Lintasoheo.com| Konut– Bupati Konawe Utara secara resmi mengukuhkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Konawe Utara periode 2025–2030. Prosesi ini digelar dengan khidmat di Aula Anawai Ngguluri, Lantai 1 Kantor Bupati Konawe Utara, pada Jumat (13/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya peran TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, terutama di tingkat keluarga. Ia juga berharap kepengurusan baru mampu menjawab tantangan pembangunan sosial dan ekonomi melalui gerakan yang konkret dan terukur.

“TP PKK adalah ujung tombak pembangunan berbasis keluarga. Saya berharap pengurus yang baru dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Konawe Utara,” ujar Bupati.

Ketua TP PKK yang baru dilantik, dalam sambutannya, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat 10 program pokok PKK, dengan penekanan pada peningkatan ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan pemanfaatan teknologi digital dalam gerakan PKK.

“Kami siap bekerja dengan semangat kolaboratif dan inovatif. Fokus kami adalah memperkuat peran kader di tingkat desa dan kecamatan agar program-program PKK dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Konawe Utara.

Acara pelantikan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, serta para kader PKK dari seluruh kecamatan se-Konawe Utara.

Lintasoheo.com | Konut – Diserahkan oleh Eksternal Relation PT. Bumi Sentosa Jaya Joko Sulistyo Widodo diterima langsung oleh Kepala Desa Boedingi (Aksar) Kades Boenaga (Hardin).

Rijal KTT PT. BSJ
Bantuan ini sebagai komitmen perusahan melalui Program Pengembangan Masyarakat terhadap daerah lingkar tambang dan baik Kepedulian perushaan terkait perayaan hati besar Idhul adha, tahun ini PT Bumi Sentosa Jaya bersama kontraktor PT Jaga Aman Sejahtera (Jatra) dan PT. Tambang Indonesia Raya (TIR) melakukan kegiatan PPM dengan bantuan sapi qurban di desa boedingi dan desa boenaga dng total 5 ekor sapi untuk 2 desa tersebut. semoga dengan kegiatan ini selalu mengingatkan kita makna dari idhul adha yaitu mengajarkan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, kesabaran, ketaatan, dan nilai berbagi sekaligus Terdapat perintah untuk menyembelih hewan qurban dan melaksanakan ibadah haji yang wajib dilaksanakan bagi Anda yang memiliki kemampuan dari segi finansial maupun fisik.

Joko Sulistyo
program ini merupakan bagian dri program PPM perushaan melalui bantuan hewan kurban dengan pembelian hewan kurban di masyarkat sekitar .semoga melalui program ini dapt bermanfaat untuk masyarkat terutama nilai spiritual dlm mendekatkan diri kpd Allah SWT dng menjalankan segala perintahnya dan menjauhi larangannya
serta pengembangan ekonomi maayarkat di sektor peternakan sapi dpt termovasi dan terus berkembang..
Total sapi yg diadakan PT BSJ kontraktor sebanyak 5 ekor di tahun 2025.

Dronesultra.co.id | Konut – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Desa Antar Waktu untuk dua desa, yaitu Desa Lalowaru Kecamatan Lasolo dan Desa Todoloiyo Kecamatan Oheo, pada Selasa, 6 Mei 2025. Acara tersebut berlangsung khidmat di Aula Anawai Ngguluri, Kantor Bupati Konawe Utara.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H. didampingi oleh Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., dengan dihadiri oleh unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, dan tokoh masyarakat.

Adapun pejabat yang dilantik adalah Kepala Desa Lalowaru Antar Waktu Nuryanah, S.Si. dan Kepala Desa Todoloiyo Antar Waktu Hendra, S.E.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara H. Ikbar menerangkan bahwa pelantikan kepala desa antar waktu yang dilaksanakan pada hari ini, merupakan amanah dari Undang-Undang yang harus dilaksanakan dalam mewujudkan proses demokrasi di tingkat desa yang dimaknai sebagai sebuah proses awal dalam rangka mewujudkan cita-cita pembangunan di desa yaitu terwujudnya masyarakat desa yang sejahtera, maju dan mandiri.

“Terpilihnya saudara sebagai langkah awal untuk melanjutkan dan meneruskan berbagai program kerja yang selama ini yang dilaksanakan oleh pejabat kepala desa yang lama, jadilah pamong bagi seluruh masyarakat, rajin turun kelapangan untuk memastikan semua pelayanan program dan kegiatan berjalan tepat sasaran.” ungkap H. Ikbar.

Bupati Konawe Utara tersebut juga menerangkan bahwa pemerintah saat ini telah memberikan anggaran yang cukup bagi desa untuk melaksanakan kewenangan yang dimiliki, mengurus kepentingan rumah tangganya melalui sumber pendapatan desa yang telah ditetapkan, baik yang bersumber dari APBN melalui dana desa dan melalui APBD 10% dari pendapatan daerah maupun dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah yang jumlahnya rata-rata perdesa 1 milyar lebih dan bahkan ada desa yang mencapai 2 milyar di kab. Konawe Utara.

H. Ikbar juga menerangkan bahwa berbagai program prioritas nasional penggunaan dana desa dari APBN mulai dari pengentasan Kemiskinan Ekstrim, Ketahanan Pangan, Stunting serta Makan Bergizi Gratis melalui pengelolaan badan usaha milik desa dan yang terakhir dengan instruksi presiden nomor 9 tahun 2025 tentang pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih yang ditindaklanjuti dengan surat edaran Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Republik Indonesia nomor 6 tahun 2025 tentang percepatan pemebentukan koperasi desa merah putih.

“Hal ini wajib dibentuk di setiap desa dan kelurahan dalam forum musyawarah khusus desa sehingga dapat dibentuk kelembagaanya serta dari dinas terkait akan melakukan pembinaan sesuai tupoksi masing-masing utamanya Dinas Koperasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, karena bapak Prabowo Subiyanto Presiden Republik Indonesia pada tanggal 12 Juni 2025 akan melaunching koperasi desa merah putih ini secara nasional.” ungkap H. Ikbar.

Pimpinan tertinggi di Kab. Konawe Utara tersebut jg menegaskan tentang kegiatan desa lainya menyangkut beberapa program antara lain pengimputan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan, profil desa dan kelurahan, indeks desa, penataan badan usaha milik desa, lomba desa dan kelurahan agar diperhatikan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Lintasoheo.com | Konut – Sulawesi Tenggara merupakan salah satu daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia, salah satunya adalah Kabupaten Konawe Utara (Konut). Ironisnya, daerah yang dikenal dengan sebutan Bumi Oheo ini justru sedang dirampok oleh tangan-tangan tak bertanggungjawab.

Tanpa disadari, saat ini di duga dalam WIUP PT Harta Binanga Raya Kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara (Konut) sedang diobok-obok oleh para penambang ilegal, melakukan perampokan nikel untuk kepentingan pribadi mereka.

Disinyalir, Aktifitas pertambangan illegal di dalam Wilayah IUP PT HBR ada aktifitas penambangan yang di duga dilakukan oleh PT. Rajawali Group merambah Kawasan hutan . masifnya para mafia melakukan pengerukan Nikel dalam kawasan hutan Tanpa IPPKH serta di duga mengeruk di Lahan koridor hal ini sama sekali tak tersentuh hukum.

Bahkan letaknya sangat strategis karena dekat dengan laut. Tidak hanya itu, Iqbal menyebut, praktik ini ada dukungan dari beberapa pihak, sehingga menjadikan lokasi tersebut sarang penambang illegal.

“Para penambang illegal itu menambang dengan seenaknya, mengeruk kekayaan Konawe Utara tanpa henti, ada banyak pelanggaran yang di lakukan yang pastimya menambang illegal dalam melakukan penjualan di perlukan Kerjasama pemilik IUP resmi dan memiliki Kuota dan Pelabuhan bongkar dan muat ( jetty ) . ” katanya saat ditemui, Senin (6/4).

Forkam HL Sultra selalu memberikan dukungan kepada APH untuk memberantas Mafia Tambang Illegal yang marak di kabupaten konawe utara

Kami sangat menyesalkan adanya kegiatan penambangan illegal dalam Kawasan hutan dan lahan koridor sehingga penting bagi pemerintah dan apparat penegakkan hukum untuk menertibkan seluruh kegiatan yang merugikan daerah konawe Utara

Lintasoheo.com | Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., secara resmi melantik Ahmad Sukamto Thayeb, SKM, M.Si., sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Konawe Utara pada Jumat, 2 Mei 2025.

Pelantikan dilangsungkan di Aula Anawai Ngguluri, Lantai 1 Kantor Bupati Konut, mulai pukul 14.00 WITA dan dihadiri oleh Wakil Bupati, perwakilan Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Prosesi pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, yang mensyaratkan setiap PNS yang diangkat dalam jabatan struktural untuk mengucapkan sumpah atau janji jabatan sesuai kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam sambutannya, Bupati H. Ikbar menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pelayanan publik, khususnya pada sektor administrasi kependudukan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat dengan cepat, tepat, dan transparan. Saya percaya Saudara Ahmad Sukamto Thayeb mampu menjalankan amanah ini dengan baik,” ujarnya.

Ahmad Sukamto Thayeb dikenal sebagai birokrat berpengalaman yang sebelumnya menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan. Ia diharapkan membawa semangat baru dalam pembenahan layanan kependudukan di Konawe Utara.

Acara pelantikan diakhiri dengan penandatanganan berita acara, pengucapan sumpah jabatan, dan pemberian ucapan selamat dari jajaran pimpinan daerah.

 

Lintasoheo.com | Konut – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Event Harmoni Sultra 2025 pada Selasa, 15 April 2025, bertempat di Hotel Sawa Beach. Event tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2025, dengan Kabupaten Konawe Utara sebagai salah satu tuan rumah utama.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Konut, H. Ikbar, SH., MH., didampingi Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., serta diikuti oleh seluruh jajaran OPD terkait, panitia lokal, dan perwakilan instansi vertikal.

“Event Harmoni Sultra bukan sekadar ajang seni budaya, tapi juga etalase potensi lokal dan kesempatan memperkuat persatuan antar daerah di Sulawesi Tenggara,” ujar Bupati Ikbar dalam arahannya.

Tahun ini, Event Harmoni Sultra mengusung tema “Merajut Budaya, Menyatukan Sultra”, dengan berbagai kegiatan seperti karnaval budaya, pameran UMKM, pertunjukan seni tradisional, dan forum ekonomi kreatif. Konut akan menjadi tuan rumah pembukaan dan beberapa kegiatan utama yang dipusatkan di Lapangan Aspirasi Wanggudu.

Kepala Dinas Pariwisata Konut, Andi Marwan, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan provinsi dan kabupaten/kota lain guna memastikan kelancaran acara.
“Kami siapkan segalanya, mulai dari akomodasi, teknis acara, hingga pelibatan komunitas lokal. Ini momentum penting untuk memperkenalkan wajah baru Konut di mata publik regional,” ujarnya.

Pemda Konut optimistis Event Harmoni Sultra 2025 akan memberi dampak positif bagi sektor pariwisata, UMKM, serta memperkuat jejaring budaya antarwilayah di Sultra.

Lintasoheo.com | Konut – Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, SH., MH., bersama Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., menghadiri acara halal bihalal di Kecamatan Motui, Rabu (15/4/2025).
Acara yang penuh keakraban ini juga dihadiri jajaran Forkopimda, instansi vertikal, serta para Kepala OPD lingkup Pemkab Konut.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menyampaikan pentingnya momentum halal bihalal sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui momen ini, mari kita saling memaafkan dan memperkuat semangat kebersamaan untuk membangun Konawe Utara yang lebih baik,” ujar Bupati Ikbar.

Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah singkat, ramah tamah, serta sesi salam-salaman antara masyarakat dan pejabat yang hadir. Suasana penuh kekeluargaan terasa sepanjang acara, menandakan eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Kecamatan Motui.

Lintasoheo.com | Konut – PT. Bumi Sentosa Jaya menyerahkan bantuan karamba kepada kelompok nelayan di Desa Boedingi, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. Bantuan diserahkan oleh Kepala Teknik Tambang, Rijal, dan Humas perusahaan, Joko Sulistio.

Penyerahan diterima langsung oleh Kepala Desa Boedingi, Aksar, dan Ketua Kelompok Nelayan Mutiara, Nasir.

Rijal menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Karamba ini bisa dikelola dengan baik agar menjadi sumber pendapatan tambahan masyarakat. Nantinya, hasil budidaya ikannya akan dibeli oleh perusahaan kami,” ujarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PT. Bumi Sentosa Jaya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal dan keberlanjutan usaha nelayan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Humas PT. Bumi Sentosa Jaya, Joko Sulistyo, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang ekonomi. “Ini merupakan bagian dari program PPM melalui usaha perikanan, dengan pola budidaya ikan laut menggunakan sistem pembesaran ikan via karamba. Ini adalah program kedua setelah sebelumnya dilakukan di Desa Boenaga,” jelasnya.

Melalui program ini, perusahaan berharap dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan usaha nelayan lokal.

 

 

Lintasoheo.Com, Konawe Utara – Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyalurkan 500 paket bantuan dan 20 tenda pengungsi kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Santunan itu disalurkan langsung oleh Ketua F-PRB Sultra, Yudianto Mahardika, SH bersama pengurus F-PRB Sultra yang hadir dalam kegiatan itu. Terdapat 3 desa terdampak yang menerima santunan itu, antara lain, Desa Sambandete, Padalere Utama, dan Puuhialu.

Kedatangan tim F-PRB Sultra disambut langsung dari Pemerintah Daerah (Pemda) Konut oleh Bupati Konut, Ikbar,SH.,MH diwakili oleh Wakil Bupati Konut, Abu Haera, S.Sos.,M.Si, bersama Ketua F-PRB Konut, Jefri Ipnu,S.Pd dan Wakil Ketua F-PRB Konut, Sulaiman Tepamba, serta jaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Forkopimda Konut.

“Bantuan ini dari F-PRB Sultra kami berikan kepada saudara-saudara kita di Konawe Utara yang terdampak banjir. Semoga bermanfaat dan berkah,”ungkap Ketua F-PRB Sultra, Yudianto Mahardika dalam sambutannya di Sambandete, Kecamatan Oheo sebelum menyerahkan bantuan, Selasa 15 April 2025.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Sultra ini menyampaikan, sebanyak 500 paket sembako di berikan kepada masyarakat terdampak banjir serta tendang pengungsi bagi masyarakat yang kediamannya terkena banjir.

“Kami doakan semoga hujan cepat redah, masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Tetap semangat, kami dari F-PRB Sultra akan selalu bersama masyarakat di Konawe Utara dan siap selalu membantu,”ujar Yudhi.

Menerima kedatangan tim F-PRB, Wabup Konut, Abu Haera mengucapkan rasa terimakasihnya atas perhatian dan kepedulian Ketua serta pengurus F-PRB Sultra yang telah menyalurkan bantuan bahan makan bagi masyarakat korban banjir.

Mantan Sekda Konut ini juga memberikan apresiasi besar kepemimpinan Yudianto Mahardika yang sukses membawa F-PRB aktif bergerak di kegiatan sosial kemanusiaan.

Menurutnya, Yudianto Mahardika merupakan sosok pemuda yang tepat untuk memimpin organisasi kemasyarakatan. Sebab selain energic juga memiliki sifat sosialisasi yang sangat tinggi.

“Terimakasih banyak kepada pak Yudianto Mahardika bersama anggota F-PRB Sultra yang telah hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Ini merupakan semangat untuk masyarakat Konawe Utara khususnya. kehadiran F-PRB memberikan motivasi untuk terus bangkit menghadapi tantangan alam saat ini terjadi. Terimakasih banyak,”ucap Wakil Bupati Konut, Abu Haera saat menerima rombongan F-PRB Sultra.

Lintasoheo com | Konut – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, meninjau langsung lokasi banjir yang merendam ruas jalan Trans Sulawesi di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Rabu (9/4/2025).

Dalam kunjungannya, Gubernur didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Konut, Danrem 143/Halu Oleo, unsur Forkopimda, Kapolres Konut, anggota DPRD Konut, serta perwakilan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sultra. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan penanganan cepat terhadap dampak banjir, khususnya pada akses jalan nasional yang terdampak.

Gubernur menyampaikan bahwa penanganan jalan yang terputus akibat banjir merupakan prioritas utama mengingat fungsinya yang vital sebagai jalur logistik dan penghubung antarwilayah di Sulawesi Tenggara.

“Pemerintah Provinsi akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan darurat maupun jangka panjang. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, jadi tidak boleh dibiarkan terlalu lama terganggu,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Ia mengungkapkan, terdapat sekitar 700 meter jalan yang terendam banjir. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah berencana membangun jembatan bailey sebagai solusi sementara agar arus lalu lintas bisa kembali normal dalam waktu dekat.

“Pihak BPJN sudah siap membangun. Tinggal menunggu penyelesaian teknis administrasinya agar tidak melanggar aturan. Saya berharap proses pengerjaan bisa dimulai segera,” tegas Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga berdialog langsung dengan warga terdampak banjir untuk mendengar keluhan dan kebutuhan mendesak mereka. Ia meminta BPJN dan pemerintah daerah untuk mempercepat proses perbaikan serta memastikan keselamatan pengguna jalan selama masa penanganan.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Gubernur menyatakan bahwa bantuan logistik dan personel teknis akan segera dikirim ke lokasi untuk mendukung percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.