Lintas Oheo.com

 

LintasOheo.com| Konut – Serka Ahirudin Babinsa Koramil 1430-02/Asera melaksanakan Komunikasi sosial ( komsos ) bersama masyarakat Kel.linomoiyo kec.Oheo kab.Konawe utara. Selasa (31/12/2024)

Lewat komunikasi sosial (komsos), Babinsa Koramil 02/Asera mengimbau warga di wilayah binaannya untuk menjaga kebersihan.

Selain itu komsos yang dilakukan Babinsa guna mewujudkan menunggalan TNI dengan masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan bersih di wilayah, Kebersamaan Babinsa dengan warga binaan sangat dibutuhkan untuk mendapatkan informasi diwilayah binaan.

Melalui komunikasi sosial ini Babinsa menyampaikan pesan supaya selalu menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan dan terakhir mengingatkan supaya membuang sampah pada tempatnya.

 

LintasOheo.com| Konut – Kegiatan penanaman pohon telah dilaksanakan di Desa Pudonggala, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 31 Desember 2024.

Kegiatan ini dipimpin oleh Serma Ayub Masri, yang merupakan Babinsa Koramil 1430-01/Lasolo, sebagai bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan di wilayah tersebut.

Kegiatan penanaman pohon di Desa Pudonggala juga dihadiri oleh Pers Babinsa Koramil 1430-01/Lasolo, Bapak Jumardin selaku Kepala Desa, dan masyarakat setempat.

Serma Ayub Masri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki manfaat besar, terutama dalam meningkatkan kualitas udara bersih dan menyerap karbon dioksida, sehingga memberikan dampak positif bagi lingkungan, khususnya di Desa Pudonggala, Sulawesi Tenggara.

Lebih lanjut, Serma Ayub Masri menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat setempat dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk melindungi lingkungan dari dampak pemanasan global dan perubahan iklim,” ungkapnya.

 

 

 

Lintasoheo.com| Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, resmi menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Konawe Utara tahun 2025 sebesar Rp1,43 triliun.

Penetapan ini dilakukan dalam rapat paripurna di Aula Anawai Ngguluri, Kantor Bupati Konawe Utara, Selasa, 31 Desember 2024.

Rapat tersebut sekaligus membahas perubahan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 terkait penyertaan modal Pemerintah Daerah Konawe Utara pada PT Bank Pembangunan Daerah Sultra.

Acara ini ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan dokumen Peraturan Daerah (Perda) oleh Bupati kepada Sekretaris Daerah Konawe Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Ruksamin menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Tim TAPD, dan unsur OPD atas kerja keras dalam menyelesaikan tahapan perencanaan APBD.

“Penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada pimpinan dan anggota DPRD, Tim-TAPD, dan unsur OPD yang telah bekerja maksimal mengawal semua proses perencanaan,” ujar Ruksamin.

Bupati Ruksamin kemudian memaparkan rincian APBD 2025. Untuk pendapatan daerah, ditargetkan sebesar Rp1,36 triliun, terdiri dari:
• Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp30,86 miliar.
• Pendapatan Transfer: Rp1,33 triliun.
• Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: Rp6,2 miliar.

Sementara itu, alokasi belanja daerah ditetapkan sebesar Rp1,43 triliun, dengan rincian:
• Belanja Operasi: Rp924,81 miliar.
• Belanja Modal: Rp283,21 miliar.
• Belanja Tidak Terduga: Rp20 miliar.
• Belanja Transfer: Rp208,67 miliar.

Bupati menegaskan bahwa alokasi belanja daerah telah disesuaikan dengan Permendagri Nomor 15 Tahun 2024, dengan fokus pada prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Pemda Konut telah mengalokasikan anggaran berdasarkan target kinerja pelayanan publik tiap-tiap urusan pemerintahan. Fokusnya adalah pencapaian prioritas pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program, kegiatan, dan subkegiatan yang dianggarkan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dan mencapai sasaran pembangunan.

Diketahui acara penetapan ini dihadiri Wakil Bupati Konut Abuhaera, Ketua DPRD Konut Herman Sewani, serta Forkopimda Konut.

 

Lintasoheo.com | Konsel – Kebijakan Presiden penegakan hukum terhadap korupsi semakin ditingkatkan, hal tersebut akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kemakmuran bangsa.

Fokus pada pemberantasan korupsi dari tingkat atas hingga bawah, termasuk kementerian, gubernur, bupati, camat, dan kepala desa, menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Berikut beberapa dampak positif yang dapat terjadi:

1. Peningkatan Kepercayaan Publik
Dengan adanya langkah tegas terhadap korupsi, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan meningkat. Hal ini penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat.

2. Efisiensi Anggaran Negara
Pengelolaan anggaran menjadi lebih efektif karena tidak ada kebocoran dana akibat korupsi. Anggaran yang bersih dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya.

3. Iklim Investasi yang Kondusif
Penegakan hukum yang baik menciptakan stabilitas dan kepastian hukum, yang merupakan faktor penting bagi para investor. Dengan begitu, Indonesia dapat menarik lebih banyak investasi asing maupun lokal.

4. Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat Desa
Dengan pemberantasan korupsi hingga tingkat kepala desa, program-program pembangunan desa dapat berjalan optimal, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di akar rumput.

Namun, upaya ini memerlukan dukungan semua pihak, termasuk lembaga penegak hukum seperti KPK, Polri, dan Kejaksaan. Selain itu, perlu ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan kebijakan ini agar hasilnya maksimal. Jika dikelola dengan baik, penegakan hukum yang adil akan menjadi fondasi utama untuk mencapai kemakmuran bangsa.

Seperti yang dilansir Media Kendariimpo.Oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dana desa. Akibat korupsi tersebut, kerugian negara yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp386 juta.

Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Nyoman Gede Arya, mengatakan oknum kades tersebut berinisial EM (32). Ia terbukti menyalahgunakan dana desa tahun anggaran 2021 – 2022.

“Benar, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya, Jumat (20/12/2024).

Nyoman menyebut EM membuat sejumlah kegiatan menggunakan dana desa 2021 – 2022. Namun EM tidak melibatkan perangkat desa dalam menyusun program yang dibangun. Akibatnya laporannya fiktif. Bahkan banyak ketidaksesuaian antara jumlah anggaran yang digunakan dan volume program.

“Total kerugian mencapai Rp386 juta. Itu semua terbagi ke dalam beberapa item kegiatan,” tambahnya.

Saat ini, EM beserta seluruh berkas penyidikan telah masuk tahap II dan dilimpahkan ke Kejari Konsel untuk ditindaklanjuti serta dilakukan proses peradilan.

“Untuk perkara kasus korupsi EM ini sudah kita limpahkan atau tahap II ke Kejari Konsel. Selanjutnya akan dilakukan proses peradilan terhadap tersangka,” tambahnya.

Nyoman menegaskan, sesuai Asta Cipta Presiden RI, Polres Konsel berkomitmen akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan, terutama berkaitan dengan penyalahgunaan anggaran dana desa.

 

Dronesultra.co.id | Konut – Prestasi yang diraih Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Penghargaan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 dari Ombudsman Republik Indonesia merupakan bukti nyata bahwa standar pelayanan di Konawe Utara terus meningkat dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Capaian ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik, mengedepankan transparansi, dan memenuhi hak masyarakat dalam pelayanan pemerintahan. Upaya seperti ini akan memberikan dampak positif, baik terhadap kepuasan masyarakat maupun citra pemerintah daerah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara berhasil meraih nilai 82,61, yang menempatkan daerah ini dalam kategori Zona Hijau Kualitas Tinggi. Prestasi ini mencerminkan tingginya komitmen pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang sesuai dengan standar kepatuhan yang ditetapkan oleh Ombudsman Republik Indonesia.

Pencapaian ini menjadi indikator bahwa Konawe Utara mampu memberikan pelayanan yang akuntabel, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kategori Zona Hijau merupakan simbol pelayanan publik berkualitas tinggi, yang tidak hanya memenuhi standar minimum tetapi juga melampaui ekspektasi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih oleh pemerintah daerah. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat daerah, yang telah bekerja keras serta konsisten memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat Konawe Utara,” ujar Bupati Ruksamin, yang telah memimpin Konawe Utara selama dua periode.

Pernyataan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pimpinan daerah dan seluruh elemen pemerintahan dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, serta menunjukkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja sama yang solid dan visi yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

OMBUDSMAN RI memberikan penilaian berdasarkan sejumlah indikator penting, seperti:

1. Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan
Pemenuhan standar pelayanan publik sesuai dengan aturan yang berlaku.

2. Inovasi dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik
Upaya kreatif dalam mempermudah akses dan meningkatkan kualitas pelayanan.

3. Kepuasan Masyarakat
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Berkat pencapaian nilai 82,61 dan masuk dalam Zona Hijau Kualitas Tinggi, Kabupaten Konawe Utara semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah terdepan dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan komitmen yang berkelanjutan menghasilkan dampak positif.

Pemerintah Daerah Konawe Utara berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi, memperbaiki kelemahan, dan mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa depan, demi kesejahteraan masyarakat dan peningkatan reputasi daerah.

LintasOheo.com | Konut – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abu Haera, secara resmi membuka orientasi bagi 440 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sektor tenaga kesehatan untuk formasi tahun 2023. Acara ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan layanan kesehatan di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Langkah ini menunjukkan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. Orientasi ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman tugas dan tanggung jawab mereka sebagai tenaga kesehatan PPPK.

Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan formasi tahun 2023 yang diresmikan oleh Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abu Haera, dilaksanakan pada Kamis, 5 Desember 2024 di Hotel Oheo. Acara ini diikuti oleh 440 peserta, yang terbagi menjadi empat angkatan, masing-masing berjumlah 110 orang.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para tenaga kesehatan dengan wawasan, keterampilan, dan pemahaman terkait peran serta tanggung jawab mereka dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abu Haera, menyampaikan ucapan selamat kepada 440 peserta yang berhasil lolos menjadi ASN PPPK di Kabupaten Konawe Utara. Ia mengingatkan pentingnya rasa syukur atas kesempatan yang telah diberikan, sekaligus menekankan tanggung jawab besar yang menyertai amanah tersebut.

“Saya berharap saudara-saudara menerima amanah ini dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Jangan disia-siakan, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar Abu Haera.

Pernyataan ini mencerminkan harapan besar pemerintah daerah agar para tenaga kesehatan PPPK dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Konawe Utara.

Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abu Haera, juga menekankan pentingnya komitmen para peserta untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Konawe Utara. Ia menjelaskan bahwa orientasi ini menjadi momen penting karena para peserta berasal dari beragam profesi dengan pengalaman kerja yang berbeda.

“Melalui pengenalan dan pemahaman nilai serta fungsi ASN, diharapkan dapat terbangun kesamaan cara pandang dan keharmonisan antar sesama ASN PPPK. Hal ini penting untuk mendukung kolaborasi yang baik di Konawe Utara,” jelas Abu Haera.

Ia juga meminta para peserta untuk mengikuti setiap sesi orientasi dengan serius dan menaati aturan yang telah ditetapkan agar tujuan dari kegiatan ini tercapai secara maksimal. Harapan ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abu Haera, menutup sambutannya dengan mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan orientasi ini sebagai ajang pengabdian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang pengabdian dan upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Saya juga berharap para ASN PPPK dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah Konawe Utara serta terus berinovasi sesuai bidang dan jabatan masing-masing,” tutupnya.

Orientasi ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, di mana peserta akan menerima berbagai materi relevan yang dirancang untuk mendukung tugas dan tanggung jawab mereka sebagai tenaga kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat profesionalisme serta kemampuan kolaborasi para ASN PPPK di lingkungan Konawe Utara.

 

 

Lintasoheo.com | Konut – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara(Konut). Member ma Batuan Ambulance Laut dari PT.Bumi Sentosa Jaya(BSJ) dan Menggelar Sunatan Massal,diikuti 50 anak warga Desa Boedingi, Boenaga, Waturambaha, dan Labengki.senin 4/11/2024.

Pada acara tersebut juga dilakukan serah terima simbolis ambulance laut berupa kapal fiber dengan mesin tempel berkapasitas 80 PK, yang diberikan oleh PT BSJ. Ambulance laut ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Konut,Puskesmas Lasolo Kepulauan, dengan disaksikan oleh Kepala Desa Boedingi, Kepala Desa Boenaga, Kepala Desa Waturambaha, Sekretaris Kecamatan Lasolo Kepulauan.

Hadir dalam acara tersebut,Kadis Kesehatan Konawe Utara, Nurjanah Efendi,Sekcam lasolo kepulauan
Kapus Laskep
Kapospol laskep
Kades Boedingi, Boenaga dan Waturambaha.

Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk pelayanan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan atau daerah yang sulit dijangkau.

Penyerahan ambulance laut oleh PT.BSJ merupakan bentuk bantuan transportasi medis yang diperuntukkan bagi daerah kepulauan atau wilayah yang sulit dijangkau.

Dengan adanya ambulance laut, layanan darurat medis dapat diakses lebih cepat bagi masyarakat yang tinggal di pulau atau wilayah terpencil.

Selain menyerahkan Abulance laut. untuk mendukung kesehatan, PT BSJ bekerjasama Dinkes Konut juga melakukan kegiatan sunatan massal.kwgiatan itu juga sering kali menjadi bagian dari budaya masyarakat dan memiliki aspek sosial.

Kegiatan sunatan massal bertujuan untuk membantu keluarga yang kurang mampu agar anak-anak mereka dapat menjalani prosedur khitan secara gratis.

Acara seperti ini sangat membantu dalam meningkatkan akses kesehatan dan memperkuat layanan kesehatan di wilayah yang membutuhkan, serta menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Nurjannah Efendi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh PT Bumi Sentosa Jaya. Ia mengapresiasi program ini sebagai bentuk kepedulian sosial yang luar biasa dan bukti dari sinergitas yang baik antara perusahaan dan pemerintah, yang berdampak positif bagi masyarakat.

Nurjannah berharap agar ambulance laut yang diserahkan dapat dimaksimalkan untuk pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung kegiatan posyandu antar desa dan pelayanan kesehatan lainnya oleh puskesmas. Terkait dengan sinergi perusahaan dan pemerintah kabupaten, ia juga menambahkan bahwa ke depan, pihak kabupaten akan mendukung maintenance kapal, penyediaan motoris, dan pembelian bahan bakar melalui anggaran puskesmas, agar operasional ambulance laut ini dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.

Rijal dari PT BSJ (KTT BSJ) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di sekitar wilayah tambang, yang diselenggarakan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya berencana untuk bekerjasama dengan puskesmas dalam penanganan stunting, terutama di wilayah Lasolo Kepulauan.

Ambulance laut ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan transportasi darurat medis bagi masyarakat kepulauan, sehingga pelayanan kesehatan semakin mudah diakses dan lebih merata.

Sekretaris Camat Lasolo Kepulauan, Bapak Kusman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT BSJ atas pelaksanaan program PPM di bidang kesehatan, yakni sunatan massal dan penyediaan ambulance laut. Ia menyebutkan bahwa program ini merupakan langkah nyata yang langsung memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal akses layanan kesehatan. Kusman juga berharap agar program PPM/CSR seperti ini dapat terus ditingkatkan dan berkelanjutan di masa depan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan dampaknya.

Lintasoheo com | Konut – Kepala Dinas Kesehatan Konawe Utara (Konut) menanggapi tudingan terkait dugaan penerimaan suap dari CV. Britania Jaya Construction atas pengerjaan proyek Puskesmas di wilayah tersebut.

Kadinkes Konut menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan merupakan informasi yang keliru.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pengerjaan proyek Puskesmas dilakukan sesuai prosedur yang transparan, dan Proyek tersebut, dilakukan lelang di ULP/LPSE.

diawasi dengan ketat, dan sesuai aturan yang berlaku. Dalam hal ini, pihaknya memastikan bahwa semua proses administratif serta teknis yang melibatkan anggaran telah melalui proses evaluasi dan pengawasan ketat oleh instansi terkait.

Lebih lanjut, Kadinkes juga menghimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Jika terdapat bukti atau laporan mengenai penyimpangan, ia mempersilakan masyarakat atau pihak terkait untuk melaporkannya melalui jalur resmi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Isu terkait dugaan penerimaan suap oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Nurjanah Efendi, dari CV. Britania Jaya Construktion atas proyek penambahan ruang Gedung Puskesmas Sawa perlu ditanggapi secara hati-hati. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi atau bukti konkret dari pihak yang berwenang, seperti pihak kepolisian atau kejaksaan, mengenai validitas tuduhan ini.

Penting untuk menunggu hasil investigasi resmi agar tidak terjadi kesimpulan yang prematur. Tuduhan seperti ini, bila tidak didukung bukti yang jelas, bisa berdampak pada reputasi dan karier seseorang serta menyebabkan keresahan publik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Nurjanah Efendi, membantah keras tudingan dari Jaringan Masyarakat Berantas Korupsi (Jasbaru) Sulawesi Tenggara terkait dugaan suap dalam proyek penambahan ruang Gedung Puskesmas Sawa.

Nurjanah menegaskan bahwa ia tidak mengetahui ataupun terlibat dalam dugaan tersebut, dan menyatakan bahwa tuduhan itu tidak benar.

Bantahan ini menunjukkan bahwa pihak Dinas Kesehatan Konawe Utara berkomitmen menjaga transparansi dan profesionalisme dalam menjalankan proyek-proyek pemerintah.

Dalam pernyataannya kepada media, Rabu (16/09/2024), Kepala Dinas Kesehatan Konawe Utara, Nurjanah Efendi, menegaskan bahwa ia tidak pernah melakukan transaksi maupun menandatangani kuitansi apa pun terkait dugaan suap dari CV. Britania Jaya Construktion dalam proyek penambahan ruang Gedung Puskesmas Sawa.

Nurjanah mempertanyakan bukti yang disebutkan dalam tuduhan tersebut, dan dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apapun tentang tudingan tersebut.

“Sesuai isi berita itu yang disampaikan bahwa Saya menerimah suap. Apa yang saya mau jawab, karna saya tidak tau. Kalau mereka bilang ada bukti, ya bukti Apa? ” Kata Nurjanah Efendi kepada awak media saat dikonfirmasi.

Lintasoheo.com | Konut – Turnament Volly Ball Piala Kadis Kesehatan Konawe Utara cup ll kembali di gelar.

Pertandingan tersebut, digelar antara bidang lingkup kerja Dinas Kesehatan Konut, bertempat di lapangan volley ball Kantor Dinkes Konut, 16/10/2024.

Kepala Dinas Kesehatan Konut, Nurjannah Efendi mengatakan, dalam upaya memperkuat kekompakan dan kebersamaan pihaknya menggelar ivent olahraga piala Kadis Kesehatan Cup.

Nurjannah Efendi mengatakan, turnamen yang digelar itu tidak hanya sebagai ajang olahraga biasa. Tapi juga sebagai ajang memperkuat silahturahmi, dan wadah melatih para anggota nya untuk mempersiapkan diri mengikuti lomba yang digelar antar instansi di lingkup Kabupaten Konut.

“Yang Cup l sudah selesai. Sekarang kita lanjut lagi Cup ll. Selain untuk perkuat kekompakan kerja, kita juga mempersiapkan pemain Dinas kesehatan. Bila ada ivent tingkat kabupaten,”ucapnya.

Turnamen ini, diikuti antar pegawai Dinkes dan beberapa puskesmas di wilayah Konawe Utara. Setiap tim berjuang dengan semangat tinggi, tidak hanya untuk memenangkan hadiah tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antar pegawai.

“Kegiatan ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk saling mengenal di luar tugas sehari-hari,” kata Nurjannah Efendi.

Walaupun yang digelar sederhana, suasana kompetisi terasa hangat dan meriah. Sorakan dan teriakan antar pemain menambah semarak pertandingan, menciptakan atmosfer yang penuh keceriaan.

Pertandingan berlangsung dengan sangat kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Setiap tim menunjukkan kemampuan terbaiknya, menjadikan turnamen ini menarik untuk disaksikan. Permainan yang seru, penuh aksi, dan strategi dari masing-masing tim.

Kegiatan ini menambah keakraban dan kebersamaan antar pegawai. Turnamen ini diharapkan menjadi agenda rutin di Dinkes Konut.

Dengan suksesnya Turnamen Voli Ball Piala Kadis Kesehatan Konut, Dinkes Konut berkomitmen untuk menggelar lebih banyak kegiatan serupa di masa depan.

Keterlibatan aktif masyarakat dan instansi lain diharapkan dapat semakin memperkuat jaringan kerja dan kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.