Lintasoheo.com | Konut – PT Makmur Lestari Primatama (MLP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan sarana desa melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Pada Kamis (19/3/2026), perusahaan menyalurkan bantuan berupa 50 unit kursi untuk Balai Desa Ngapainia.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari implementasi pilar program PPM PT MLP yang difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kenyamanan aktivitas masyarakat di tingkat desa.

Staff PPM External Relations PT MLP, Irza Arasyid, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan mampu menunjang berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah desa maupun masyarakat.

“Semoga bantuan yang telah diberikan dapat bermanfaat, khususnya untuk Balai Desa Ngapainia dalam mendukung kelancaran berbagai kegiatan desa ke depannya,” ujar Irza saat prosesi serah terima.

Sementara itu, Kepala Desa Ngapainia, Bahyyun, S.Pd, mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian PT MLP terhadap kebutuhan fasilitas desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT MLP yang telah merealisasikan bantuan 50 unit kursi melalui program PPM. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, kebutuhan kursi di balai desa kami kini sudah terpenuhi,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjaga demi mendorong kemajuan bersama.

“Mewakili Pemerintah Desa Ngapainia, kami mendoakan agar PT MLP senantiasa jaya dan sukses dalam operasionalnya,” tambahnya.

Pemberian bantuan ini semakin menegaskan peran PT MLP sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana desa secara berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.

Lintasoheo.com | Konut – Ratusan umat Hindu di Desa Laumoso, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara menggelar pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (18/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.50 WITA tersebut diikuti kurang lebih 150 peserta, terdiri dari warga yang menggunakan kendaraan roda dua, satu unit mobil sound system, serta peserta yang berjalan kaki.

Pawai ogoh-ogoh mengambil rute start dari Balai Desa Laumoso, melintasi Jalan Trans Sulawesi, depan Mapolsek Wiwirano, menuju Lorong 2 Kolosua, dan kembali finis di Balai Desa Laumoso.

Sebelum kegiatan dimulai, Kapolsek Wiwirano Ipda German Sero Saputra Rante, SH, MH, memberikan imbauan kamtibmas kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan selama menggunakan jalan umum agar kegiatan berjalan lancar.

“Diharapkan seluruh peserta tetap tertib di jalan, menjaga keselamatan dan menghormati pengguna jalan lainnya, sehingga kegiatan ini berlangsung aman dan kondusif,” ujar Kapolsek dalam arahannya.

Pawai ogoh-ogoh ini diselenggarakan oleh Karang Taruna bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Desa Laumoso sebagai bagian dari tradisi tahunan dalam menyambut Hari Raya Nyepi.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Wiwirano yang dipimpin langsung oleh Kapolsek turut melakukan pengamanan guna memastikan situasi tetap terkendali.

Pawai berakhir sekitar pukul 18.40 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari tradisi rutin masyarakat Hindu setempat yang dilaksanakan setiap tahun sebagai simbol pembersihan diri sebelum memasuki Hari Raya Nyepi.

Lintasoheo.com | Konut – Insiden kecelakaan maut kembali terjadi di jalur perlintasan Trans Sulawesi. Sebuah mobil Mitsubishi Light Truck hancur setelah dihantam mundur oleh Dump Truck Hino yang gagal menanjak di Desa Tangguluri, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Selasa (17/3/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WITA tersebut merenggut nyawa Nasruddin (44), pengemudi Mitsubishi Light Truck berwarna kuning dengan nomor polisi B 9367 TQA. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Konawe Utara akibat luka parah pada bagian wajah dan patah tulang tangan.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan dari Sat Lantas Polres Konawe Utara, kecelakaan bermula saat Mobil Hino Dump Truck R10 (DD 8440 KE) yang dikemudikan oleh Mustamin (55) melaju dari arah selatan menuju utara (Desa Tangguluri ke arah Kelurahan Wanggudu).

Saat melewati jalanan menanjak dan menikung di Desa Tangguluri, truk besar tersebut diduga kehilangan tenaga. Naas, kendaraan tersebut justru meluncur mundur secara tiba-tiba dan menghantam bagian depan Mitsubishi Light Truck milik korban yang berada tepat di belakangnya.

“Mobil tersebut tidak dapat menanjak kemudian secara tiba-tiba berjalan mundur dan menabrak mobil di belakangnya. Truk terus berjalan mundur hingga menghantam pagar dan rumah warga,” tulis laporan resmi kepolisian.

Olah TKP dan Evakuasi
Warga yang berada di lokasi kejadian segera melakukan evakuasi terhadap Nasruddin yang terjepit di kabin kemudi. Namun, kondisi luka yang sangat berat membuat nyawa pria asal Desa Landiwo tersebut tidak tertolong sebelum sampai di rumah sakit.
Pihak Sat Lantas Polres Konawe Utara yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP.

Hasil pemeriksaan menunjukkan:
* Terdapat bekas seretan kendaraan dan ceceran darah di aspal.
* Pecahan kendaraan berserakan di titik tabrakan.
* Kondisi jalanan di lokasi memang dikenal rawan karena kontur yang menanjak dan menikung.

Status Barang Bukti
Hingga berita ini diturunkan, Mobil Hino Dump Truck (R10) telah diamankan di Mako Polres Konawe Utara untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, unit Mitsubishi Light Truck (R6) masih berada di lokasi kejadian menunggu proses evakuasi lanjutan.

Dua orang saksi, yakni Alfian Gufri Albar (36) dan Susila (51), telah dimintai keterangan oleh pihak penyidik untuk memperjelas penyebab pasti gagalnya sistem pengereman atau tenaga pada truk Hino tersebut.

Lintasoheo.com | Jakarta – Pertemuan strategis antara Bupati Konawe Utara, Ikbar, dan Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menandai langkah serius daerah tersebut dalam menjadikan sektor transmigrasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.
​Berikut adalah poin-poin utama dari audiensi yang berlangsung pada 12 Maret 2026 tersebut.

​Fokus Utama Pengembangan Kawasan
​Bupati Ikbar menekankan bahwa pengembangan ini bukan sekadar pemukiman, melainkan bagian dari misi menciptakan ekonomi daerah yang produktif.

​Visi 2025–2030: Penguatan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
​Areal Potensial: Membentang dari Kecamatan Molawe hingga Kecamatan Motui dengan total cadangan lahan mencapai 19.000 hektare.

​Rencana Lokasi Baru: Fokus pengembangan di Desa Laronaha dan Desa Horoe dengan luas sekitar 1.000 hektare.
​Investasi dan Dukungan Infrastruktur
​Pemerintah Kabupaten Konawe Utara telah menunjukkan komitmen nyata melalui alokasi anggaran dan pembangunan fisik sejak 2008.

Respon Kementerian Transmigrasi
​Wakil Menteri Viva Yoga Mauladi memberikan apresiasi tinggi terhadap proaktifnya Pemkab Konawe Utara. Pihak kementerian menyatakan.

​Dukungan Penuh: Menyetujui langkah strategis pengembangan wilayah tersebut.
​Sinergi Pusat-Daerah: Memastikan program daerah selaras dengan penguatan pembangunan nasional melalui transmigrasi.

​”Langkah ini adalah bentuk keseriusan kami untuk memastikan kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi tempat tinggal, tapi pusat ekonomi yang berdaya saing bagi masyarakat Konawe Utara.” Bupati Ikbar.

 

Lintasoheo.com | Konsel – Dugaan keterlibatan oknum Babinsa inisial B dalam kasus pengeroyokan disertai pembakaran sepeda motor terhadap seorang pria berinisial P di Desa Watumelewe, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, disebut tidak benar.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa kedatangan oknum Babinsa di lokasi kejadian perkara (TKP) justru untuk meredam situasi setelah menerima laporan adanya keributan dan dugaan pengeroyokan di desa tersebut.

Sumber yang diperoleh media ini menjelaskan, saat oknum Babinsa tiba di lokasi, korban pengeroyokan sudah lebih dahulu diamankan di rumah Kepala Desa Watumelewe guna menghindari situasi yang semakin memanas.

“Babinsa datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Saat tiba, korban sudah berada di rumah kepala desa untuk diamankan,” ungkap sumber kepada media ini, Minggu (15/3/2026).

Sebelumnya, salah satu media online memberitakan bahwa dalam peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi pada 9 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 Wita di Desa Watumelewe, disebutkan adanya keterlibatan oknum Babinsa dalam aksi pengeroyokan terhadap korban .

Berdasarkan hasil penelusuran media ini, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 Wita malam, bermula ketika korban datang berkunjung ke rumah seorang perempuan berinisial B, yang disebut sebagai kekasihnya, setelah mendapat panggilan untuk bertemu.

Namun, kedatangan korban di rumah tersebut bukan di panggil justru korban memaksa datang secara dia diam melalui melalui pintu belakang rumah dan langsung menuju kamar tidur perempuan tersebut.

Aksi korban kemudian diketahui oleh orang tua perempuan tersebut. Saat itulah terjadi keributan yang diduga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap korban setelah ia ditarik keluar dari dalam rumah.

Merasa tidak terima karena ada pria yang tidak dikenal masuk ke dalam rumahnya melalui pintu belakang dan langsung menuju kamar anaknya, pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Konawe Selatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polres Konawe Selatan bergerak cepat mengamankan pihak yang diduga terlibat guna kepentingan penyelidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut untuk memastikan kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian itu.

 

Lintasoheo.com | Konut – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, PT Bumi Sentosa Jaya (BSJ) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan total 286 paket parcel lebaran untuk masyarakat di dua desa sekitar wilayah operasional perusahaan.(12 Maret 2024).
​
​Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan pemerintah desa masing-masing:
Desa Boenaga 196 Paket.
Desa Boedingi 90 Paket.

Pernyataan Manajemen PT. BSJ
​Rijal, selaku Kepala Teknik Tambang (KTT), menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata empati perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

​”Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial yang dapat membantu masyarakat dalam menyambut dan merayakan Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

​Senada dengan hal tersebut, Joko Sulistyo selaku Humas PT. BSJ, menegaskan bahwa pemberian bantuan ini adalah bagian dari agenda tahunan perusahaan.

​”Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam implementasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat lingkar tambang dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H,” tambah Joko.

​Harapan Perusahaan
​Melalui program PPM ini, PT. Bumi Sentosa Jaya berharap hubungan harmonis antara perusahaan dan warga desa lingkar tambang terus terjaga, serta kehadiran perusahaan dapat memberikan dampak positif langsung bagi kesejahteraan sosial masyarakat.

Lintasoheo.com | Konut – Menjelang fajar kemenangan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Makmur Lestari Primatama (MLP) kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi sosial. Perusahaan pertambangan nikel ini menyalurkan bantuan parcel lebaran bagi masyarakat yang berada di wilayah lingkar tambang pada Jumat (06/03).

​Prosesi penyerahan bantuan yang sarat akan suasana kekeluargaan ini dipusatkan di Kantor Desa Molore Pantai.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Luki, perwakilan manajemen PT Makmur Lestari Primatama, kepada jajaran Pemerintah Desa dan perwakilan warga untuk kemudian didistribusikan secara merata.

​Wujud Komitmen Sosial Perusahaan ​Program ini merupakan bagian dari implementasi Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada pilar sosial budaya.

Penyaluran bantuan ini menjangkau warga di lima desa sekitar wilayah operasional, yakni:
​Desa Lameruru
​Desa Ngapa Inia
​Desa Molore
​Desa Molore Pantai
​Desa Alenggo

​Luki menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya perusahaan untuk memperkuat tali silaturahmi dan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat setempat.

​”Momentum Ramadan dan Idulfitri adalah saat yang tepat bagi kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan berharap bingkisan parcel ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga dalam menyambut hari raya,” ujar Luki.

​Apresiasi dari Pemerintah Desa
​Kehadiran program ini disambut hangat oleh Pemerintah Desa Molore Pantai. Ariffudin, Sekretaris Desa Molore Pantai, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian berkelanjutan yang diberikan oleh PT MLP.

​”Kami mewakili pemerintah desa dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT MLP. Kepedulian ini sangat berarti bagi warga kami, terutama dalam suasana menyambut lebaran. Kami mendoakan semoga PT MLP semakin jaya dan sukses dalam operasionalnya,” ungkap Ariffudin.

​Senada dengan pemerintah desa, Serianti, salah seorang warga penerima manfaat, menyatakan rasa syukur atas bantuan tersebut. Ia berharap program kebaikan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

​PT Makmur Lestari Primatama berkomitmen untuk menjadikan industri pertambangan sebagai penggerak kesejahteraan sosial di Kabupaten Konawe Utara. Melalui berbagai program CSR dan PPM, perusahaan berupaya memberikan kontribusi positif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah tambang.

PT Makmur Lestari Primatama (MLP)
Konawe Utara, Sulawesi Tenggara
​Tips Pengiriman ke Redaksi Media:
​Sertakan Foto: Lampirkan 2-3 foto resolusi tinggi yang menunjukkan momen penyerahan simbolis antara pihak perusahaan dan warga.

​Laporan:Darwis

Lintasoheo.com | Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Bakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Konawe Utara yang dilaksanakan di Puskesmas Asera, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional dengan mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045”.

Dalam kegiatan ini, Bupati Konawe Utara menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat. Sebanyak 110 paket bantuan disalurkan kepada ibu dan anak, yang terdiri dari beras, telur, dan susu sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi keluarga.

Bupati Konut,H.Ikbar,SH.,MH saat menyampaikan sambutanya.

Bupati H. Ikbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IBI Kabupaten Konawe Utara atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial tersebut. Menurutnya, peran bidan sangat strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam pencegahan stunting serta pemenuhan gizi sejak dini.

Ia berharap kegiatan bakti sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau wilayah-wilayah lain di Kabupaten Konawe Utara agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Konawe Utara, kepala OPD terkait, Ketua IBI Kabupaten Konawe Utara, Camat dan Lurah Asera, serta sejumlah Kepala Puskesmas di wilayah Kabupaten Konawe Utara.

Lintasoheo.com | Konut — Komitmen kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali membuahkan hasil nyata di Sulawesi Tenggara.

Panen raya jagung Kuartal ke-IV di atas lahan seluas 126 hektare di Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), menjadi tonggak keberhasilan sinergi tiga pihak: Polda Sultra, Pemerintah Daerah Konut, dan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (AKP).

Kegiatan panen yang berlangsung pada Jumat, 14 November 2025 pukul 10.02 Wita ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Gideon Arif Setyawan, S.I.K., M.H.

Lanjutan Program Ketahanan Pangan Polda Sultra

Panen Kuartal IV ini merupakan kelanjutan dari program penanaman jagung yang dicanangkan Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., pada 9 Agustus 2025. Program ini menjadi bagian dari langkah Polda Sultra dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait stabilitas pangan melalui pertanian terpadu dan kolaboratif.

Dalam sambutannya, Brigjen Gideon menegaskan bahwa panen ini merupakan bukti nyata efektivitas kerja sama lintas lembaga.

“Polda Sultra berkomitmen penuh menyukseskan program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan. Panen ini adalah hasil dari kolaborasi perdana yang langsung menunjukkan dampak positif,” ujarnya.

Wakapolda turut mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi, termasuk Pemda Konut, PT AKP, dan kelompok tani yang telah bekerja keras mengawal proses penanaman hingga panen.

Semangat Gotong Royong untuk Kedaulatan Pangan

Sebelumnya, saat memimpin penanaman jagung Kuartal III di lokasi yang sama, Kapolda Sultra menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Kolaborasi kita antara Pemda dan TNI–Polri merupakan bukti bahwa keberhasilan lahir dari kerja sama dan semangat gotong royong untuk ketahanan pangan. Ketahanan pangan mantap, situasi kamtibmas hebat,” tegas Kapolda.

Program penanaman jagung ini merupakan bagian dari skema pemberdayaan masyarakat oleh PT AKP bagi warga lingkar tambang melalui pemanfaatan lahan produktif seluas total 126 hektare.

Selaras dengan Program Nasional Presiden

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, sebelumnya juga menyatakan bahwa sinergi lintas pihak ini sejalan dengan upaya mendukung program Asta Cita Presiden H. Prabowo Subianto, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Polda Sultra, Pemda Konut, dan PT AKP juga menyalurkan berbagai bantuan alat dan sarana pertanian kepada kelompok tani, antara lain:

1 unit mesin pengering jagung

1 unit mesin pencacah

8 unit alat tanam

Benih jagung dan Pupuk

Bantuan tersebut diberikan pada kegiatan penanaman Kuartal III dan dimanfaatkan untuk mendukung produktivitas petani Desa Tambakua.

Hadir dalam Kegiatan Panen Raya

Panen raya ini turut dihadiri oleh:

Wakil Bupati Konut, H. Abu Haera

Kapolres Konut, AKBP Rico Fernanda

GM PT AKP, Mr. Lee Soung Yen

Ketua DPRD Konut, Herman Sewani

Jajaran Forkopimda Konut

Tokoh masyarakat dan kelompok tani setempat.

Lintasoheo.comKonut – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) melalui Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) melaksanakan Audit Kinerja Tahap II Tahun 2025 dengan fokus pada aspek pelaksanaan dan pengendalian di lingkungan Polres Konawe Utara. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Konawe Utara, Senin (10/11/2025).

Audit kinerja tersebut diawali dengan sambutan Kapolres Konawe Utara AKBP Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., dan Pengendali Teknis Tim 2 Itwasda Polda Sultra Kombes Pol. Santiaji Kartasasmita, S.I.K.. Hadir pula Wakapolres Kompol Sumarso, S.Sos., para pejabat utama, serta para Kapolsek jajaran.

Kegiatan audit ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 November 2025, dengan tujuan memastikan efektivitas pelaksanaan tugas dan pengendalian kegiatan di lingkungan Polres Konawe Utara sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku di tubuh Polri.

Adapun susunan Tim Audit Kinerja Tahap II Itwasda Polda Sultra yang bertugas di Polres Konawe Utara, yakni:

1. Kompol Urva Lomansyah, S.Si., S.I.K., M.H. – Ketua Tim 2 Bidang Opsnal.

2. AKP Zaruna, S.H. – Bidang SDM.

3. AKP Muh. Ali Akbar, S.H. – Bidang Logistik.

4. AKP Sainal Alimin, S.E., M.M. – Bidang Garkeu.

5. Ipda Eko Bambang Susilo, S.H. – Bidang Garkeu.

6. Bripol Furqaan – Anggota Pemeriksa.

Dalam sambutannya, Kapolres Konawe Utara AKBP Rico Fernanda mengucapkan selamat datang kepada tim Itwasda Polda Sultra yang dipimpin oleh Kombes Pol. Santiaji Kartasasmita, serta menegaskan kesiapan jajarannya dalam menghadapi audit kinerja tahap II tersebut.

“Meskipun jumlah personel Polres Konawe Utara yang membawahi empat Polsek dari tiga belas kecamatan masih terbatas, namun hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk terus mengabdi kepada masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Konawe Utara,” ujar AKBP Rico Fernanda.

Sementara itu, Kombes Pol. Santiaji Kartasasmita dalam arahannya menjelaskan bahwa audit kinerja tahap II ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan audit tahap I yang menitikberatkan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian.

“Kami dari tim audit tidak hanya berperan sebagai pemeriksa, tetapi juga sebagai konsultan. Dari hasil evaluasi tahap pertama, masih ditemukan sejumlah temuan klasik yang perlu segera diperbaiki, terutama terkait belum adanya rencana kegiatan yang terstruktur,” jelas Kombes Santiaji.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil audit dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kinerja bagi seluruh satuan kerja di jajaran Polres Konawe Utara, sehingga pelaksanaan tugas Polri semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.