Lintasoheo.com | Konut – Masyarakat dari berbagai kalangan memadati panggung utama di kawasan Bundaran CBD Konasara, Konawe Utara (Konut), pada Kamis malam, 2 Januari 2025. Malam tersebut menjadi momen puncak acara Ramah Tamah sekaligus penutupan Festival Konasara ke-18, yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Penutupan Festival Konasara ke-18 di Konawe Utara menggambarkan suasana yang penuh kemeriahan dan antusiasme masyarakat setempat. Acara ini menjadi momentum penting, tidak hanya untuk merayakan hari ulang tahun Konawe Utara yang ke-18, tetapi juga untuk mempromosikan kekayaan seni, budaya, dan potensi lokal daerah tersebut.
Penutupan festival dirangkaikan berbagai kegiatan seperti penyerahan hadiah lomba, pemotongan tumpeng, voli putra-putri, busana tenun, dan video promosi wisata, pemotongan tumpeng menunjukkan beragam aspek kreativitas masyarakat Konawe Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara H. Ruksamin menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya selama festival dan masa jabatannya. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan daerah meskipun tidak lagi menjabat sebagai bupati, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya selama festival dan masa jabatan saya.meskipun tidak lagi menjabat sebagai Bupati, dukungan terhadap Bupati baru akan sejalan dengan visi-misi Konasara Konawe Utara maju dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat hubungan masyarakat sekaligus mempromosikan potensi lokal ke tingkat Nasional yang lebih luas. Semoga keberhasilan festival ini menjadi inspirasi untuk acara-acara serupa di masa mendatang.
“Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat hubungan masyarakat sekaligus mempromosikan potensi lokal ke tingkat Nasional yang lebih luas. Semoga keberhasilan festival ini menjadi inspirasi untuk acara-acara serupa di masa mendatang,”tutup Ruksamin Bupati dua periode Konut.



“Konasara itu bukan hanya sepenggal kata atau sekadar istilah. Tapi Konasara itu adalah visi-misi yang sejak periode pertama hingga terakhir diusung oleh Pak Ruksamin, dan selanjutnya diteruskan oleh pemerintahan baru yang akan dilantik beberapa bulan ke depan,” ungkap Herman.
Momentum peringatan HUT Konut ke-18 ini menjadi ajang refleksi atas capaian pembangunan daerah sekaligus momen memperkuat sinergi antar berbagai elemen masyarakat dan pemerintah dalam memajukan Konawe Utara sebagai daerah yang semakin berkembang.
Pertumbuhan Ekonomi:
1. Anugerah Inovasi Membangun Negeri.

“Mari kita jadikan HUT ke-18 ini sebagai momentum untuk semakin mempererat tali silaturahmi, memperkokoh kerja sama, dan berinovasi dalam berbagai aspek pembangunan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen lainnya, insya Allah kita mampu membawa Konawe Utara menjadi daerah yang unggul di berbagai sektor,”Pesanya.



