Lintasoheo.com | Kendari – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Sultra yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkotika bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Cempaka, Kota Kendari, Jumat (16/1/2026).

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, dalam keterangannya kepada pers mengatakan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk membahas kesiapan pelaksanaan Musprov sekaligus merumuskan arah program kerja Kadin ke depan.

“Hari ini kita telah melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas persiapan Musprov serta persiapan program kerja Kadin ke depan. Kita juga sudah berada di penghujung masa bakti kepengurusan periode 2021–2026,” ujar Anton Timbang.

Ia menjelaskan, selama lima tahun masa kepemimpinannya, Kadin Sultra telah menjalankan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan perekonomian daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Tenggara.

“Banyak program yang telah kita laksanakan dan semuanya diarahkan untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat, terutama para pelaku UMKM di Sultra,” tambahnya.

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Kendari, KBP Widi Haryadi, S.I.K., S.H., didampingi tim medis BNN Kota Kendari.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh pengurus Kadin Sultra yang hadir juga menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Dari hasil pemeriksaan terhadap 48 orang pengurus Kadin Sultra, BNN Kota Kendari memastikan seluruhnya dinyatakan negatif atau bebas dari penggunaan narkotika.

Kepala BNN Kota Kendari, Widi Haryadi, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Kadin Sultra di bawah kepemimpinan Anton Timbang yang dinilai telah memberikan contoh positif dalam menciptakan lingkungan organisasi yang bersih dari narkoba.

“Kami mengapresiasi Kadin Sultra karena seluruh pengurus yang diperiksa terbukti bebas dari narkotika. Ini merupakan komitmen nyata dalam mendukung gerakan pencegahan narkoba,” ungkap Widi Haryadi.

Sementara itu, Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus atas kerja sama dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas organisasi secara bersih dan bertanggung jawab.

Ia juga mengapresiasi BNN Kota Kendari beserta seluruh tim yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan sosialisasi serta pemeriksaan narkotika tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Kadin Sultra dan juga kepada BNN Kota Kendari atas kerja sama yang baik sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Lintasoheo.com | Konut – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara memberikan piagam penghargaan kepada PT Makmur Lestari Primatama (MLP) dan PT Kembar Emas Sultra (KES) atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pengelolaan persampahan demi kelestarian lingkungan.

Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penutupan Festival Konasara yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Utara ke-19, dan disaksikan oleh unsur Forkopimda, DPRD Konut, jajaran OPD, serta masyarakat.
Apresiasi disampaikan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe Utara, Marjoni, S.KM., M.PH, yang menilai keterlibatan PT MLP dan PT KES memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan selama rangkaian Festival Konasara berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi peran aktif PT MLP dan PT KES yang telah mendukung pengelolaan persampahan dengan baik selama Festival Konasara. Kolaborasi ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujar Marjoni.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT MLP dan PT KES, Arifin Lahay, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Pemda Konawe Utara. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam program kebersihan dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bersinergi dan berkontribusi nyata melalui program CSR, khususnya dalam mendukung pelestarian lingkungan di Bumi Oheo,” ungkap Arifin.

Sebagai informasi, PT Makmur Lestari Primatama (MLP) sebelumnya juga telah meraih predikat PROPER Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sebagai bukti kepatuhan perusahaan terhadap regulasi dan pengelolaan lingkungan hidup.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si.

Pemda Konawe Utara berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta terus diperkuat, khususnya dalam mendukung program lingkungan hidup yang berkelanjutan di Kabupaten Konawe Utara.

Lintasoheo com | Konut – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melaksanakan pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu di lingkup Pemerintah Daerah Konawe Utara, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Utara ke-19, Kamis (2/1/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Konawe Utara sekaligus momentum penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan ASN P3K Paruh Waktu merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas aparatur, khususnya pada sektor pelayanan publik.
“Pelantikan ASN P3K Paruh Waktu ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi amanah dan tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Konawe Utara.

Saya berharap seluruh ASN yang dilantik dapat bekerja secara profesional, disiplin, dan berintegritas,” ujar Bupati Ikbar.
Ia juga menambahkan bahwa momentum HUT ke-19 Konawe Utara harus dijadikan sebagai ajang refleksi dan evaluasi terhadap perjalanan pembangunan daerah sejak terbentuk pada 2 Januari 2007.

“Di usia ke-19 ini, Konawe Utara terus berbenah dan melangkah maju. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kita optimistis mampu mewujudkan Konawe Utara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.
Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap seluruh ASN, termasuk P3K Paruh Waktu yang baru dilantik, dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Lintasoheo.com | Konut — Sebanyak 30 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Konawe Utara masa bakti 2025–2029 resmi dilantik oleh Ketua KONI Sulawesi Tenggara, Andi Ady Aksar, pada Rabu (10/12/2025) di Hotel Oheo.

Pengukuhan ini menjadi awal baru bagi pembangunan olahraga di Bumi Oheo, sebutan Kabupaten Konawe Utara. Suasana pelantikan berlangsung khidmat dan penuh optimisme.

Ketua KONI Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, turut dikukuhkan bersama jajaran kepengurusan barunya. Momentum ini disebut sebagai langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola olahraga yang profesional, solid, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat “Bangkit Berprestasi, Konasara Berkibar Menuju Sultra Maju.”

Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Konawe Utara, Bupati H. Ikbar, SH., MH. menegaskan bahwa olahraga kini bukan hanya aktivitas fisik, tetapi telah menjadi identitas prestasi daerah dan instrumen pembangunan sumber daya manusia.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran KONI sebelumnya atas kontribusi mereka dalam memajukan olahraga di Konawe Utara.

Bupati Ikbar menyampaikan lima poin strategis yang harus menjadi perhatian KONI Konawe Utara:

1. Memperkuat konsolidasi internal dan menyatukan visi seluruh cabang olahraga.

2. Menyusun program kerja realistis dengan target jangka pendek, menengah, dan panjang.

3. Mengembangkan budaya kompetisi dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

4. Mendorong lahirnya atlet berprestasi menuju ajang nasional dan internasional.

5. Menjaga integritas organisasi sebagai pondasi lahirnya prestasi besar.

Ia juga mengenang keberhasilan Konawe Utara meraih Juara Umum II Porprov Sultra 2020, sebagai bukti potensi besar daerah ini dalam persaingan olahraga.

“Pemerintah daerah siap berjalan berdampingan dengan KONI Konawe Utara demi masa depan olahraga yang lebih maju,” tegasnya.

Ketua KONI Sultra, Andi Ady Aksar, menekankan pentingnya pembinaan bibit atlet unggul di Konawe Utara. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha seperti PT Antam, untuk bersinergi dalam pengembangan olahraga prestasi.

“Saya melihat wajah-wajah optimis di kepengurusan baru ini. Mari bersama membangun olahraga prestasi dengan semangat dan kerja nyata,” ujarnya.

Pelantikan ini turut dihadiri anggota DPRD Konut Saf Ali, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, camat, serta tokoh olahraga. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi simbol komitmen bersama memajukan olahraga daerah.

Ketua KONI Konawe Utara, H. Abuhaera, menyampaikan bahwa tantangan dunia olahraga kini semakin kompetitif, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Namun, dengan sinergi pemerintah daerah, KONI Provinsi, para pengurus, dan dukungan masyarakat, ia optimistis Konawe Utara mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Ia menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal medali, tetapi juga kedisiplinan, kerja sama, dan pembentukan karakter.

“Semoga pelantikan ini menjadi momentum tumbuhnya semangat olahraga yang lebih kuat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Usai pengukuhan, KONI Konawe Utara langsung menggelar rapat kerja untuk pembenahan organisasi serta penyusunan program kerja periode 2025–2029.

Lintasoheo.com | Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, secara resmi membuka Festival Camping 2025 yang digelar di kawasan wisata Wonua Oheo Pantai Taipa, Kabupaten Konawe Utara, Jumat (17/10/2025).

Dengan mengusung tema “Camping Bersama, Harmoni Alam, Seni dan Budaya,” kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Oktober 2025, dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai komunitas pecinta alam, pelajar, hingga masyarakat umum.

Festival ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam dan budaya Konawe Utara kepada masyarakat luas. Sejumlah agenda menarik seperti pertunjukan seni, pentas musik, lomba camping kreatif, hingga penanaman pohon akan turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap dapat menumbuhkan semangat cinta alam, memperkuat nilai-nilai budaya lokal, serta menjadikan Pantai Taipa sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang rekreasi, melainkan juga sarana mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Festival Camping ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan cinta lingkungan, dan melestarikan budaya lokal kita,” ujar Bupati Konawe Utara, H. Ikbar.

Lebih lanjut, Ikbar menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mengembangkan sektor pariwisata berkelanjutan di Konawe Utara dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian penting dalam setiap program pembangunan.

“Festival Camping 2025 ini kita harapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan keindahan alam dan potensi wisata Konawe Utara kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan pariwisata dan pelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa alam harus dijaga, budaya harus dilestarikan, dan kebersamaan harus terus dirawat. Inilah harmoni yang ingin kita bangun di Konawe Utara,” tutupnya.

  1. Lintasoheo,com | Tambakua – PT Kembar Emas Sultra (KES) SK 321 kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan sarana keagamaan di wilayah operasionalnya. Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang Infrastruktur/Prasarana Keagamaan, perusahaan menyalurkan bantuan dana untuk pembangunan Pura Pucak Sari yang berlokasi di Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara.

Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kehidupan beragama dan pelestarian nilai-nilai spiritual masyarakat di wilayah Ring 1 perusahaan.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT KES SK 321, Yuris Wirawan, mengatakan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah lingkar tambang.

“Bantuan dana yang kami kucurkan untuk pembangunan prasarana rumah ibadah di Pura Pucak Sari ini merupakan wujud komitmen PT KES dalam mendukung pelestarian dan penguatan kehidupan beragama di masyarakat,” ujar Yuris.

Ia menambahkan, Desa Tambakua yang masuk dalam wilayah Ring 1 operasional perusahaan akan terus menjadi fokus perhatian PT KES dalam upaya peningkatan fasilitas publik, termasuk sarana peribadatan.

“Ke depan, kami akan terus berupaya agar pembangunan rumah ibadah di wilayah lingkar tambang dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Pura Pucak Sari, Putu Widiarta, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan.

“Kami mewakili umat Hindu di Desa Tambakua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT KES yang telah membantu pembangunan Pura di desa kami. Dengan adanya bantuan ini, kami dapat melanjutkan pembangunan yang sebelumnya sempat tertunda,” ungkap Putu.

Ucapan terima kasih juga datang dari Kepala Desa Tambakua, Juliadin, S.Ip. Ia menilai bantuan tersebut merupakan bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, bahkan sebelum kegiatan tambang dimulai.

“Kami dari Pemerintah Desa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT KES. Walaupun belum beroperasi di desa kami, PT KES telah menunjukkan komitmen nyata terhadap pembangunan rumah ibadah yang lebih layak,” kata Juliadin.

Bantuan ini menjadi bukti nyata keseriusan PT KES SK 321 dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya, mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat lingkar tambang, serta memperluas manfaat PPM tidak hanya di sektor pendidikan,seperti pembangunan pagar SDN 06 Landawe sebelumnya,tetapi juga pada sektor keagamaan.

Lintasoheo.com | Alenggo – PT Kembar Emas Sultra (KES) SK 321 menunjukkan komitmen nyata terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan pembangunan sumur bor di Desa Alenggo, sebuah langkah antisipasi menjelang musim kemarau. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang Infrastruktur dan Lingkungan.

Meskipun saat ini PT KES SK 321 belum memulai kegiatan operasional pertambangan, perusahaan ini telah aktif berkontribusi. Bantuan pengadaan sumur bor ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan sarana air bersih yang memadai dan sehat bagi warga, terutama ketika musim kemarau tiba.
Kepala Teknik Tambang (KTT) KES SK 321, Yuris Wirawan, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk tetap melaksanakan PPM.

“PT KES SK 321 menunjukan komitmen untuk berkontribusi nyata dengan telah melaksanakan PPM meskipun sampai saat ini kami belum melaksanakan operasional pertambangan,” ujar Yuris.
“Kami harap dengan bantuan pengadaan air bersih untuk masyarakat Alenggo ini dapat memberikan ketersediaan air yang cukup, bersih dan sehat.”tambahnya

Untuk tahap awal, bantuan pengadaan air bersih ini direalisasikan secara bertahap di empat titik strategis di Desa Alenggo.

Bantuan ini disambut baik oleh tokoh masyarakat dan pemerintah desa setempat.
Solihin, salah satu Tokoh Masyarakat Alenggo, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi.
“Kami dari masyarakat Alenggo merasa sangat terbantu atas bantuan pengadaan air bersih dari PT KES. Dengan adanya musim kemarau ini kami biasa terkendala dengan ketersediaan air. PT KES hadir memberikan solusi terkait ketersediaan air bersih di desa kami,” kata Solihin.

Senada dengan Solihin, Kepala Desa Alenggo, Intan, juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi signifikan dari perusahaan.

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada perusahaan. Meskipun belum melakukan penambangan di desa kami, PT KES sudah memberikan kontribusi nyata dengan menyediakan air bersih untuk warga kami,” ucap Intan. “Semoga PT KES segera dapat melaksanakan operasional di desa kami dan diberikan kelancaran.”pungkasnya

Pemberian bantuan pengadaan air bersih menjadi bukti nyata keseriusan PT KES SK 321 dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya dan menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar, jauh sebelum kegiatan operasional pertambangan dimulai.

Lintasoheo.com | Kendari – Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd., mewakili Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Malam Ta’aruf Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional ke-XXVII Tahun 2025 yang digelar di Pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan akbar tingkat nasional ini menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh kafilah dari 38 provinsi di Indonesia yang akan berlaga dalam STQH Nasional XXVII di Kendari, Sulawesi Tenggara. Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Sultra dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para kepala daerah, tokoh agama, serta tamu undangan dari berbagai provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Safruddin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Konawe Utara terhadap penyelenggaraan STQH Nasional yang berlangsung di Bumi Anoa. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memperdalam pemahaman nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits di tengah masyarakat.

“Kami bangga karena Sulawesi Tenggara dipercaya menjadi tuan rumah STQH Nasional tahun ini. Ini momentum besar untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman, kebudayaan, serta kearifan lokal kepada seluruh tamu dari berbagai daerah,” ujar Sekda Safruddin.

Acara malam ta’aruf berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai penampilan seni religi, sambutan para pejabat daerah, serta pengenalan kafilah dari masing-masing provinsi. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai malam pembukaan tersebut.

STQH Nasional XXVII dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai cabang lomba seperti Tilawah, Hafalan Hadits, Tafsir, dan Tahfidzul Qur’an. Kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi muda Qur’ani yang berprestasi dan berakhlakul karimah.

Lintasoheo.com | Konut — Polemik seputar dana pembinaan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di Kecamatan Asera akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Camat Asera, Aswar, S.Sos. Ia menegaskan, dana yang digunakan dalam kegiatan tersebut bukanlah pungutan sepihak, melainkan hasil kesepakatan bersama antara seluruh unsur pemerintah dan lembaga pendidikan di wilayah itu.

Menurut Aswar, sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh pihak terkait telah duduk bersama dalam Rapat Pemantapan Porseni yang digelar di Balai Desa Walasolo pada 24 Juli 2025. Dalam rapat itu hadir 17 kepala desa, dua kepala puskesmas, serta 17 kepala sekolah tingkat SMP dan SD se-Kecamatan Asera.

“Dalam rapat tersebut, seluruh peserta sepakat untuk memberikan dana partisipasi kegiatan guna mendukung pelaksanaan Porseni dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,” jelas Aswar, Kamis (9/10/2025).

Namun, lanjutnya, tidak semua pihak yang telah menyepakati kontribusi tersebut memenuhi komitmen. Beberapa kepala desa, kepala puskesmas, dan kepala sekolah tercatat belum menyetorkan dana yang telah disepakati bersama.

“Adapun yang belum menyetor dana partisipasi antara lain: Kepala Desa Tangguluri sebesar Rp 2 juta, Kepala Desa Puuwanggudu Rp 2 juta, Kepala Desa Andedao Rp 3 juta, Kepala Puskesmas Wanggudu Raya Rp 2 juta, Kepala Puskesmas Asera Rp 2 juta, serta Kepala Sekolah SMPN 1 Asera, SMPN 2 Asera, dan SDN 11 Asera masing-masing sebesar Rp 300 ribu,” terangnya.

Akibat belum terpenuhinya seluruh dana partisipasi, lanjut Aswar, penyerahan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang lomba hanya dapat dilakukan secara simbolis. Hal ini dilakukan untuk menghindari munculnya kecemburuan sosial di antara peserta.

“Kalau saya bayarkan sebagian, pasti akan memicu persoalan baru di lapangan. Karena itu, penyaluran dana pembinaan akan dilakukan setelah seluruh kontribusi diserahkan,” tegasnya.

Camat Asera,Aswar juga berharap semua pihak dapat memahami bahwa kegiatan Porseni ini adalah bentuk kebersamaan dan gotong royong antarinstansi di Kecamatan Asera. Ia mengimbau agar seluruh pihak yang belum memenuhi kesepakatan segera menyalurkan kontribusinya, sehingga hak peserta lomba dapat diselesaikan dengan baik.

“Kegiatan ini bukan untuk kepentingan pribadi siapa pun, tapi untuk mempererat kebersamaan dan semangat kemerdekaan di wilayah kita,” tutupnya.

Lintasoheo.com | Kendari – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program Pemerintah Kota bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tingkat provinsi dan kota, Selasa (23/9/2025).

Rakor yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota itu bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, Siska menyampaikan capaian indikator makro Kota Kendari, termasuk inflasi yang terjaga di angka -0,22% (bulan ke bulan), 2,89% (tahun ke tahun), dan 3,13% (tahun kalender). Ia menekankan pentingnya sinergi untuk mewujudkan visi Kendari sebagai Kota Layak Huni yang Semakin Maju, Berdaya Saing, Adil, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

Sejumlah perwakilan KADIN dan HIPMI turut memberi masukan, khususnya soal pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian budaya lokal. Wakil Ketua Umum KADIN bidang UMKM, Koperasi, dan Kewirausahaan, H. Rahman, mendorong agar pariwisata masuk dalam prioritas pembangunan karena dinilai mampu mendongkrak ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Ia juga menyoroti pentingnya promosi kuliner khas daerah seperti Sinonggi, serta revisi regulasi yang berpihak pada pengusaha lokal dengan melibatkan DPRD dan pemerintah kota.

Diskusi turut membahas dukungan modal bagi UMKM melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lebih fleksibel. Pemerintah kota didorong berperan sebagai fasilitator dengan memberikan rekomendasi untuk mempercepat penyaluran bantuan modal usaha.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.