LintasOheo.com | Kendari – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Prov. Sultra. Berencana akan melaporkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggar dan Komisi Pemberantasan Korupsi RI, atas dugaan Penyalahgunaan Wewenang Dalam Menerbitkan Dokument Persetujuan Penggunaan Koridor di Dalam Kawasan Hutan Lindung (HL) Hutan Produksi Terbatas (HPT) Dan Hutan Produksi (HP) di Yang Belum ber-Ijin Pinjam Pakai Kawasan HUtan (IPPKH).

Sebelumnya, DPD Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Prov.Sultra telah menyurati Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka meminta konfirmasi sekaligus klarifikasi terkait penerbitan dokumen persetujuan Penggunaan Koridor di dalam kawasan hutan lindung yang diberikan kepada PT. Indonusa Artha Mulia, padahal di ketahui area penggunaan jalan koridor tersebut belum ber IPPKH Dan berada di wilayah konsesi WIUP PT.Antam, TBK UBPN Konawe Utara Blok Marombo.

Dalam rangka perolehan informasi yang terpadu dan berimbang, maka hal yang sama dilakukan oleh DPD Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Prov. Sultra berupa melayangkan surat permintaan konfirmasi sekaligus klarifikas kepada kepada PT. Antam, TBK UBPN Konawe Utara selaku pemilik izin konsesi WIUP terkait objek penerbitan dokument persetujuan penggunaan lintas koridor oleh Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara kepada PT. Indonusa Artha Mulia, didapati fakta bahwa PT. Antam, TBK tidak pernah memberikan persetujuan penggunaan jalan koridor kepada PT. Indonusa Artha Mulia. Lantas bagaimana bisa Dokument persetujuan penggunaan koridor tersebut di paksakan terbit sedang pihak pemilik Konsesi wilayah IUP yaitu PT.Antam,Tbk belum menyetujui area Konsesi nya di jadikan sebagai Jalan Hauling Koridor yang masih berstatus Hutan Lindung.

Ketua Bidang Investigasi Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Wilayah Sultra Asdul Febrianto Narfin mengungkap hasil temuan di lapangan saat memimpin Investigasi, di temukan bahwa area WIUP PT. Indonusa Artha Mulia adalah Eks Lokasi penambang PETI atau illegal mining sebelum IUP PT. Indonusa Artha Mulia terbit di Mineral One Data Indonesia.

Fakta ini ditemukan saat Tim Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 melakukan investigasi sekitar bulan November 2023-Januari 2024 menemukan ada banyak tumpukan Ore yang berada di lokasi IUP PT.Indonusa Artha Mulia serta bekas bukaan penambangan yang tidak sesuai SOP.

Dari hasil konfirmasi Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Wilayah Sultra kepada Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara dan PT. Antam, Tbk UBPN Konawe Utara ditemukan adanya indikasi/dugaan kuat yang mengarah kepada Tindak Pidana Korupsi dalam proses penerbitan dokument persetujuan penggunaan lintas koridor di wilayah konsesi IUP PT. Antam, Tbk UBPN Konut.

Dalam keterangan surat balasan konfirmasi dari Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara menyebutkan bahwa PT. Indonusa Arta Mulya telah memenuhi persyaratan yang ada pada SISPADU dan telah terverifikasi oleh Tenaga Teknis (back office) dan menerbitkan permintaan rekomendasi teknis kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dari surat balasan tersebut diketahui yang menjadi dasar rujukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu:
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Pemanfaatan Hutan di Hutan Lindung dan Hutan Produksi;
Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 68 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 55 tahun 2021 Tentang Pendelegasian Wewenang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko dan Nonperizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bahwa Keterangan Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara dalam surat balasan konfirmasi Nomor : 500.4.3.11/32 Tertanggal 09 Januari 2024, Kepada DPD LAKI P.45 Prov. Sultra terkait kelengkapan izin di dalam kawasan hutan dari pihak Pemohon PT.Indonusa Artha Mulia, BERTOLAK Belakang dengan Keterangan klarifikasi PT.Antam,TBK UBPN Konut Nomor :014/GXK/00/2024 Perihal Jawaban Surat Tertanggal 27 Januari 2024 kepada DPD LAKI P.45 Sultra, yang dimana PT Antam selaku pemilik Konsesi dan objek lokasi penggunaan jalan koridor. PT.Antam menerangkan bahwa area konsesinya blok marombo belum memiliki IPPKH Dan sampai saat ini belum melakukan perjanjian kerja sama kepada PT.Indonusa Artha Mulia, karena pertimbangan areal yang akan di lalui jalan Hauling masih berstatus kawasan hutan.

Sebagaimana dasar/rujukan Dinas PTSP Prov Sultra yaitu Permen LHK Nomor 8 Tahun 2021. Jika melihat dari Syarat dan Prosedur yang termuat dalam peraturan Menteri LHK Nomor 8 Tahun 2021 tersebut tentang penerbitan dokumen persetujuan penggunaan Koridor di kawasan hutan lindung, DPD LAKI P.45 Prov.Sultra menilai Pihak DPM PTSP Prov.Sultra justru telah menyalahi ketentuan Peraturan Menteri LHK Nomor 8 Tahun 2021 Tersebut, Juga mengesampingkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.7/MENLHK/Setjen/Kum.1/2/2019 tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan, serta ketentuan Pasal 50 dan 78 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020.

Ketua Bidang Pelaporan DPD Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Prov.Sultra Usman Sain menilai Pembukaan hutan lindung sebagai akses jalan lintasan Hauling Tanpa ada persetujuan IPPKH adalah Kejahatan Serius dan Merugikan Negara.

Oleh karena itu, dengan dasar kuat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara, diduga kuat telah menyalahgunakan wewenang serta telah melanggar pada ketentuan Pasal 17 dan 18 UU Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Admnistrasi Pemerintahan.

DPD LAKI P.45 Prov.Sultra mengambil sikap tegas untuk melanjutkan perkara tersebut pada proses pelaporan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dan KPK RI. Guna mewujudkan Sultra Bersih dari praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Laporan:tim

LintasOheo.com | Konut – Komisi Pemilihan Umum. Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Menggelar Ngopi Bareng Insan Pers dengan tema ‘Ngopi Ngobrol Pilkada, Digelar Cafe 10,2.Kelurahan Andowia(8/5/2024).

Menjaga hubungan baik dengan semua stakeholder merupakan hal yang penting bagi suatu lembaga. Termasuk dengan media yang bagi Komisi Pemilihan Umum adalah mitra yang berkontribusi besar menyukseskan setiap tahapan pemilihan maupun pemilu.

Sejumlah kawan media pun hadir dalam kegiatan ini, baik televisi, cetak, maupun online untuk berbincang santai dengan Komisioner KPU.

Foto bersama Komisioner KPU, Insan Pers dan perwakilan dari Polres Konut

“Mari Kita ngobrol bareng, santai saja, boleh sambil ngopi-ngopi,” ucap Abdul Makmur memulai acara.

Kegiatan Ngopi bareng ini dihadiri oleh Ketua KPU Konawe Utara. Abdul Makmur didampingi komisioner Muhamad Husni Ibrahim, Eka Dwiastuti Liambo, Edison Peokodoh dan Naim.

Ketua KPU Konut. Abdul Makmur, mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemitraan KPU dengan media massa dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat menuju suksesnya Pemilu tahun 2024.

“Tentunya kita seluruh masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Konawe Utara. berharap Pemilu serentak tahun 2024 ini bisa terlaksana dengan baik dengan penuh damai, bersih dan berintegritas.” ungkapnya.

Makmur menyampaikan, untuk mewujudkan Pemilu yang damai bersih dan berintegritas tidak akan bisa terlaksana hanya dengan satu kekuatan saja tetapi di butuhkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak.

“Dalam mensukseskan Pemilu, ada 5 dimensi penyelenggara yang berpengaruh dalam kesuksesan Pemilu yakni KPU, Bawaslu, DKPP, Insan Pers, TNI Polri dan peserta Pemilu dan pemilih. Oleh sebab itu pada sore hari ini kami sengaja memberikan waktu khusus dan kami sangat tergantung dengan kedatangan teman teman media untuk menampung saran dan masukan yang bertujuan bagaimana supaya Pemilu ini sukses,” terangnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan baik antar KPU dengan insan media semakin terjalin dengan baik ke depannya.

“Saya mewakili KPU memohon maaf kalau selama ini ada kendala atau tidak lancar tapi kami punya komitmen untuk terus tingkatkan pelayanan kami kepada kawan semua, karena kami merasa sangat terbantu peran kawan-kawan media,” tutup Abdul Makmur.

 

LintasOheo.com | Konut – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Desa Labungga dan Desa Puwanggudu, Kecamatan Langgikima, Selasa (7/5/2024).

Bupati Konut, Ruksamin melalui wakilnya Abu Haera menyerahkan langsung bantuan terhadap warga yang terdampak banjir. Adapun bantuan yang diserahkan yakni Desa Labungga dua KK, Desa Puuwanggudu 35 KK.

Sedangkan untuk di Desa Tambakua, Pemkab Konut rencananya akan menyalurkan bantuan pada esok hari.

Usai menyerahkan bantuan di dua Desa. Pemkab Konut bersama Forkopimda
melakukan peninjauan lokasi banjir di Desa Sambandete, Abu Haera juga membawa bantuan pangan untuk dibagikan kepada langsung kepada masyarakat yang ikut terdampak.

Dihadapan warga, Abu Haera menyampaikan, bantuan tersebut cepat diturunkan atas permintaan Bupati Konut, karena, Ruksamin sangat prihatin atas kondisi masyarakatnya yang ditimpa bencana alam tersebut.

“Hari ini Alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan oleh Allah subhanahu wa taala. Masyarakat tidak ada satupun korban jiwa dan itu yang harus kita syukuri. Kalau harta yang hilang masih bisa kita cari, tapi kalau sudah jiwa yang hilang kita sudah tidak bisa lagi berbuat. Olehnya itu kita harus bersyukur karena masih dalam lindungan oleh Allah subhanahu wa ta’ala,” ucap Wakil Bupati Konut.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan itu tidak seberapa nilainya, tapi bantuan itu adalah bentuk keseriusan dan kepedulian Pemkab Konut dalam merespon cepat masyarakat yang terdampak banjir.

“Ini adalah bentuk keseriusan dan kepedulian Pemkab Konut dalam hal ini Bupati Konawe Utara, H Ruksamin. Ia merespon cepat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir,” tutupnya.

Perlu diketahui, bencana banjir yang melanda Konut bukan saja di dua desa melainkan terdapat beberapa desa di empat kecamatan yakni Desa Puwanggudu, Desa Labungga, Kecamatan Asera, Desa Sambadete, Kecamatan Oheo, Desa Puhialu , Kecamatan Langgikima, dan Desa Tambakua, Kecamatan Landawe itu terjadi akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini.

Laporan:Darwis

LintasOheo.com | Konut – Bencana banjir yang terjadi sejak hari jumat tanggal 3 mei 2024 hingga saat ini menyebabkan beberapa rumah warga terrendam banjir diwilayah Desa Puuwanggudu Kecamatan Asera dan Desa Labungga Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe utara.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warganya Pemda Konut dipimpin Wakil Bupati H. Abuhaera bersama Kapolres AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K, Dandim 1430 Konut diwakili Pasiter Kapten Inf. Samuri, Anggota DPRD Dapil 1 Sapiuddin Alwi, Para pimpinan OPD, Danpos Basarnas, Pejabat utama Polres menyerahkan Bantuan sosial berupa sembilan bahan pokok (Sembako).

Penyerahan bantuan sosial bertempat di Desa Labungga Kecamatan Andowia sebanyak 2 KK (kepala keluarga) serta Desa Puuwanggudu Kecamatan Asera Kabupaten Konawe utara sebanyak 35 KK, selasa (7/5/24) sekira pukul 09.00 wita.

Pemberian bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir dimana rumah ke 37 KK tersebut terrendam banjir sehingga bentuk kepedulian dan simpati warganya Pemerintah daerah gerak cepat membantu memberikan keperluan warga .

Adapun jenis bansos sembako dari pemerintah untuk warganya antara lain beras 20 kilo, indomie 2 dos, telur 1 rak, air mineral 1 dos dan makanan tambahan untuk balita atau anak-anak serta Selimut yang akan diterima setiap kepala keluarga yang terdampak banjir.

Setelah penyerahan bantuan rombongan kepada warga di 2 Desa twrsebut, Wakil Bupati Konawe utara beserta rombongan Forkopinda, OPD dan PJU Polres Konut meninjau langsung kondisi dilokasi banjir yang memutus akses jalan trans sulawesi di Desa Sambandete Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe utara.

Dalam wawancaranya wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si menghimbau warga yang membantu penyebrangan agar memperhatikan keselamatan diri dan orang yang dibantu menyebrang serta diatur melalui Kepala Desa agar tidak ada masalah diantara warga.

Wakil Bupati Konut H. Abuhaera juga menyampaikan bahwa Kapolres Konawe utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K telah menempatkan personel Polres dan Polsek Asera untuk mengatur arus lalulintas maupun penyebrangan serta memberikan pengamanan setiap warga yang melintasi wilayah banjir tersebut “pungkasnya.

 

LintasOheo.com | Konut – Musim penghujan tiba, beberapa titik di wilayah kabupaten konawe utara yang menjadi langganan banjir kembali terrendam.

Hujan yang terus terjadi seminggu terakhir berakibat tergenangnya ruas jalan trans sulawesi sehingga terjadi antrian panjang kendaraan.

Setelah banjir yang terjadi di Desa Polora Indah kecamatan langgikima yang menyebabkan putusnya askses jalan selama sehari semalam, kini banjir kiriman sungai landawe menggenangi ruas jalan di Desa Sambandete kecamatan oheo Konawe utara.

Wakapolres Konut Kompol Urva Lomansyah, S.Si., S.I.K., M.H bersama pejabat utama polres konawe utara memantau kondisi banjir serta pengamanan dan pengaturan yang dilakukan personel Polres dan Polsek Asera di lokasi banjir Desa Sambandete Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe utara, Minggu (5/5/24) sekira pukul 16.00 wita.

Sebelum terjadinya banjir, Polres konawe utara telah menempatkan personelnya di beberapa titik langganan banjir guna memberikan pelayanan dan pengaturan lalulintas dan menjaga keamanan mengantisipasi konflik antrian warga.

Sacara bergantian personel Polres maupun Polsek melaksanakan pengamanan dan pengaturan di lokasi banjir Desa Sambandete sejak pertama banjir pada hari sabtu tanggal 4 mei 2024.

Kepala Kepolisian Resor Konawe utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K melalui Wakapolres mengatakan agar personel yang bertugas memperhatikan dan mengutamakan keselamatan masyarakat yang melintas di lokasi banjir baik yang menggunakan rakit maupun kendaraan roda 10 yang memaksa menyebrangi lokasi banjir menggunakan kendaraannya.

Banjir yang menggenangi ruas jalan di desa sambandete dengan ketinggian 80 cm hingga 1 meter, menjadi berkah bagi masyarakat setempat dengan berbekal peralatan gabus, papan, balok dan perahu warga setempat membuat rakit (Pincara) sebagai alat transportasi masyarakat yang ingin melintas dengan biaya Rp 50.000 kendaraan roda dua hingga Rp 500.000 bagi kendaraan roda 4.

Kapolres Konawe utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K mengigatkan melalui pesan whattapp grup agar personel tetap waspada dan berhati-hati, tetap jaga kondisi kesehatan diri serta diatur jadwal istirahat agar kondisi badan tetap fit “ujarnya.

Kasat Lantas AKP Suhermin, S.H., M.H yang sejak banjir pertama terus mengapdate perkembangan kondisi banjir dan melakukan pengaturan, pelayanan serta himbauan agar masyarakat berhati-hati dan mengutamakan keselamatan diri “pungkasnya.

 

LintasOheo.com | Konut – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2024, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar upacara peringatan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konut, Kamis (02/05/2024). Di sela-sela upacara ini, Pemda memberikan penghargaan kepada kepala sekolah dan guru berprestasi.

Upacara Hardiknas 2024 itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, bertindak sebagai Inpesktur Upacara. Dengan mengusung tema nasional “Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka Belajar”, peringatan Hardiknas tahun ini menjadi pemicu semangat pemerintah daerah untuk terus mendukung dan mengembangkan pendidikan di wilayah ini.

Upacara ini diikuti Forkopimda Konut, Kepala Instansi Vertikal Konut, Kepala OPD, Camat dan Guru lingkup Pemda Konawe Utara.

Wakil Bupati saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makariem mengajak seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan transformasi pendidikan melalui gerakan Merdeka Belajar.

Wabup Abuhaera juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para guru atas perjuangan yang telah dilakukan dalam mencerdaskan generasi bangsa

“Dengan penuh ketulusan, saya ucapkan terima kasih banyak atas perjuangan yang Ibu dan Bapak lakukan,” ucapnya.

“Dengan penuh harapan, saya titipkan Merdeka Belajar kepada Anda semua, para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan,” tambah Wakil Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Wabup mengucapakan Selamat Hari Pendidikan Nasional dan mengajak untuk terus bergotong royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan Merdeka Belajar

Usai melaksanakan upacara dalam kesempatan itu, Wabup Abuhaera juga menyerahkan Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada para kepala sekolah dan guru berperstasi di Konawe Utara.

Selain itu, Abuhaera juga menerima penyerahan Plakat dari Google sebagai bentuk kerjasama dalam mendukung sekolah rujukan Google di wilayah Kabupaten Konawe Utara.D

Adapun beberapa Kepala sekolah yang menerima penghargaan yaitu:
1. Epinartin sebagai Kepsek TKN Wisata Tanjung Taipa
2. Anlias Kepsek SDN 2 Molawe
3. Rasyid Kepala SDN 5 Langgikima
4. Hasrida Kepala SMPN 2 Molawe

Untuk guru yang menerima penghargaan yakni:
1. Suleha Guru TK Aisyah Bustanul Athfal
2. Jumriani Guru SDN 2 Molawe
3. Lili Angraini Guru SDN 5 Oheo
4. Hastuti Guru SMPN 1 Lembo.

LintasOheo.com | Konut – Perpustakaan adalah salah satu jendela yang menjadi pintu gerbang cakrawala ilmu pengetahuan, dalam undang-undang nomor 45 Tahun 2007 disebutkan bahwa perpustakaan berpungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, imformasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa.

Sejalan dengan hal tersebut, Perpustakaan berusaha hadir memastikan pendidikan inklusif yang berstandar kualitas untuk mendukung kesempatan belajar sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Mendukung hal tersebut, perpustakaan Konut. melalui program pembangunan rehabilitasi kantor, Perpus selalu hadir untuk kenyamanan pengunjung masyarakat maupun pelajar.

Kepala Dinas Perpustakawn Konut, Djunaedi,S.Pd.,M.Si

Kepala perpustakaan dan kearsipan Konut, Djunaedy mengatakan rehabilitasi ruangan dan halaman kantor perpustakaan, fasilitasi pendukung lainnya agar memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang datang.

” Dengan adanya rehabilitasi kantor diharapkan dapat meningkatkan minat baca khususnya masyarakat dan pelajar Wilayah Kabupaten Konawe Utara,”ungkapnya.

Ia mengungkapkan, perpustakaan nanti tidak hanya berbasis fisik, tetapi juga akan dikembangkan lagi dalam basis digital agar dapat diakses kapanpun dan dimanapun kelalui internet serta memberikan pilihan bacaan yang berlimpah , Djunaedy optimis perpustakaan ini dapat lejitkan edukasi masyarakat dalam dunia pendidikan di Konawe Utara.

Lintasoheo.com| Konut – Perpustakaan dan Kearsipan KabupatenbKonawe Utara (Konut). Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mendukung pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana(F-PRB) Konut.

Dinas Perpustakaan Konut menyiapkan tempat dan fasilitas pendukung terselenggranya acara F-PRB sekaligus pemilihan ketua F-PRB Konut.

Kongres 1 F-PRB Konut yang dihadiri dari berbagai unsur pemerintahhanbdan institusi wilayah Konut.

Mulai dari kursi, meja, sound sistem ,infocus disiapkan Dinas Perpustakaan guna mendukung kelancaran acara.

“Alhamdullilah, semua berjalan lancar hingga selesai. Kami sangat mendukung penuh pelaksanaan kegiatan F-PRB, dan terbentuknya F-PRB Konawe Utara,”ungkap kepala dinas.

Sebagaimana diketahui, Jefri Ibnu resmi terpilih secara demokrasi sebagai ketua F-PRB Kabupaten Konut masa bakti 2023-2029.

Sebagai langkah awal F-PRB Konut akan membangun koordinasi dan komunikasi ke pemerintah, DPRD, Polri, dan TNI untuk menguatkan barisan dalam melakukan penanganan resiko bencana di wilayah itu.

F-PRB Konut akan membangun kerjasama dengan Asisiasi Pemerintah Desa (APDESI) dan Organisasi lainya untuk membentuk Desa Tangguh Bencana.

 

LintasOheo.com | Konut – Perkembangan era teknologi saat ini menjadi acuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan KabupatenbKonawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara(Sultra), untuk terus meningkatkan kualitas perpustakaan.

Di tahun 2024 ini, Dinas Perpustakaan Konutprogramkan digitalisasi perpustakaan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas perpus Konut, Djunaedy di ruang kerjanya.

Diterangkan, Digitalisasi perpus berfungsi untuk mempermudah dan mempercepat akses pelayanan kepada masyarakat luas,untuk memperoleh buku panduan yang diminati dalam memperoleh informasi atau sumber ilmu pemgetahuan.

“Kita sementara koordinasikan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Insyaallah programnya dapat berjalan secepatnya dan dapat digunakan masyarakat luas” kata Djunaedy.

Lebih jauh disampaikan, program Digitalisasi Perpustakaanbjuga mendorong pengembangan kualitas perpustakaan Konut yang lebih maju, modern dan berdaya saing.

Selain itu, mendorong lebih cepat kemajuan oelayanan Dinas Perpustakaan, khususnya padda literasi membaca masyarakat.
“Tentunya, hal seperti ini harus cepat kita laksanakan. Kita tidak boleh tertinggal dengan zaman,” tutupnya.

 

LintasOheo.com | Konut – Program literasi minat baca masyarakat terus digenjot Dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Konawe Utara(Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara(Sultra).

Aksi perpustakaan keliling, menjadi salah satu program Dinas perpustakaan Konut yang nantinya akan mendorong pengembangan program literasi minat baca masyarakat.

Dipimpin langsung oleh, Kepala Dinas perpus Konut, Djunaedy. Perpustakaan keliling terus dilaksanakan secara bertahap diseluruh wilayah.mulai dari sekolah-sekolah sampai ditempat-tempat umum lainnya.

Program perpustakaan keliling, dilakukan dengan menggunakan mobil perpus yang telah dilengkapi berbagai macam buku. Peruntukannya kepada masyarakat umum maupun pelajar.

“Sejak tahun 2023 sudah mulai kita maksimalkan lagi.dengan melibatkan tim dari dinas perpustakaan Konut,” ungkapnya saat sikomfirmasi di ruang kerjanya.kamis 25 Januari 2024.

Tidak hanya mengoprasikan mobil perpus keliling, Dinas perpustakaan Konut juga mengembangkan sayap kegiatan dengan membentuk perpustakaan di Kecamatan- kecamatan, Kelurahan, Desa-desa dan di sekolah-sekolah.

Program ini, Dinas perpustakaan Konut membangun koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa-desa, juga sekolah dengan meminjamkan buku yang diminati masyarakat atau pelajar.

“Program ini ada batas waktunya. Kalau waktunya sudah habis, bukunyabsi kembalikan dan kemudian melakukan lagi permintaan untuk mengambil buku-buku baru,”ungkap Djunaedy.

Sedangkan pengelolaannya, Djunaedy mengatakan, dikelola oleh masing-masing.

“Kita pakai kontrak kerjasama. Setelah ada kontraknya, baru buku-bukunya kita dropkan sesuai permintaan,”jelasnya.

Dia menambahkan, program literasi baca terus dimaksimalkan untuk mendorong lebih maju kualitas ilmu pengetahuan masyarakat, serta lebih menyukai budaya membaca. Hal itu sebagai mana pada visi- misi Bupati dan Wakil Bupati Konut Ruksamin- Abuhaera mendorong kualitas sumber daya Manusia lebih baik dan berdaya saing.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.