Lintasoheo.com | Jakarta – Dalam Rakor, Ruksamin kembali menyoroti kejelasan terkait pembangunan sejumlah proyek penimbunan badan jalan yang mangkrak di wilayah Kabupaten Konawe Utara,

Salah satunya proyek yang menjadi sorotan utama adalah peningkatan badan jalan di Desa Sambandete Kecamatan Oheo yang menjadi akses utama yang menghubungkan Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah, yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan

Sebagai informasi, Rakor ini dipimpin oleh Plt. Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana, Sorni Paskah Deeli, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta yang hadiri berbagai pejabat penting, termasuk Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan dari Sekretariat Wakil Presiden, serta perwakilan dari Kementerian PUPR, Dirjen Bina Marga, Perumahan, dan Cipta Karya.

Selain itu, dari BNPB hadir Deputi Bidang Penanganan Darurat dan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi melalui zoom. Rabu 03/07/2024

Pada Rakor hari ini Bupati Konut Ruksamin memaparkan kepada Perwakilan kemenko PMK, PUPR dan BNPB, bahwa salah satu faktor yang memperparah situasi banjir di Konawe Utara adalah proyek penimbunan badan jalan yang mangkrak, Hal ini menyebabkan antrian panjang kendaraan karena tidak bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat akibat arus yang deras dan genangan air yang tinggi.

“Saya menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu siap memberikan fasilitasi, baik itu pembebasan lahan maupun bantuan lainnya, demi mempercepat proses pengerjaan proyek tersebut” Ungkap Bupati dua periode itu

Oleh karena itu dalam Rakor tersebut, Ruksamin memaparkan kondisi curah hujan yang cukup tinggi di Konawe Utara, dan secara umum
Sulawesi Tenggara, di mana sejak 29 April 2024 hingga 3 Mei 2024. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di Provinsi Sulawesi Tenggara untuk periode 3-9 Mei 2024.

Lebih lanjut Ruksamin menyampaikan dampak yang ditimbulkan akibat banjir tersebut, yang bukan hanya merusak fasilitas umum dan pertanian, tetapi juga mempengaruhi warga setempat. Karena Sejumlah akses jalan terputus, membuat warga terisolir, termasuk akses Jembatan Gantung Desa Padalere Utama, Jalan Trans Sulawesi Ruas Jalan Sone Jaya Desa Polora Indah yang terendam banjir, dan akses jalan Desa Tambakua.

“Jadi Untuk mengurangi dampak banjir tersebut, saya mengusulkan sejumlah kegiatan kepada pemerintah pusat dengan total anggaran senilai Rp 40 miliar. Anggaran ini meliputi pembangunan jalan senilai Rp 3,2 miliar, talud penahan tanah Rp 4,4 miliar, pembangunan Jembatan Desa Tambakua dan Padalere Utama, serta penyediaan air bersih di sejumlah titik hunian tetap.”Tutup Ruksamin.

Lintasoheo.com| Konut – Kepolisian Resort (Polres) Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), kerahkan 48 personilnya kawal kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Run yang berlangsung di pelataran Kantor Bupati Konut, Sabtu 29 Juni 2024.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Konut AKBP Priyo Utomo melalui, Kabag Ops Polres Konut, AKBP Archye N bersama Kasat Lantas Polres Konut, AKBP Suhermin, Kabag Ren Porles Konut, Kompol Muhammad Basir dan tim Polres Konut lainnya.

Pengamanan dilakukan sejak pukul 06.00 wita hingga acara selesai. Seluruh armada dan fasilitas pendukung diturunkan untuk mendukung suksesnya acara.

KPU Run juga dipimpin langsung Ketua KPU Konut, Abdul Makmur bersama anggota Komisioner KPU Lainnya. Selain itu dihadiri pejabat Pemerintah Konut, pimpinan Kodim 1430 Konut, Kementerian Agama dan mitra KPU lainnya.

Pelaksanaan KPU Run dimulai dengan pengguntingan pita star kegiatan Run KPU oleh pimpinan KPU Konut bersama Polres Konut dan mitra pemerintah lainnya.

KPU Run diikuti ribuan peserta dari berbagai element masyarakat termasuk penyelenggara pemilihan umum (pemilu).

KPU Run dilaksanakan juga sebagai rangkaian akan dilaksanakannya pesta demokrasi Pemilu kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara.

Selanjutnya, para peserta Run melakukan lari sehat sejauh 5 kilometer. Terlihat pada peserta yang mengikuti kegiatan tiba di garis finis dan melakukan dokumentasi pengambilan gambar-gambar.

Ditempat itu juga dilangsungkan sumba sehat bersama dipimpin oleh instruktur profesional dan ikuti seluruh peserta.

Kemudian, dilanjutkan pengundian hadiah KPU Run melalui kupon yang telah disiapkan oleh pihak panitia penyelenggara dari KPU.

Terlihat juga dilapangan dari pantauan awak media, pihak Polres Konut intens lakukan pengamanan dan pemantauan.

Serta memberikan himbauan kepada peserta agar bersama-sama menjaga keamanan, dan tertib mengikuti kegiatan.

 

Lintasoheo.com | Konut –  Kabupaten Konawe Utara. Mencatat sejarah baru sebagai Juara umum dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-30 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2024.

Pengumuman juara umum disampaikan pada upacara penutupan MTQ yang diadakan di Bundaran Konasara, Desa Labungga, Kecamatan Andowia, pada Kamis, 27 Juni 2024.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut mempertemukan para peserta terbaik dari 17 kabupaten/kota di wilayah ini.

Konawe Utara tampil gemilang dengan berhasil meraih 15 medali emas, 6 medali perak, 7 medali perunggu, serta 6 juara harapan satu, 1 juara harapan dua, dan 2 juara harapan tiga dengan Total nilai yang dikumpulkan mencapai 482 poin,

Pencapaian tersebut secara resmi diakui dalam Surat Keputusan Panitia Nomor 04/DH/MTQ Provinsi/VI/2024.

Pengumuman juara umum disampaikan pada upacara penutupan MTQ yang diadakan di Bundaran Konasara, Desa Labungga, Kecamatan Andowia, pada Kamis, 27 Juni 2024.

Acara ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, yang mewakili Penjabat Gubernur Sultra.

Piala Juara Umum diterima langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, yang didampingi oleh Wakilnya, Abuhaera, serta Penjabat Sekda Konawe Utara, Safruddin.

Dalam sambutannya, sebagai tuan Bupati Ruksamin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini.

“Sebagai tuan rumah, kami sangat bersyukur hari ini kita telah menyelesaikan rangkaian kegiatan MTQ dengan lancar,” ucapnya.

Ruksamin juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dari berbagai kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dan memberikan penampilan terbaik mereka.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, termasuk Kanwil Kemenag Provinsi Sultra, LPTQ, Dewan Hakim, Panitia, OPD, Unsur Forkopimda, Panitia, dan seluruh warga masyarakat.

Ruksamin menilai bahwa seluruh peserta telah memberikan upaya terbaik mereka, memungkinkan dewan hakim dan juri memberikan penilaian yang seobjektif mungkin.

“Kami sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras dari semua peserta. Mereka telah menunjukkan dedikasi dan kemampuan terbaik mereka,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap putra-putri terbaik yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara di tingkat nasional, Ruksamin berjanji akan menyiapkan hadiah sebesar 100 juta rupiah bagi mereka yang berhasil mengharumkan nama Sultra di MTQ tingkat nasional.

Selain itu, ia juga mengumumkan bahwa seluruh khafilah yang meraih juara 1 di setiap cabang lomba akan dihadiahi umroh.

Dalam kesempatan itu juga, Ruksamin tidak lupa menyampaikan rasa syukurnya dan berharap agar apa yang telah dilakukan selama penyelenggaraan MTQ ini mendapatkan ridha Allah SWT dan menjadi amal ibadah bagi seluruh yang terlibat.

Ia juga menyadari bahwa sebagai tuan rumah, meskipun telah berupaya maksimal, pasti ada kekurangan dan kelemahan.

Oleh karena itu, ia meminta maaf atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah serta mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Utara kepada seluruh pihak jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan MTQ ini.

“Untuk itu, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah serta mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Utara, saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan MTQ ini,” tutupnya.

Lintasoheo.com | Makasar – Bupati Konawe Utara, Ruksamin, terus menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak serta berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat di wilayahnya untuk Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Hari ini, rabu 26 Juli 2024 Bupati Ruksamin menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak 2024 untuk wilayah Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku, yang digelar di Hotel Claro Makassar.

Rakor tersebut dibuka oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Muh. Tito Karnavian, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, serta Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja. Kehadiran mereka juga sebagai narasumber dalam acara tersebut.

Dan diikuti oleh Gubernur, Bupati, Walikota, Ketua KPU, Bawaslu, Kapolres, Kajari, dan perwakilan partai politik di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Kalimantan.

Dalam sambutannya, Menko Polhukam menyampaikan arahan agar pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pilkada, termasuk menjamin ketersediaan anggaran, keamanan, serta fasilitas yang diatur dalam undang-undang.

Menko Polhukam juga mengungkapkan langkah strategis yang perlu dilakukan pemda untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan, yakni meningkatkan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, serta optimalisasi peran Forkopimda dan pembinaan kerukunan antar suku dan umat beragama.

Hadi Tjahjanto juga menekankan pentingnya semua stakeholder bekerja sama untuk menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan yang kondusif dan terkendali.

Selain itu, ia meminta agar koordinasi antara kementerian dan lembaga ditingkatkan, serta optimalisasi fasilitas penyelenggaraan Pilkada agar dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pendidikan politik bagi masyarakat juga harus ditingkatkan.

Rakor ini diakhiri dengan pembacaan deklarasi Pilkada damai oleh seluruh peserta sebagai wujud komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu yang aman, damai, dan demokratis.

Menindaklanjuti hasil Rakor tersebut, Pemda Konawe Utara di bawah kepemimpinan Ruksamin dan Abuhaera telah melakukan sejumlah langkah persiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di wilayahnya.

Di antaranya adalah penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai 67 miliar pada 8 Oktober 2023 lalu.

Anggaran ini terbagi untuk KPU (45 miliar), Bawaslu (18 miliar), Polri (3 miliar), dan TNI (1 miliar), dengan realisasi telah mencapai 100 persen.

Selain itu, telah dilakukan pelantikan PPK sebanyak 39 orang, Bawaslu 39 orang, PPS 510 orang, dan Panwas Desa 170 orang.

Penyediaan sarana sekretariat bagi PPK dan Bawaslu, serta bantuan distribusi dengan kendaraan operasional juga telah dilakukan.

Pemda Konut juga menandatangani fakta integritas, melakukan sosialisasi pembinaan pada seluruh ASN terkait netralitas ASN, dan melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai 2024 bersama Forkopimda, penyelenggara pemilu, partai politik, hingga tokoh masyarakat.

Diketahui tingkat partisipasi pemilu 2024 Konawe Utara kembali menempati urutan pertama di sultra dengan tingkat partisipasi masyarakat diangka 92.22 persen.

Setelah sebelumnya pada tahun 2020 Konawe Utara menempati partisipasi pemilu ke – 4 Nasional dan pertama se Sultra.

 

Lintasoheo.Com | Konut – Wakil bupati Konawe Utara Membuka ujian Orari Di aula Badan keuangan dan aset Daerah kabupaten Konawe Utara (konut) provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) Minggu 23 Juni 2024.

Dalam kegiatan tersebut yang turut hadir dalam ujian Orari kabupaten Konawe Utara Wakil Bupati Konawe Utara, Erni Rauf ST lokamonitor Spektrum frekuensi radio kendari, wakil ketua Orari daerah Sultra. Syahruddin Biohanis . SH, M.Si YB8KBY,beserta anggota Orari Sultra, plt Orari konut Suriatih S.Sos MAP dan sekretaris Orari lokal konut Burhanuddin  B S.Sos.M.Si.

Dalam sambutan wakil Bupati Konut dalam porgram radio amatir di kabupaten Konawe Utara kami dari pemerintah sangat mendukung dengan adanya organisasi Orari di kabupaten Konawe Utara karena konut ini rawan banjir, rawan longsor dan lain-lain.

“Dengan adanya radio amatir di kabupaten Konawe Utara ini supaya dimanfaatkan yang sebaik-baiknya  sesuai petunjuk undang-undang penyiaran radio amatir jangan asal digunakan.

Erni Rauf,ST dalam jaban Radio Amatir Sebagai Pengendali frekuensi Radio kendari sekaligus pengawas dan pengendali pengguna frekuensi disulawesi tenggara. Berharap kepada 49 peserta ujian Unar berbasis Computer Asissted Test (cat). Dalam ujian radio amatir jangan terburu-buru untuk mengisi karena waktunya sangatlah lama guna mendapatkan nilai yang bagus dan lulus.

Burhanuddin sekretaris Orari lokal kabupaten Konawe Utara menyebutkan anggota Orari lokal kabupaten Konawe Utara suda berjumlah 66 orang dan ujian radio amatir nasional suda golombang kedua di laksanakan, kami berharap kepada masyarakat kabupaten Konawe Utara yang mau ikut ujian Orari silakan hubungi Admin kami ucapnya.

Lintasoheo.com. | Konut– Pembukaan MTQ ke – XXX tahun 2024 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang di Laksanakan di Kabupaten Konawe Utara (Konut) secara resmi telah dibuka tepatnya di arena Utama MTQ Bundaran Sibidi Kelurahan Wanggudu Kecamatn Asera, Kabupaten Konawe Utara. Sabtu Malam (22/6/2024).

Dalam sambutanya Bupati Konawe Utara H. Ruksamin mengatakan bahwa sebagai tuan rumah atas nama Pemerintah dan masyarakat  Kabupaten Konawe Utara mengucapakan yang sbesar – besarnya kepada seluruh tamu undangan, kafilah, para peserta MTQ yang ke – XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2024 atas kehadiran di bumi Oheo ini.

“kami juga menyampaikan bahwa kafilah yang sudah kita terima berjumlah  2.690 orang dari 16 Kabupaten Kota se – Sultra, kemudian dewan hakim, pengawas dan panitia berjumlah 226, pengawas dari provinsi kurang lebih 30 orang sehingga totalnya yang kami terima 2.946,”Papar Bupati

“MTQ ini untuk menguatkan kita menjaga kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya kita di provinsi Sulawesi Tenggara, sesuai dengan tema MTQ yang ke – XXX tahun 2024 yaitu melalui musabaqah Tilawatil Qur`an kita Wujudkan Sumber daya Manusia Qur`ani menuju sultra maju untuk Indonesia emas tahun 2025,”Ungkapnya.

Karena alqu`arn berfungsi sebagai  sumber hukum, inspirasi pedoman hidup, maka tema MTQ ini diharapkan dapat memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasa ilmu – ilmu keagamaan yang berkaitan dengan alqur`an, baik melalui pendidikan formal maupun informal sehingga dapat mendukung pencapaian sultra maju untuk indonesia emas dimasa akan datang.

“Sebagai tuan rumah kami berharap nilai – nilai silturahmi dapat tercipta antara kafilah di arena MTQ ini maupun silaturahmi bersama masyarakat Kabupaten Konawe Utara, akan menjadikan semnagat berlomba untuk menjadi juara dan Kegiatan ini bukanlah ajang hanya saling menjatuhkan lawan  namun MTQ ini merupakan perlombaan untuk menajdi paling baik dalam membaca dan menterjemahkan, menghadapalkan firman Allah SWT dan Mari kita jadikan MTQ ini sebagai wahana untuk memupukan ukhuwua Islamiah, ukhuwua batonia dan ukhuwua insania di provinsi Sulawesi Tenggara ini,”Jelasnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sultra yang menempatkan penyelenggaran MTQ ke – XXX di Kabupaten Konawe Utara.

Bupati menyampaikan akan semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik selama berada di Kabupaten Konawe Utara, kepada seluruh Kafilah dan masyarakat yang datang di bumni Oheo ini.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada bapak/ibu,kami berupaya terus untunk mlakukan pendampingan terhadap kafilah – kafilah kita maupun rombongan yang ada dari Kabupaten Kota selama berada di pelaksanan MTQ ini,”Tutupnya.

Lintasoheo.com | Konut – Helatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) tinggal menghitung hari. Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara pada hari ini Senin (10/06/2024) menggelar acara Launching Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024.

Acara yang digelar di Aula Anawai Ngguluri ini dihadiri langsung oleh Pj. Gubernur SULTRA yang diwakili oleh Sekda Sulawesi Tenggara Bapak Drs. Asrun Lio, m.Hum., Ph.D, Kepala Biro Kesra Setda Sulawesi Tenggara Iwan Susanto, SE., M.Si, Kepala Kanwil Kemenag Sultra H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.PdI, Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos ., M.Si, Ketua LPTQ Prov. SULTRA yang juga menjabat sebagai Ketua MUI SULTRA Almukarrom Drs. KH. Mursyidin, M.Hi, FORKOPINDA Konawe Utara, serta perwakilan tiap – tiap Kabupaten peserta MTQ se-SULTRA.

Dengan mengusung tema “Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Wujudkan Sumber Daya Manusia Qur’ani Menuju SULTRA Maju, Untuk Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini akan di selenggarakan mulai tanggal 22 – 27 Juni 2024, yang dipusatkan di Wanggudu yang juga sebagai Ibu Kota Kab. Konawe Utara.

Dalam acara Launching MTQ ini, selaku tuan rumah, Bupati Konawe Utara H. Ruksamin memberikan sambutan sekaligus mempresentasekan kesiapan wilyah yang dipimpinnya dalam melaksanakan amanat sebagai tuan rumah MTQ ke XXX Tahun 2024.

Dalam sambutannya, H.Ruksamin mengaku bahwa seharusnya Konawe Utara telah 2 kali diamanatkan untuk menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Prov. SULTRA. Namun di tahun pertama pada 2019 yang lalu Konawe Utara tertimpa bencana banjir.

“Sekitar 841 rumah terendam banjir dan beberapa Desa terpaksa kami relokasi, yang kemudian juga berdampak pada perhelatan MTQ yang seharusnya dilaksanakan di kab. Konawe Utara, terpaksa harus di pindahkan.” Ungkap H. Ruksamin.

Namun pada kesempatan kali ini, sebagai pimpinan tertinggi di Bumi Oheo mengaku telah mempersiapkan semaksimal mungkin demi kelancaran event ini.

“Insyaallah saya selaku tuan rumah akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyiapkan penyambutan terbaik kepada para tamu – tamu kita yang akan berkunjung di Kab. Konawe Utara untuk ikut serta dalam perlombaan MTQ ke XXX” ungkap H. Ruksamin.

Sebagai tuan rumah, pihak Kab. Konawe Utara berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepda para tamu dengan menyiapkan segala kebutuhan mulai dari tempat tinggal sampai kebutuhan konsumsi para peserta.

H. Ruksamin dalam pemaparannya juga sangat terbuka atas kritik dan saran dari perwakilan peserta agar lancarnya perhelatan MTQ yang ke XXX ini.

“MTQ ini bukan hanya milik Konawe Utara, tetapi milik seluruh Sulawesi Tenggara, jadi kami harapkan kritik dan saran dari bapak ibu sekalian untuk melengkapi kesuksesan acara ini.” Ungkap H. Ruksamin.

Sebagai pelecut semangat bagi para peserta yang akan bertanding di ajang MTQ ke XXX Tingkat Prov. SULTRA, H. Ruksamin menyiapkan hadiah tambahan berupa Umroh Gratis bagi para peraih juara 1 di tiap-tiap bidang lomba.

“Untuk para juara 1, kami siapkan hadiah umroh, jadi jika ada peserta yang menjuarai 2 atau 3 bidang lomba, maka peserta tersebut juga berhak mendapatkan hadiah 2 bahkan 3 hadiah umroh, jadi bisa ajak keluarga untuk bersama-sama ke tanah suci.” Ungkap H. Ruksamin.

Persiapan yang dipaparkan oleh Bupati Konawe Utara H. Ruksamin mendapat apresiasi dan respon positif dari Sekda SULTRA dan Kepala Kanwil Kemenag Sultra. Menurut keduanya segala persiapan yang telah dipenuhi merupakan persiapan yang terbaik untuk mensukseskan kegiatan MTQ ke XXX Tahun 2024.

Selanjutnya, Sekda SULTRA Drs. Asrun Lio, m.Hum., Ph.D bersama Bupati Konawe Utara H. Ruksamin dan juga FORKOPINDA lainya bersama – sama melaunching Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024.

 

 

Lintasoheo.com | Jakarta – Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, menghadiri undangan wawancara di Antara TV dalam program Video Features Oase Indonesia yang mengangkat tema “Kejaksaan Gempur Korupsi Pertambangan”.

Wawancara tersebut berlangsung di Kantor Antara Heritage Center, Pasar Baru, Jumat, 7 Juni 2024

Dalam sesi wawancara, Bupati Ruksamin kembali menyoroti terkait tidak adanya keterlibatan Pemerintah Daerah sebelum keluarnya Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan pertambangan.

Ia berharap, kedepannya, pemerintah daerah dapat dilibatkan dalam proses tersebut. “Keterlibatan pemerintah daerah sangat penting agar memiliki kekuatan hukum dalam pengawasan perusahaan pertambangan, terutama terkait reklamasi sebelum pembukaan lahan baru,” ujar Ruksamin.

Menurutnya, hal ini akan mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan.

Lebih lanjut, Ruksamin membahas masalah banjir yang sering melanda wilayahnya, terutama pada musim penghujan.

“Pembukaan lahan yang tidak diiringi dengan reklamasi atau penghijauan pasti akan mengakibatkan banjir,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa banjir adalah hal yang tidak bisa dihindari, namun upaya pencegahan dan penanganan harus tetap dilakukan.

Sejumlah langkah penanganan banjir telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Ruksamin mengenang banjir bandang tahun 2019 yang menghanyutkan ratusan rumah warga.

“Dengan upaya gigih dan koordinasi dengan pemerintah pusat, pembangunan hunian tetap untuk korban banjir hampir selesai,” ungkapnya.

Selain itu, pembangunan tanggul penahan banjir yang sedang berjalan, penggalian sedimentasi sungai, dan berbagai pendekatan lainnya telah dilaksanakan.

Ruksamin juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah melakukan pengawasan dan pembinaan lingkungan agar sesuai dengan UKL/UPL dan AMDAL dari kegiatan usaha pertambangan.

Jika ditemukan pelanggaran, Pemda akan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Pusat untuk pencabutan izin lingkungan kegiatan pengelolaan pertambangan.

Terkait pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM), Ruksamin menyebut bahwa keberadaan tambang di Konawe Utara telah meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. “Roda perputaran ekonomi menjadi lebih cepat dan terbukanya lapangan pekerjaan yang mengutamakan masyarakat lokal,” pungkasnya.

Lintasoheo.com | Konut – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Konawe Utara, Melalui Bidang Pengembangan Budaya Baca, melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Pengembangan arsip pemerintahan Desa dan Kelurahan di Kecamatan Molawe Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan tanggal 7 Juni 2024 berlokasi di Aula Balai Kelurahan Molawe.

Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan dari unsur BPD, LKD, Guru/Tenaga Kependidikan, PKK dan Karang Taruna.

Kegiatan Sosialisasi diselenggarakan dalam rangka meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat pengembangan kearsipan dan berkegiatan masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong peningkatan Indeks Desa Mandiri dan Lurah mandiri.

Kesuksesan program transformasi perpustakaan dapat dicapai melalui:

Peningkatan layanan informasi melalui koleksi bahan pustaka, komputer dan internet.Memfasilitasi kegiatan yang menjadi kebutuhan masyarakat (pelibatan masyarakat)
Advokasi dan Kemitraan untuk membangun dukungan dan mendorong keberlanjutan program
Sosialisasi program ini merupakan langkah awal untuk mengenalkan tentang transformasi perpustakaan desa berbasis inklusi sosial sekaligus untuk membangun komitmen bersama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Konawe Utara.

Kegiatan sosialisasi program diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. Sebagian besar peserta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Konut pada Program Transformasi Perpustakaan Desa Berbasis Inklusi Sosial ini.

 

Lintasoheo.com | Konut – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 78 berbagai macam kegiatan lomba diselenggarakan Kepolisian Resort (Polres) Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kali ini, Kapolres Konut AKBP Priyo Utomo, SH.,S.I.K kembali buka kejujuran badminton yang bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Wanggudu, Kamis 6 Mei 2024.

Ivent tersebut diselenggarakan selama 2 hari mulai tanggal 6 sampai 7 Juni 2024.

Kejuaraan badminton menggunakan sistem ganda perorangan, dan di buka dua kelas yakni, kelas internal jajaran Polres Konut dan umum untuk masyarakat Konut.

Sebanyak 100 pasang peserta berkompetisi pada kejuaraan tahunan tersebut memperebutkan piala Kapolres Konut.

Kapolres Konut, AKBP Priyo Utomo mengharapkan agar para peserta dalam pertandingan selalu mengedepankan kebersamaan dan sportifitas. Serta mengikuti aturan yang telah ditetapkan panitia.

“Inti dari ivent ini adalah mempererat silaturahmi kita. Khusus yang anggota Polri, agar dalam bertugas terus terjalin kelompokan dan sinergitas dalam melindungi daerah dan masyarakat. Serta bekerjasama dengan baik kepada masyarakat,”katanya diacara itu.

Mantan Personil Jatanras Polda Jatim ini menyampaikan, ivent yang digelar juga merupakan sarana untuk menyehatkan badan, terkhusus kepada para anggota Polri yang bekerja full time di lapangan.

“Olah raga merupakan agenda rutin kita dalam mengisi waktu di sela-sela kita bertugas, supaya kita bisa selalu sehat, fresh dalam beraktivitas selalu vit tidak sakit-sakitan,”ujarnya.

Mantan Kasubdit Tipiter Polda Sultra ini menambahkan, melalui olahraga merupakan salah satu kegiatan untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat.

Olehnya, diharapkan dalam bertanding mengutamakan kebersamaan dan rasa persaudaraan.

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.