Lintasoheo.com | ALENGGO — Suasana penuh kebersamaan terasa hangat saat PT Kembar Emas Sultra (KES) SK 321 merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama masyarakat di desa lingkar tambang. Perusahaan tambang nikel ini tak hanya mengenang keteladanan Rasulullah, tetapi juga meneguhkan komitmen mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah dengan warga sekitar.

Kegiatan bertajuk “Festival Anak Sholeh” tersebut digelar di dua desa sekaligus: Masjid Al-Jannah, Desa Tambakua (Rabu, 10/9/2025) dan Masjid Nurul Mustawan, Desa Alenggo (Jumat, 12/9/2025).

Dengan mengusung tema “Berakhlak Mulia, Cerdas, dan Berprestasi”, festival ini menjadi panggung bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat sekaligus menanamkan nilai-nilai Islami sejak dini. Derai tawa dan semangat terlihat dari puluhan peserta yang ikut dalam lomba Adzan, Cerdas Cermat, Ceramah, Hafalan Surah Pendek, hingga Hias Male. Sorak dukungan orang tua membuat suasana semakin meriah, terlebih ketika para juara menerima hadiah langsung dari PT KES SK 321

Kepala Teknik Tambang (KTT) KES SK 321, Yuris Wirawan, ST, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus refleksi atas akhlak Rasulullah.

“Kami berharap anak-anak bisa meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, cerdas, dan berkarakter mulia,” tuturnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Alenggo, Intan, yang menyebut dukungan perusahaan begitu berarti bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada PT Kembar Emas Sultra. Kehadiran dan dukungan mereka membuat acara ini berlangsung sukses dan penuh semangat,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia, Hasim, yang berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi positif di tahun-tahun mendatang.
“Alhamdulillah, kerja sama semua pihak membuat acara ini berjalan lancar. Semoga tahun depan bisa lebih besar dan lebih meriah lagi,” pungkasnya.

Lintasoheo.com | Konut – Koalisi Rakyat Konawe Utara untuk Keadilan Tambang merilis laporan investigasi terbaru yang mengungkap praktik pelanggaran hukum serius dan sistematis oleh CV. Jaya Abadi Mineral (JAM), sebuah vendor yang beroperasi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Adhi Kartiko Pratama (AKP). Temuan ini bukan sekadar dugaan, melainkan hasil penelitian lapangan yang ditopang bukti konkret, termasuk bukti transfer bank yang memperlihatkan skema pembayaran upah di bawah standar.

Koordinator Koalisi, Hendrik, menegaskan bahwa temuan ini tidak dapat lagi dipandang remeh. “Ini bukan isu asumsi. Kami memiliki bukti sahih bahwa CV.JAM secara terang-terangan merampas hak-hak dasar pekerja. Koalisi tidak akan tinggal diam menghadapi pelanggaran hukum di tanah Konawe Utara,” tegasnya.

Pelanggaran pertama yang terbongkar adalah praktik pembayaran upah di bawah standar minimum. Berdasarkan bukti transfer, CV. JAM membayar seorang karyawan hanya Rp3.000.000 per bulan. Angka ini jelas berada di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Konawe Utara tahun 2025 yang telah ditetapkan sebesar Rp3.259.583. Dengan demikian, perusahaan terbukti melanggar Pasal 88E ayat (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Pelanggaran ini tidak bisa dianggap kecil. Dalam ketentuan hukum ketenagakerjaan, membayar di bawah upah minimum bukan hanya kesalahan administratif, melainkan tindak pidana yang dapat dijatuhi sanksi penjara 1-4 tahun dan/atau denda Rp100 juta hingga Rp400 juta sebagaimana diatur dalam Pasal 185 UU Ketenagakerjaan. Fakta ini menegaskan bahwa CV JAM tidak hanya lalai, tetapi juga melawan hukum secara sadar.

Temuan kedua adalah tidak adanya pendaftaran pekerja ke dalam program jaminan sosial. Investigasi Koalisi menemukan bahwa CV JAM tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Padahal, kewajiban ini jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Sanksi atas pelanggaran ini bahkan lebih berat: pidana penjara maksimal 8 tahun atau denda hingga Rp1 miliar sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 55 UU BPJS.

Tak hanya itu, Koalisi juga menemukan pekerja CV JAM tidak memiliki perjanjian kerja tertulis, baik PKWT maupun PKWTT, serta tidak pernah menerima slip gaji resmi. Fakta ini melanggar Pasal 56 UU Nomor 13 Tahun 2003 jo. UU Cipta Kerja yang secara jelas mengatur kewajiban perjanjian kerja dan transparansi administrasi pengupahan. Hal ini menunjukkan adanya pola pengabaian total terhadap norma ketenagakerjaan yang paling mendasar.

Koalisi juga menegaskan tanggung jawab hukum tidak hanya berhenti pada CV JAM. PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), sebagai pemegang IUP yang menjadi induk wilayah operasi, memiliki kewajiban hukum dan moral untuk memastikan vendor atau kontraktornya mematuhi hukum ketenagakerjaan. Kelalaian AKP dalam mengawasi CV JAM menegaskan adanya tanggung jawab hukum bersama yang harus dipertanggungjawabkan.

Atas dasar temuan ini, Koalisi Rakyat Konawe Utara menuntut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Konawe Utara untuk segera melakukan investigasi mendalam, memanggil manajemen CV JAM dan PT AKP, serta mewajibkan keduanya memenuhi seluruh kewajiban hukum: membayar selisih upah minimum, mendaftarkan pekerja ke BPJS, serta membuat perjanjian kerja sesuai ketentuan.

Koalisi menegaskan bahwa tindakan ini bukan hanya soal penyelesaian administratif, melainkan bentuk penegakan hukum yang menyelamatkan martabat pekerja dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap konstitusi serta undang-undang. Bila tidak ada langkah konkret dari pemerintah daerah, maka ketidakadilan ini berpotensi memicu gejolak sosial yang lebih besar di Konawe Utara.

Perjuangan Koalisi tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan. “Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Setiap perusahaan yang melanggar hukum harus diberi sanksi setimpal. Tidak ada ruang untuk kompromi ketika hak-hak pekerja diinjak-injak,” tutup Hendrik. Dengan semangat ini, Koalisi menyerukan agar penegakan hukum tidak pandang bulu, karena keadilan bagi pekerja adalah keadilan bagi rakyat.

Lintasoheo.com | KONAWE UTARA, – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar Resepsi Kenegaraan Ramah Tamah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung di Bundaran Konasara itu menjadi momentum refleksi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Konawe Utara dalam mengisi kemerdekaan.

Acara resepsi dibuka secara resmi oleh Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH didampingi Ketua TP-PKK Konut, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb, serta Wakil Bupati Konut H. Abuhaera, S.Sos., M.Si. Hadir pula Sekretaris Daerah Konut Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd., Ketua DPRD Konut Herman Sewani, SH., MH, Wakil Ketua DPRD, para anggota legislatif, Sekretaris Dewan, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta pimpinan BUMN dan BUMD.

Selain itu, acara ini turut dihadiri para Asisten Pemda, staf ahli, kepala bagian, kepala badan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Konut, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga masyarakat umum. Kehadiran berbagai unsur tersebut menegaskan makna kebersamaan dalam perayaan HUT ke-80 RI.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa generasi saat ini memiliki tugas yang berbeda dengan para pejuang terdahulu. Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan pengorbanan jiwa raga, maka generasi saat ini dituntut untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, pembangunan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Konawe Utara adalah bagian dari Indonesia yang kaya, tetapi semua itu akan sia-sia apabila kita tidak bersatu. Sejarah telah membuktikan bahwa kebersamaan dan persatuanlah yang membawa bangsa ini maju,” ujar Ikbar.

Bupati Ikbar juga mengajak seluruh masyarakat Konawe Utara untuk tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah, melainkan terlibat aktif sebagai penulis sejarah kemajuan. Dengan semangat kebersamaan, Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama merawat tanah Konawe Utara agar semakin maju dan berdaya saing.

“Mari kita rawat kebersamaan ini, mari kita jaga persaudaraan, dan mari kita jadikan Konawe Utara sebagai daerah yang semakin maju, modern, serta berdaya saing. Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang menyukseskan peringatan HUT ke-80 RI di Kabupaten Konawe Utara,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Konawe Utara, Herman Sewani, SH., MH, dalam kesempatan yang sama menyampaikan pandangan reflektif. Menurutnya, generasi sekarang bukan lagi berjuang dengan mengangkat senjata, melainkan dengan membangun kemampuan dan keahlian sesuai bidang masing-masing.

“Hari ini adalah momentum perayaan HUT ke-80 RI. Prinsipnya, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata dalam mengisi kemerdekaan sesuai porsi dan kapasitas masing-masing,” ujar Herman.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus bergandeng tangan mendukung pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan, sehingga Konawe Utara dapat tumbuh menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Tak lupa, Herman menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas upacara HUT RI ke-80, mulai dari perwira, pimpinan upacara, hingga Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah sukses melaksanakan tugas mulia meskipun diguyur hujan deras.

“Malam ini, kami dari DPRD Konawe Utara menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh petugas upacara. Terutama adik-adik Paskibraka yang tetap tegak menjalankan tugas di tengah hujan. Itu adalah wujud nyata semangat juang 45 yang masih hidup di dada generasi muda kita,” tutup Herman.

Resepsi Kenegaraan Ramah Tamah ini menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 RI bukan sekadar seremonial, melainkan wadah memperkokoh nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan gotong royong. Pemerintah dan masyarakat Konawe Utara berkomitmen menjaga warisan perjuangan para pendahulu dengan cara mengisi kemerdekaan melalui pembangunan daerah yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Lontasoheo.com | KONAWE UTARA, – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali mencatatkan langkah progresif dalam membangun sistem pelayanan publik berbasis digital. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Ikbar, SH., MH., bersama Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., yang dikenal dengan jargon kepemimpinan “Berkibar”, Pemda Konut resmi melaunching SIMADUN KONASARA sebagai inovasi terbaru di bidang administrasi kependudukan.

Peluncuran sistem tersebut dilaksanakan bertepatan dengan malam ramah tamah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Konawe Utara, yang digelar di Bundaran Konasara, Minggu (17/8/2025). Kegiatan itu berlangsung meriah setelah rangkaian upacara pengibaran bendera merah putih pada puncak peringatan HUT RI ke-80.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menjelaskan bahwa SIMADUN KONASARA merupakan singkatan dari Sistem Informasi Manajemen Administrasi Kependudukan Konawe Utara yang Sejahtera dan Berdaya Saing. Sistem digital ini dihadirkan sebagai terobosan baru untuk menghubungkan pelayanan administrasi kependudukan dari tingkat desa dan kelurahan, puskesmas, hingga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dalam satu jaringan layanan terpadu.

“SIMADUN KONASARA hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi dalam pelayanan dokumen kependudukan bagi masyarakat Konawe Utara. Masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor Dukcapil, cukup dengan bantuan admin desa atau kelurahan, pengurusan dokumen kependudukan dapat dilakukan secara lebih praktis,” jelas Bupati Ikbar.

Ia menambahkan, tujuan utama dari inovasi ini adalah mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui sistem tersebut, setiap desa dan kelurahan berperan sebagai pintu masuk pengajuan dokumen, puskesmas turut mencatat peristiwa penting seperti kelahiran dan kematian, sementara Dukcapil melakukan verifikasi serta penerbitan dokumen kependudukan secara langsung.

“Dengan sistem ini, pelayanan publik menjadi lebih cepat, data kependudukan semakin akurat, dan transparansi kinerja birokrasi dapat diwujudkan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk membangun Konawe Utara yang modern, terpercaya, serta berdaya saing,” tegasnya.

Kehadiran SIMADUN KONASARA diyakini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mengurangi hambatan birokrasi, sistem ini juga akan menghemat waktu dan biaya masyarakat dalam mengurus dokumen penting seperti Kartu Keluarga, KTP, Akta Kelahiran, maupun Akta Kematian. Masyarakat di pelosok desa tidak lagi perlu menempuh perjalanan jauh menuju kantor kabupaten karena pelayanan dapat difasilitasi secara digital melalui perangkat desa.

Lebih jauh, Bupati Ikbar menekankan bahwa pengembangan inovasi digital ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik. Hal ini juga selaras dengan agenda pemerintah pusat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang akuntabel dan ramah masyarakat.

“Pemerintah daerah tidak boleh tertinggal dalam arus digitalisasi. Oleh sebab itu, SIMADUN KONASARA adalah bukti nyata bahwa Konawe Utara siap menghadapi era digital dengan pelayanan publik yang modern, cepat, dan dapat dipercaya,” tuturnya.

Launching SIMADUN KONASARA pada momentum peringatan HUT ke-80 RI menjadi simbol semangat perubahan dan pembaharuan. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bertekad menjadikan sistem ini sebagai landasan untuk memperkuat pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, dengan tetap menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas.

Dengan terobosan ini, Konawe Utara diharapkan mampu menjadi daerah pionir dalam digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan di Sulawesi Tenggara. Kehadiran sistem ini juga diharapkan mempercepat integrasi data kependudukan yang menjadi basis dalam perencanaan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.

Lintasoheo.com | Konut — Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah dan kental di Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Bupati Konut, H. Ikbar, SH., MH, didampingi Wakil Bupati, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Konut menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Tingkat Kecamatan Sawa yang digelar di Lapangan 55 Sawa Kelurahan Sawa pada Rabu (13/08/2025).

Turut hadir jajaran Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian lingkup Pemda Konawe Utara, Camat Sawa Jasmin,S.Pd,M.Si, Lurah dan kepala desa se-Kecamatan Sawa. Kehadiran unsur pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat menjadi simbol kuatnya sinergi dalam menyemarakkan momentum kemerdekaan.

Pembukaan Porseni ditandai dengan parade defile dan yel-yel yang diikuti 30 1 barisan, dipimpin Marching Band. Barisan peserta terdiri dari TK, SD, SMP, SMA, tenaga kesehatan Puskesmas Sawa, Kelurahan Sawa sebagai tuan rumah, serta perwakilan desa-desa se-Kecamatan Sawa dan ada juga dari barisan mahasiswa UHO dan PSHT Terate Konawe Utara serta barisan Sogepe Management .
Parade ini menampilkan kreativitas, kekompakan, dan identitas masing-masing peserta, menjadi tontonan yang memukau sehingga menghibur masyarakat.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Ikbar menegaskan bahwa Porseni bukan hanya ajang perlombaan olahraga dan pertunjukan seni, tetapi juga cerminan hidupnya semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

“Olahraga mengajarkan disiplin, kerja keras, dan sportivitas, sementara seni mengajarkan keindahan, kreativitas, dan jati diri bangsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan Porseni sebagai momentum kebangkitan, tidak hanya dalam prestasi, tetapi dalam gotong royong, pelestarian budaya lokal dan penguatan rasa cinta tanah air.

“Bertandinglah dengan jiwa ksatria, tampilkan kesenian yang memukau, dan jadikan Porseni ini sebagai panggung unjuk kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan,” harap Ikbar.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan olahraga di tingkat desa, Bupati Ikbar menyerahkan bantuan seragam olahraga kepada Lurah dan masing-masing kepala desa se-Kecamatan Sawa termasuk kepada SMAN 1 Sawa serta HIPMAWA. Penyerahan ini disaksikan langsung oleh para hadirin yang memadati area lapangan.
Selain itu pula, Pemda Konawe Utara memberikan bantuan dana kepada panitia pelaksana kegiatan sejumlah Rp.25 rupiah.

Porseni tahun ini mengusung semangat peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Bupati Ikbar kembali menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan visi-misi KONASARA BERKIBAR — Konawe Utara sebagai Rumah Bersama yang semakin maju dan sejahtera.

“Nilai-nilai kemerdekaan yang diwariskan para pendiri bangsa harus kita jaga bersama dan terus kita hidupkan melalui kerja nyata dan kebersamaan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, acara terakhir Bupati Konut melepaskan balon warna merah putih yang bertuliskan HUT RI Ke-80 yang langsung melayang keudara dan kemudian hal yang tak kalah menarik ketika panitia membuka papan Baner bertuliskan selamat bertanding, Baku Jaga Baku Sayang yang didalamnya ada gambar Bupati dan Wakil Bupati Konut.

Lintasoheo.com | Konut – Sebagai wujud kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam momen memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang Ke-79 tahun 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ikut ambil bagian dalam kegiatan upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat SKPD Konut yang dilaksanakan pada Rabu 14 Agustus 2024.

Dalam kegiatan barisan devile, terlihat barisan Dinas P & K menggunakan pakaian warna kombinasi.Dinas yang dipimpin oleh Asmadin , S.Pd.,MM adalah barisan terbanyak dalam acara tersebut.

” Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, tetap semangat dan optimis untuk bisa tampil ditengah-tengah masyarakat di Bumi Oheo Konawe Utara,” kata Asmadin.

Menurutnya, (Asmadin, red).bahwa untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia cukup sederhana, yaitu sebagai anak bangsa kita harus saling membantu dan terus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tetap optimis berjuang memberikan pelayanan yang baik kepada Masyarakat, Bangsa dan Negara, membantu pemerintah dalam hal pelayanan dan pembangunan.

” Dirgahayu Republik Indonesia Ke-79 tahun 2024 tingkat SKPD Kabupaten Konawe Utara, Perpus dan Kearsipan Konut dapat bermanfaat bagi Negara dan Bangsa Indonesia yang kita cintai ini serta dapat ikut mewujudkan program pembangunan melalui program Konawe Utara Sejahtera dan Berdaya Saing ,” ucapnya.”Peran Dinas P&K sangat strategis dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain membantu pemkab dalam hal pembangunan.mengisi dan meriahkan HUT RI dan terlebih mengenang para pejuang kemerdekaan,”tutup Asmadin.

 

LintasOheo.Com: Konut – Para Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Konawe Utara (Konut), usai menerima uang saku yang diberikan oleh Bupati Konut, Ruksamin pada Senin 8 Januari 2024 lalu.

Para siswa menerima uang saku dari Bupati Konut sebagai penghargaan atas partisipasinya mensukseskan Hari Ulang Tahun (HUT) Konut ke 17 pada 1 Januari 2024 lalu.

Siswa sekolah dasar ini, menampilkan antraksi kesenian musik bambu di acara hari jadi Kabupaten Konawe Utara.

Tercatat, sebanyak 540 siswa SD dari berbagai sekolah wilayah itu tampil sebagai peserta musik bambu.

Antusias para siswa ini, mendapat apresiasi besar dan respon baik dari Bupati Konut, Ruksamin.

Sebagai bentuk penghargaan, para siswa juga peroleh uang saku masing-masing Rp 250 ribu per orang. Jika di totalkan seluruh siswa 450 orang, nilainya Rp 135 juta.

Kebahagiaan peroleh uang saku, para siswa langsung selfie bareng sembari memegang uang saku yang diperoleh.

Seperti diketahui, Bupati Konut Ruksamin merealisasikan uang saku para peserta musik bambu yang sukses tampil pada perayaan Hari Ulang Tahun HUT Konut ke 17, 2 Januari 2024 lalu.

Diacara itu, Bupati Konut, Ruksamin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdikbud (Disdikbud), Asmadin dan Sekertaris Daerah (Sekda) Konut, Safruddin.

Penyerahan Uang saku peserta musik bambu ini diarahkan melalui perwakilan tiap-tiap sekolah, bertempat di Aula Anawai Ngguluri, Senin, 8 Januari 2024.

Tercatat, sebanyak 540 orang siswa Sekolah Dasar (SD) berpartisipasi dalam perayaan HUT Konut, dengan menampilkan kesenian musik bambu.

Saat menyerahkan dana tersebut, Bupati Konut, Ruksamin mengawali dengan ucapan terima kasih kepada 540 siswa SD yang dengan antusias berpartisipasi dalam festival Konasara.

“Terima kasih kepada anak-anak ku semua, dan para pembina di sekolah yang sudah turut berperan sukseskan, dan semarakkan festival Konasara,”kata Bupati Konut, Ruksamin.

Mantan Ketua DPRD Konut ini menyampaikan, pihaknya melalui Dinas Pendidikan telah menyediakan dana sebagai bentuk penghargaan kepada siswa SD yang memukau dengan musik bambu mereka.

“Alhamdulillah kita sudah serahkan dananya untuk anak-anak musik bambu. Sempat ada keterlambatan karena mengingat waktu libur bersama dan dala proses untuk realisasi,”ungkapnya.

Ruksamin menjelaskan, bahwa proses administrasi tertunda karena ulang tahun pada tanggal merah setelah acara musik bambu selesai.

“Dengan kebetulan kemarin pada saat selesai musik bambu, kita kan ulang tahun tanggal merah, belum ada proses administrasi,”ucapnya.

Dan sebagai tanda kejujuran dan tanggung jawab, Ruksamin mengakhiri klarifikasinya dengan permohonan maaf atas keterlambatan dalam penyerahan dana.

“Saya mohon maaf baru diserahkan hari ini,” tutupnya.

Dengan penyerahan dana apresiasi ini tidak hanya menjadi bukti kepedulian Bupati Ruksamin terhadap talenta anak-anak di Kabupaten Konawe Utara, tetapi juga sebagai langkah transparan dan penuh integritas dalam menanggapi setiap kekhawatiran masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.