Lintasoheo.com | Konut – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Herman Sewani, SH, menyatakan komitmennya untuk mendukung program Konasara, yang merupakan visi-misi pemerintahan daerah saat ini.

“Kami di DPRD sebagai mitra pemerintahan daerah tentu akan terus mendukung apa yang menjadi program bupati terpilih hari ini sampai 5 tahun ke depan,” ujar Herman saat diwawancarai usai menghadiri rapat paripurna HUT ke-18 Kabupaten Konawe Utara, pada Kamis (2/1/2025).

DPRD akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan semua program yang dirancang dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat pembangunan Konawe Utara ke arah yang lebih baik.

Olehnya itu Ia, tekankan bahwa program-program pemerintahan baru adalah kelanjutan dari program pemerintahan sebelumnya, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program-program yang diusung pemerintahan baru merupakan kelanjutan yang sudah dilaksanakan sebelumnya, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Herman.

Adapun yang Ia utamakan di pemerintahan baru nanti tiga hal mendasar yang perlu menjadi prioritas untuk untuk dilanjutkan yaitu:

1. Beasiswa untuk Pendidikan:
Menjamin akses pendidikan bagi anak-anak melalui program beasiswa agar mereka dapat menempuh pendidikan dengan baik.

2. Pelayanan BPJS Kesehatan:
Memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan kesehatan melalui program BPJS.

3. Pembangunan Infrastruktur:
Melanjutkan pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan ibu kota kabupaten, untuk mendukung perkembangan wilayah.

“Saya kira itulah tiga hal mendasar untuk pemerintahan baru nanti melanjutkan program pemerintahan lama,” terang Herman.

Lanjut kata dia, keberlanjutan program-program ini dapat semakin mendorong pembangunan Konawe Utara yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Visi dan misi pemerintahan, baik yang lama maupun yang baru, tetap berlandaskan pada “Konasara”, sebuah prinsip dasar dalam membangun Konawe Utara.

“Konasara itu bukan hanya sepenggal kata atau sekadar istilah. Tapi Konasara itu adalah visi-misi yang sejak periode pertama hingga terakhir diusung oleh Pak Ruksamin, dan selanjutnya diteruskan oleh pemerintahan baru yang akan dilantik beberapa bulan ke depan,” ungkap Herman.

Lebih lanjut Ia, sampaikan meskipun ada beberapa perbedaan dalam implementasi program antara pemerintahan lama dan yang baru, inti dari visi Konasara tetap sama, yaitu memajukan Konawe Utara.

“Walaupun ada beberapa hal yang berbeda, namun tentu hal-hal yang belum optimal di masa Ruksamin itulah yang mesti dioptimalkan oleh pemerintahan yang baru,” tambahnya.

Harapanya pemerintahan baru dapat melanjutkan fondasi yang telah diletakkan sebelumnya, sekaligus memperbaiki dan meningkatkan program-program yang belum berjalan maksimal demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Konawe Utara.

Dalam momen tersebut juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan yang baru, terutama dalam hal alokasi anggaran untuk pelaksanaan program Konasara.

“Walaupun ada beberapa hal yang berbeda, namun tentu hal-hal yang belum optimal di masa Ruksamin itulah yang mesti dioptimalkan oleh pemerintahan yang baru,” tambahnya.

Terahir dalam sambutanya, Herman mengatakan bahwa DPRD akan terus berkomitmen untuk mendukung pemerintahan yang baru, terutama dalam hal anggaran, untuk memastikan program Konasara berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Dengan dukungan anggaran yang tepat, Herman berharap pemerintahan yang baru dapat melanjutkan pembangunan daerah dan mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat Konawe Utara,”tutupnya

 

Lintasoheo.com | Konut -Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 pada Kamis, 2 Januari 2025. Upacara ini dilaksanakan di pelataran Kantor Bupati Konawe Utara dengan penuh khidmat.

Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN Eng., memimpin langsung upacara tersebut, didampingi Wakil Bupati Abuhaera. Acara ini juga dihadiri oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara, anggota DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, camat, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat.

Momentum peringatan HUT Konut ke-18 ini menjadi ajang refleksi atas capaian pembangunan daerah sekaligus momen memperkuat sinergi antar berbagai elemen masyarakat dan pemerintah dalam memajukan Konawe Utara sebagai daerah yang semakin berkembang.

Dalam sambutannya pada peringatan HUT Konawe Utara (Konut) ke-18, Bupati Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengangkat tema “Bersama Konasara Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mencerminkan semangat kolektif untuk menjadikan Konawe Utara sebagai bagian dari cita-cita nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Bupati menegaskan bahwa perjalanan 18 tahun Konawe Utara adalah kisah tentang perjuangan, kerja keras, dan semangat kekeluargaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Beliau juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang membanggakan, salah satunya di bidang ekonomi:

Pertumbuhan Ekonomi:
Pada tahun 2024, perekonomian Konawe Utara tumbuh positif sebesar 5,03%, menjadikannya tertinggi ke-5 di Sulawesi Tenggara. Pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi signifikan dari sektor pertanian, pertambangan, dan perdagangan.

Bupati Ruksamin menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Beliau juga mengajak seluruh elemen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Konawe Utara menuju masa depan yang lebih gemilang.

Lanjut, Bupati Dr. Ir. H. Ruksamin juga menyoroti berbagai penghargaan yang telah diraih Kabupaten Konawe Utara selama masa kepemimpinannya. Penghargaan-penghargaan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam berbagai aspek pembangunan, antara lain:

1. Anugerah Inovasi Membangun Negeri.

2. Penghargaan Penyaluran Dana Desa.

3. Lencana Bakti Inovasi Desa.

4. Kabupaten Layak Anak predikat Pratama.

5. Universal Health Coverage (UHC).

6. Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-30 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan dalam membangun Konawe Utara.

“Peringatan HUT ke-18 Konut ini menjadi momentum penting untuk semakin mempererat rasa persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Konut, serta untuk terus memacu semangat dalam membangun daerah ini menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Bupati Ruksamin.

Momentum ini tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai refleksi dan dorongan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Konawe Utara.

 

Lintasoheo.com | Konut – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Dwi Irianto, telah meresmikan dua Polsubsektor baru, yakni di Kecamatan Langgikima dan Kecamatan Lasolo Kepulauan. Langkah ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di daerah tersebut, memperkuat keamanan, serta mempermudah akses pelayanan hukum. Kehadiran Polsubsektor ini diharapkan dapat mendekatkan aparat kepolisian dengan warga setempat serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah itu.

Peresmian dua Polsubsektor di Kecamatan Langgikima dan Kecamatan Lasolo Kepulauan dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT Konawe Utara (Konut) ke-18. Acara tersebut berlangsung pada Kamis, 2 Januari 2025, di lapangan Kantor Bupati Konut, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dwi Irianto.

Dalam momen tersebut, Irjen Pol. Dwi Irianto didampingi oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Konut, Dr. Ruksamin, Wakil Bupati Konut, Abu Haera, Ketua DPRD Konut, Herman Sawani, Bupati terpilih Pilkada 2024, Ikbar, Sekda Konut, Dr. Safruddin, pejabat utama Polda Sultra, perwakilan dari Korem 143/HO, Kapolres Konut, dan Dandim 1430 Konut.

Kehadiran berbagai pejabat daerah dan unsur TNI-Polri dalam peresmian ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, kepolisian, dan militer dalam mendukung keamanan serta pelayanan publik di Konawe Utara.

Polsubsektor merupakan satuan kepolisian yang berada di bawah naungan Kapolsek dan bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah tertentu. Keberadaan Polsubsektor bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di daerah yang lebih kecil dan spesifik.

Tugas utama Polsubsektor meliputi:

1. Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas):
Mengawasi dan menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif di wilayah tanggung jawabnya.

2. Pelayanan Publik:
Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk penanganan aduan dan laporan.

3. Penegakan Hukum:
Membantu pelaksanaan penegakan hukum di wilayah kerjanya sesuai arahan dari Kapolsek.

Peran Polsubsektor sangat penting dalam mendukung visi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih dalam aspek keamanan dan ketertiban.

Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dwi Irianto, dalam sambutannya saat peresmian dua Polsubsektor di wilayah Polres Konawe Utara, menyampaikan harapannya agar kehadiran Polsubsektor tersebut dapat semakin memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Beliau juga menekankan pentingnya langkah persiapan sejak dini untuk mengantisipasi perkembangan daerah.

“Saya melihat, Kabupaten Konawe Utara ke depannya akan menjadi daerah yang berkembang pesat. Sehingga diperlukannya langkah kesiapan sejak saat ini. Adapun untuk kebutuhan personel guna melaksanakan tugas dari kedua Polsubsektor ini, telah memadai,” ujar Irjen Pol. Dwi Irianto.

Pendirian Polsubsektor ini menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam memperkuat keamanan dan ketertiban di Konawe Utara, terutama menghadapi potensi perkembangan wilayah tersebut di masa depan.

 

LintasOheo.com | Konut -Pesan Kesan dari H. Ikbar, SH., MH, sebagai Bupati terpilih, kepada masyarakat Konawe Utara. usai mengikuti Upacara Ulang Tahun Konawe Utara yang ke-18, pada kamis(2/1/2025).

“Alhamdulillah, pada hari ini kita telah melaksanakan peringatan Hari Ulang Tahun Konawe Utara yang ke-18. Ini adalah momen berharga bagi kita semua untuk merenungkan perjalanan pembangunan daerah ini serta merancang langkah-langkah ke depan untuk kemajuan bersama,”ungkap H.Ikbar.

Kata dia, Dengan semangat Konasara Jilid III, Konawe Utara yang Berdaya Saing,kita berkomitmen untuk melanjutkan visi besar pada periode 2025–2030. selaku bupati terpilih, Ia memiliki harapan besar bahwa persatuan dan kebersamaan masyarakat Konawe Utara tetap terjaga. Olehnya itu Tanpa persatuan kita tidak akan mampu mencapai cita-cita kita untuk menjadikan daerah ini lebih maju sejahtera dan berjadaya saing

“Mari kita jadikan HUT ke-18 ini sebagai momentum untuk semakin mempererat tali silaturahmi, memperkokoh kerja sama, dan berinovasi dalam berbagai aspek pembangunan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen lainnya, insya Allah kita mampu membawa Konawe Utara menjadi daerah yang unggul di berbagai sektor,”Pesanya.

Lanjut kata dia, berharap dan mengajak semua semua Masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan ini. Mari kita tingkatkan semangat gotong royong, inovasi, dan komitmen untuk membawa Konawe Utara menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Selamat Hari Ulang Tahun Konawe Utara yang ke-18. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan perlindungan bagi kita semua,”tutup mantan Ketua DPRD Konut.

 

Lintasoheo.com | Konut – Serka Ruslin Babinsa Ramil 02/Asera, melaksanakan pembinaan komunikasi sosial bersama warga binaan di Desa Puusuli Kec. Andowia Kab.Konawe Utara. Rabu (01/1/2025).

Serka Ruslin menjelaskan kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa untuk mengenal warga dan aparat pemerintah agar lebih dekat lagi dan sebagai sarana silaturahmi kepada warga binaannya agar warga menjadi lebih dekat dan akrab dengan Babinsa. Selain itu juga bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan.

“Kegiatan komsos ini dilakukan karena sudah menjadi tugas pokok sebagai seorang Babinsa yang senantiasa menjalankan komsos untuk mencari informasi dan sebagai sarana bersilaturahmi kepada warga agar lebih dekat dan bisa terjalinnya kebersamaan,” jelasnya.

Komsos mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya, yang bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara Babinsa dengan sehingga tercipta suasana yang harmonis dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan. Pada hari ini bincang santai dengan Warga Desa Puusuli untuk menjalin hubungan kedekatan, sehingga kita saling berbaur,” jelasnya.

Lintasoheo.com | Konut – Libur pergantian tahun menjadikan obyek wisata sebagai incaran masyarakat sebagai sarana refresing bersama keluarga, komunitas dan lainnya.

Beberapa obyek wisata yang trend di konawe utara seperti pantai taipa, pantai pudonggala, pantai wale, air panas wawolesea dan pantai batam mengalami lonjakan pengunjung baik dari masyarakat lokal konawe utara maupun dari luar daerah.

Kepolisian resor (polres) konawe utara (konut) melalui satuan tugas operasi lilin anoa 2024 telah menempatkan personelnya guna melaksanakan pengamanan monitoring dan himbauan kamtibmas.

Seperti halnya di pantai batam, Desa Mataiwoi Kecamatan Molawe Kabupaten konawe utara pengamanan personel TNI-Polri dan instansi terkait dipimpin langsung Kapolsek Iptu Andi Muhammad Taufan, S.H, rabu (1/1/25).

Pantai taipa kecamatan lembo pengamanan dipimpin wakapolsek Ipda Zulfikar Ali, wisata air panas wawolesea kecamatan wawolesea dipimpin wakapolsek lasolo Ipda Abdul Rasak.

Kepala kepolisian resor (kapolres) konut AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K melalui pesan whatapp mengatakan agar pengamanan obyek wisata ditingkatkan guna menciptakan kondusifitas kamtibmas.

Beri himbauan wisatawan untuk tidak berenang melewati batas aman, lakukan komunikasi koordinasi dan kolaborasi Basarnas dan Polair untuk melaksanakan patroli pantai dan perairan “pungkas Kapolres konut.

Selain pengamanan wisata personel operasi lilin anoa 2024 polres konawe utara melaksanakan pengamanan tempat ibadah umat kristiani serta melaksanakan pengamanan monitoring dan pengaturan lalu lintas di pos pelayanan operasi guna kelancaran arus lalu lintas dan menanggulagi kejadian laka lantas.

 

LintasOheo.com| Konut – Serka Ahirudin Babinsa Koramil 1430-02/Asera melaksanakan Komunikasi sosial ( komsos ) bersama masyarakat Kel.linomoiyo kec.Oheo kab.Konawe utara. Selasa (31/12/2024)

Lewat komunikasi sosial (komsos), Babinsa Koramil 02/Asera mengimbau warga di wilayah binaannya untuk menjaga kebersihan.

Selain itu komsos yang dilakukan Babinsa guna mewujudkan menunggalan TNI dengan masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan bersih di wilayah, Kebersamaan Babinsa dengan warga binaan sangat dibutuhkan untuk mendapatkan informasi diwilayah binaan.

Melalui komunikasi sosial ini Babinsa menyampaikan pesan supaya selalu menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan dan terakhir mengingatkan supaya membuang sampah pada tempatnya.

 

LintasOheo.com| Konut – Kegiatan penanaman pohon telah dilaksanakan di Desa Pudonggala, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 31 Desember 2024.

Kegiatan ini dipimpin oleh Serma Ayub Masri, yang merupakan Babinsa Koramil 1430-01/Lasolo, sebagai bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

Kegiatan penanaman pohon di Desa Pudonggala juga dihadiri oleh Pers Babinsa Koramil 1430-01/Lasolo, Bapak Jumardin selaku Kepala Desa, dan masyarakat setempat.

Serma Ayub Masri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki manfaat besar, terutama dalam meningkatkan kualitas udara bersih dan menyerap karbon dioksida, sehingga memberikan dampak positif bagi lingkungan, khususnya di Desa Pudonggala, Sulawesi Tenggara.

Lebih lanjut, Serma Ayub Masri menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat setempat dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk melindungi lingkungan dari dampak pemanasan global dan perubahan iklim,” ungkapnya.

 

 

 

Lintasoheo.com| Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, resmi menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Konawe Utara tahun 2025 sebesar Rp1,43 triliun.

Penetapan ini dilakukan dalam rapat paripurna di Aula Anawai Ngguluri, Kantor Bupati Konawe Utara, Selasa, 31 Desember 2024.

Rapat tersebut sekaligus membahas perubahan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 terkait penyertaan modal Pemerintah Daerah Konawe Utara pada PT Bank Pembangunan Daerah Sultra.

Acara ini ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan dokumen Peraturan Daerah (Perda) oleh Bupati kepada Sekretaris Daerah Konawe Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Ruksamin menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Tim TAPD, dan unsur OPD atas kerja keras dalam menyelesaikan tahapan perencanaan APBD.

“Penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada pimpinan dan anggota DPRD, Tim-TAPD, dan unsur OPD yang telah bekerja maksimal mengawal semua proses perencanaan,” ujar Ruksamin.

Bupati Ruksamin kemudian memaparkan rincian APBD 2025. Untuk pendapatan daerah, ditargetkan sebesar Rp1,36 triliun, terdiri dari:
• Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp30,86 miliar.
• Pendapatan Transfer: Rp1,33 triliun.
• Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: Rp6,2 miliar.

Sementara itu, alokasi belanja daerah ditetapkan sebesar Rp1,43 triliun, dengan rincian:
• Belanja Operasi: Rp924,81 miliar.
• Belanja Modal: Rp283,21 miliar.
• Belanja Tidak Terduga: Rp20 miliar.
• Belanja Transfer: Rp208,67 miliar.

Bupati menegaskan bahwa alokasi belanja daerah telah disesuaikan dengan Permendagri Nomor 15 Tahun 2024, dengan fokus pada prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Pemda Konut telah mengalokasikan anggaran berdasarkan target kinerja pelayanan publik tiap-tiap urusan pemerintahan. Fokusnya adalah pencapaian prioritas pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program, kegiatan, dan subkegiatan yang dianggarkan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dan mencapai sasaran pembangunan.

Diketahui acara penetapan ini dihadiri Wakil Bupati Konut Abuhaera, Ketua DPRD Konut Herman Sewani, serta Forkopimda Konut.

 

Lintasoheo.com | Konsel – Kebijakan Presiden penegakan hukum terhadap korupsi semakin ditingkatkan, hal tersebut akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kemakmuran bangsa.

Fokus pada pemberantasan korupsi dari tingkat atas hingga bawah, termasuk kementerian, gubernur, bupati, camat, dan kepala desa, menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Berikut beberapa dampak positif yang dapat terjadi:

1. Peningkatan Kepercayaan Publik
Dengan adanya langkah tegas terhadap korupsi, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan meningkat. Hal ini penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat.

2. Efisiensi Anggaran Negara
Pengelolaan anggaran menjadi lebih efektif karena tidak ada kebocoran dana akibat korupsi. Anggaran yang bersih dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya.

3. Iklim Investasi yang Kondusif
Penegakan hukum yang baik menciptakan stabilitas dan kepastian hukum, yang merupakan faktor penting bagi para investor. Dengan begitu, Indonesia dapat menarik lebih banyak investasi asing maupun lokal.

4. Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat Desa
Dengan pemberantasan korupsi hingga tingkat kepala desa, program-program pembangunan desa dapat berjalan optimal, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di akar rumput.

Namun, upaya ini memerlukan dukungan semua pihak, termasuk lembaga penegak hukum seperti KPK, Polri, dan Kejaksaan. Selain itu, perlu ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan kebijakan ini agar hasilnya maksimal. Jika dikelola dengan baik, penegakan hukum yang adil akan menjadi fondasi utama untuk mencapai kemakmuran bangsa.

Seperti yang dilansir Media Kendariimpo.Oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dana desa. Akibat korupsi tersebut, kerugian negara yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp386 juta.

Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Nyoman Gede Arya, mengatakan oknum kades tersebut berinisial EM (32). Ia terbukti menyalahgunakan dana desa tahun anggaran 2021 – 2022.

“Benar, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya, Jumat (20/12/2024).

Nyoman menyebut EM membuat sejumlah kegiatan menggunakan dana desa 2021 – 2022. Namun EM tidak melibatkan perangkat desa dalam menyusun program yang dibangun. Akibatnya laporannya fiktif. Bahkan banyak ketidaksesuaian antara jumlah anggaran yang digunakan dan volume program.

“Total kerugian mencapai Rp386 juta. Itu semua terbagi ke dalam beberapa item kegiatan,” tambahnya.

Saat ini, EM beserta seluruh berkas penyidikan telah masuk tahap II dan dilimpahkan ke Kejari Konsel untuk ditindaklanjuti serta dilakukan proses peradilan.

“Untuk perkara kasus korupsi EM ini sudah kita limpahkan atau tahap II ke Kejari Konsel. Selanjutnya akan dilakukan proses peradilan terhadap tersangka,” tambahnya.

Nyoman menegaskan, sesuai Asta Cipta Presiden RI, Polres Konsel berkomitmen akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan, terutama berkaitan dengan penyalahgunaan anggaran dana desa.

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.