyarakat, PT SSB, dan perwakilan Polres Konawe Utara.

2. Menuntut transparansi dan tindakan nyata dari Polres Konawe Utara dalam mengawal penyelesaian polemik ini guna menghindari konflik berkepanjangan yang dapat merugikan masyarakat.

3. Meminta PT SSB untuk menepati kesepakatan yang telah disepakati bersama guna menjaga keharmonisan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.

4. Mengingatkan semua pihak agar mengedepankan dialog dan penyelesaian yang adil, tanpa merugikan hak-hak masyarakat.

“Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk komitmen kami dalam memperjuangkan hak masyarakat Sungai Lasol,”tutup Hidayat Harun,SH.

Kendari. Lintasoheo.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk mendukung seluruh kepala daerah yang terpilih hasil Pilkada 2024 maupun pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada.

Meskipun putra beliau, Yudhianto Mahardika Anton Timbang, telah melalui perjuangan maksimal dalam kontestasi Pilkada dan gugatannya di MK ditolak, Anton Timbang menyatakan dukungan penuhnya kepada pasangan pemenang.

“Perjuangan Yudhianto Mahardika telah maksimal. Pertarungan terakhir di MK, dan kita tahu hasilnya. Saya sepakat dengan anak saya, ayo kita semua bersatu untuk mendukung para kepala daerah terpilih. Mari berikan yang terbaik untuk Kota Kendari, Ibu Kota Sulawesi Tenggara,” ujar Anton Timbang.

Ia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan untuk membangun Sulawesi Tenggara. Sikap mendukung penuh pasangan pemenang ini juga mencerminkan komitmen Anton Timbang terhadap kemajuan daerah seperti motto Kadin Sulawesi Tenggara yakni satukan hati, bangkitkan ekonomi Sulawesi Tenggara.

Lebih lanjut, ia menyatakan kesiapannya untuk mendukung segala usaha Yudhianto Mahardika di masa mendatang di berbagai bidang termasuk dalam dunia bisnis.

 

Kendari. Lintas Oheo. Com– Yudhianto Mahardika Anton Timbang menyampaikan ucapan selamat kepada Siska Karina Imran dan Sudirman, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari terpilih periode 2025-2030.

Ucapan disampaikan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kendari 2024.

“Saya berharap pasangan Siska-Sudirman dapat memimpin Kendari dengan baik dan membawa kemajuan bagi kota Kendari,” ungkap Yudhianto Mahardika Anton Timbang, Rabu (05/02/2025).

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim pendukungnya yang telah bekerja keras dan berjuang di Pilwali Kendari.

Wakil Ketua Kadin Sultra ini juga mengajak seluruh masyarakat Kota Kendari untuk bersatu mendukung kepemimpinan baru Siska – Sudirman demi kemajuan kota Kendari.

Lintasoheo.com | Konut – Minat Masyarakat Konawe Utara (Konut) untuk mengabdikan diri sebagai Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pelamar pada tahap II yang mencapai 3.556 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan. Pendaftaran telah ditutup pada 20 Januari 2025.

Saat ini, Panitia Seleksi Daerah (Panselda) sedang melakukan verifikasi administrasi bagi ribuan pendaftar tersebut. Proses verifikasi dijadwalkan berlangsung hingga 8 Februari 2025.

Tes PPPK tahap II direncanakan akan dilaksanakan pada April 2025. Pemkab Konut menyediakan kuota sebanyak 900 formasi untuk seleksi CPPPK tahun ini, dengan sisa formasi yang tidak terpenuhi pada tahap I sebanyak 34 posisi.

Sebelumnya, pada tahap I, jumlah pelamar mencapai 2.673 peserta yang bersaing untuk 900 kuota PPPK. Pelaksanaan tes berlangsung selama tiga hari, dari 14 hingga 16 Desember 2024, dengan total delapan sesi.

Bupati Konut, H. Ruksamin, mengimbau kepada seluruh pelamar yang memenuhi kriteria namun belum mendaftar atau tidak memenuhi syarat pada seleksi administrasi tahap I, serta Pegawai Harian Lepas (PHL) yang aktif bekerja di instansi Pemda Konut selama minimal dua tahun, untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Dengan tingginya minat masyarakat untuk menjadi bagian dari PPPK di Konut, diharapkan proses seleksi dapat berjalan lancar dan menghasilkan aparatur yang kompeten serta berdedikasi dalam melayani masyarakat,”tutup Ruksamin.

 

Lintasoheo.com | Konut – Bupati Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Ruksamin, resmi melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Eselon IIb di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara. Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Aula Anawai Ngguluri, Kantor Bupati Konawe Utara, pada Jumat, 24 Januari 2025.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Adakah informasi lebih lanjut yang Anda butuhkan terkait acara tersebut?

Pengangkatan tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Eselon IIb di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Konawe Utara Nomor 75 Tahun 2025.

Keputusan tersebut menjadi landasan hukum untuk menempatkan para pejabat pada posisi strategis dalam pemerintahan, dengan harapan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional demi mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Konawe Utara. Apakah Anda memerlukan rincian nama pejabat atau jabatan yang dilantik.

Pelantikan tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Eselon IIb di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Forkopimda, Sekretaris Daerah Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelantikan tersebut, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pelayanan dan tata kelola pemerintahan di Konawe Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, menegaskan kepada para pejabat yang baru dilantik agar senantiasa mengutamakan pelayanan kepada masyarakat di atas kepentingan pribadi. Arahan ini diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bupati juga mengingatkan bahwa amanah jabatan yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan di Konawe Utara.

“Saya ingatkan bahwa amanah jabatan yang diberikan harus di jalankan dengan penuh tanggungjawab profesionalisme,integritas dan mampu memberikan dampak positif pembangunan di Konawe Utara,”tutup Bupati dua periode, Ruksamin.

 

Lintasoheo.com | Konut -Di Kritik Menggunakan Pasir Campur Tanah pihak Kontraktor Langsung Mengganti Material.

Pekerjaan proyek pembangunan trotoar menuju Bundaran CBD.proyek tersebut berindikasi ketidak sesuaian standar dalam Penggunaan material seperti pasir bercampur tanah jelas tidak memenuhi spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan untuk memastikan kualitas konstruksi.

Salah satu Warga Kelurahan Wanggudu mengkritik pekerjaan tersebut menggunakan pasir campur tanah.tapi kenyataannya setelah dikritik material tersebut diganti dengan yang lebih bagus sementara kata dia(Warga). Bagian yang terpasang masih menggunakan pasir campur tanah

“Awalnya pihak kontraktor menggunakan pasir campur tanah, tetapi setelah dikritik, mereka langsung mengganti material tersebut dengan pasir yang lebih bagus. Namun, bagian yang sudah terpasang masih menggunakan pasir campur tanah.” Ungkap warga.

Selain itu, fakta bahwa para pekerja tidak mengetahui sumber pasir yang digunakan menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan proyek, termasuk transparansi dalam pengadaan material dan tanggung jawab kontraktor. Kondisi ini bisa berpotensi menyebabkan kerusakan atau penurunan kualitas trotoar dalam waktu dekat.

“Bukti foto dan video masih kami simpan. Kontraktor seperti ini pandai bermain di lapangan, terutama saat pekerjaan mereka mendapat sorotan.”Cetus Warga.

Kurangnya pengawasan dari dinas terkait dalam proyek pembangunan trotoar menuju Bundaran CBD menjadi salah satu faktor utama yang disoroti oleh warga. Kritik dari salah satu warga Kelurahan Wanggudu menunjukkan adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja dinas terkait, terutama dalam memastikan kualitas proyek infrastruktur yang menggunakan dana publik.

“Dinas PUPR tidak mengambil Langkah pengawasan yang baik.sehingga pihak kontraktor tidak bekerja asl-aslan.sebab material pasir digunakan bercampur tanah dan saya harap pasir tersebut dilakukan uji leb layak tidaknya untuk digunakan,”ucap salah satu warga kelurahan Wanggudu yang tidak mau disebutkan namanya.

Ia berharap Pemerintah atau pihak terkait harus segera melakukan audit terhadap proyek ini untuk memastikan standar material dan proses pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja.dan Menelusuri sumber material yang digunakan dan memastikan bahwa penyedia material memenuhi spesifikasi yang disyaratkan.

Lanjut kata dia, Pemkab harus bertindak cepat mengevaluasi kinerja Kontraktor.Jika terbukti ada pelanggaran, kontraktor harus diberi sanksi, termasuk kemungkinan penghentian proyek jika diperlukan.

“Proyek tersebut tidak transparansi sebab proyek sebesar itu tidak memasang papan proyek.artinya pihak kontraktor tidak transparan dalam mengerjakan pekerjaan itu,”tutupnya.

Terahir Ia mengajak kepada warga untuk melakukan Pengawasan Publik.dan melaporkan jika ada proyek infrastruktur yang terlihat tidak sesuai standar.

“Sebab proyek infrastruktur yang tidak sesuai standar akan berdampak buruk pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna. Penting agar pihak yang bertanggung jawab segera menangani permasalahan ini dengan serius,”tutupnya.

Sebelumnya media Lintasoheo.com Sudah berulang kali mengkomfirmasi pihak PPK PUPR tidak pernah ada jawaban.

Lintasoheo.com | Konut –  Terungkap sudah aksi tawuran antar kelompok pemuda yang menggegerkan Desa Panggulawu, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara. Hasil penyelidikan serta keberanian dan ketangguhan luar biasa, Tim Khusus Elang Oheo Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Konawe Utara berhasil menangkap para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan brutal ini, yang menyebabkan luka berat pada seorang anak berinisial RS, senin (13/1/25)

Peristiwa tawuran yang terjadi pada Selasa, 7 Januari 2025, sekitar pukul 23.00 WITA, melibatkan puluhan pemuda yang terpecah dalam beberapa kelompok. Dengan menggunakan senjata tajam seperti parang, pedang, busur, batu, hingga kayu, mereka saling serang dalam aksi tawuran yang membahayakan jiwa dan menimbulkan keresahan luar biasa di tengah masyarakat.

Dengan strategi cermat dan penggunaan metode ilmiah kriminal,
Kepolisian Resor (Polres) Konawe utara melalui Tim khusus elang oheo
tidak hanya berhasil mengungkap identitas para pelaku, tetapi juga membongkar motif di balik tawuran ini. Dari puluhan pemuda yang terlibat, 15 orang berhasil ditangkap dan diamankan di Polres konawe utara terdiri dari 12 anak di bawah umur dan 3 orang dewasa. Mereka kini menghadapi proses hukum yang serius atas perbuatan mereka.

Kapolres Konawe Utara, AKBP Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus berkomitmen untuk memberantas segala bentuk kekerasan yang meresahkan masyarakat. “Tidak ada tempat bagi kekerasan di Konawe Utara. Kami akan menindak tegas siapa saja yang meresahkan warga. Kami mengimbau kepada orang tua dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga anak-anak dan remaja agar terhindar dari pergaulan negatif,” tegas Kapolres.

Bersama Personil Polsek Sawa, Tim Khusus Elang Oheo langsung terjun ke lapangan untuk mengungkap dan menangkap para pelaku. Berkat kerja keras dan kolaborasi yang solid, pelaku tawuran ini berhasil ditangani dengan cepat. Kapolsek Sawa menambahkan, pihaknya juga gencar memberikan penyuluhan kepada para pemuda di wilayahnya untuk mencegah terjadinya tawuran di masa depan.

Kapolres Konawe utara AKBP Rico Fernanda pada kegiatan jumat curhat yang lalu mengungkapkan “Anak-anak kita adalah masa depan, dan tugas kita untuk memberikan bimbingan, perhatian, dan arahan yang benar. Orang tua, guru, dan masyarakat harus bersatu untuk menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang. Mari kita cegah tawuran, hindari perpecahan, dan bangun Konawe Utara yang lebih damai.”

Pentingnya Keberadaan Tim Khusus Elang Oheo Tim Khusus Elang Oheo terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Konawe Utara. Dengan keahlian profesional dan metode penyelidikan yang canggih, mereka telah menunjukkan bahwa tidak ada tempat bagi kekerasan atau pelaku kejahatan di wilayah ini.

Dengan kejadian ini, masyarakat diharap semakin peduli dan bertindak untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi semua. Kasus ini bukan hanya soal tawuran, tetapi juga mengingatkan kita semua untuk lebih peduli terhadap generasi muda dan kehidupan sosial yang ada di sekitar kita.

Lintasoheo.com | Kendari – Ketua Kadin Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, dan Kepala Bulog Sultra, Sitti Mardati Saing, menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis Rumah Pangan Kita (RPK) di Kantor Bulog Sultra, Senin (20/01/2025).

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang mengungkapkan, Kerja sama ini dilaksanakan untuk memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin antara Kadin dan Bulog, yang selama ini telah berkolaborasi dalam kegiatan pasar murah dan penyediaan sembako.

“Melalui MoU ini, Kadin dan Bulog akan berperan aktif dalam pembinaan UMKM, meliputi pembinaan produk, pemasaran, dan permodalan, dengan tujuan untuk meningkatkan kelas UMKM,” ungkap Anton Timbang.

“Bulog akan menyediakan kebutuhan pangan untuk mendukung program pembinaan tersebut,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bulog Sultra, Sitti Mardati Saing, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap MoU ini akan meningkatkan ketahanan pangan daerah.

“Program ini diharapkan dapat membantu UMKM memasarkan hasil panen petani dan mendukung program makanan bergizi gratis bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai proyek percontohan (pilot project), tahap awal kerjasama ini akan dilaksanakan di Kota Kendari dengan melibatkan 50 UMKM RPK (Rumah Pangan Kita).

“Ke depannya, program ini akan dikembangkan ke wilayah lain di Sultra, mengingat Bulog memiliki 5 cabang dan 13 gudang yang dapat mendukung kegiatan ini,” ungkap Sitti Mardati Saing.

“Tiga komoditi utama yang akan difokuskan adalah beras, gula pasir, dan minyak goreng, dengan potensi pengembangan komoditi lain di masa mendatang,” pungkasnya.

Lintasoheo.com | Konut – Upacara dilaksanakan bersama PT. Bumi Sentosa Jaya, PT. Karya Alam Abadi dan PT. Jaga Aman Sejahtera. pada tgl (12/01/2025).

Dengan mengusung tema “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Untuk Meningkatkan produktivitas”

Kegiatan yang dilakukan selama 1 bulan penuh yaitu dari tanggal 12 januari s/d 12 Februari 2025)
Yang dirangkaikan dengan kegiatan:
– Penanaman pohon bersama secara simbolis areal reklamasi.
– Inhouse Training,
– Drill ERT dan Drill Penanganan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan).
– Lomba-lomba Keselamatan pertambangan yang dibuka untuk karyawan dan mitra kerja.

Rifki Dilema sebagai Healty Safety Environment PT. BSJ mengatakan
Dengan momentum Bulan K3 tahun 2025 ini, kami mengajak kepada seluruh lapisan karyawan Sebagai tombak sumber daya manusia di perusahaan untuk lebih aware, disiplin, bertanggung jawab terhadap keselamatan pertambangan. Harapan kami dengan target kita di tahun 2025 “Zero Incident” dapat tercapai.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.