Lintasoheo.com | Konsel – Dugaan keterlibatan oknum Babinsa inisial B dalam kasus pengeroyokan disertai pembakaran sepeda motor terhadap seorang pria berinisial P di Desa Watumelewe, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, disebut tidak benar.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa kedatangan oknum Babinsa di lokasi kejadian perkara (TKP) justru untuk meredam situasi setelah menerima laporan adanya keributan dan dugaan pengeroyokan di desa tersebut.
Sumber yang diperoleh media ini menjelaskan, saat oknum Babinsa tiba di lokasi, korban pengeroyokan sudah lebih dahulu diamankan di rumah Kepala Desa Watumelewe guna menghindari situasi yang semakin memanas.
“Babinsa datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Saat tiba, korban sudah berada di rumah kepala desa untuk diamankan,” ungkap sumber kepada media ini, Minggu (15/3/2026).
Sebelumnya, salah satu media online memberitakan bahwa dalam peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi pada 9 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 Wita di Desa Watumelewe, disebutkan adanya keterlibatan oknum Babinsa dalam aksi pengeroyokan terhadap korban .
Berdasarkan hasil penelusuran media ini, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 Wita malam, bermula ketika korban datang berkunjung ke rumah seorang perempuan berinisial B, yang disebut sebagai kekasihnya, setelah mendapat panggilan untuk bertemu.
Namun, kedatangan korban di rumah tersebut bukan di panggil justru korban memaksa datang secara dia diam melalui melalui pintu belakang rumah dan langsung menuju kamar tidur perempuan tersebut.
Aksi korban kemudian diketahui oleh orang tua perempuan tersebut. Saat itulah terjadi keributan yang diduga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap korban setelah ia ditarik keluar dari dalam rumah.
Merasa tidak terima karena ada pria yang tidak dikenal masuk ke dalam rumahnya melalui pintu belakang dan langsung menuju kamar anaknya, pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Konawe Selatan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polres Konawe Selatan bergerak cepat mengamankan pihak yang diduga terlibat guna kepentingan penyelidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut untuk memastikan kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian itu.





