Lintasoheo.Com | Konut – Wakil bupati Konawe Utara Membuka ujian Orari Di aula Badan keuangan dan aset Daerah kabupaten Konawe Utara (konut) provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) Minggu 23 Juni 2024.
Dalam kegiatan tersebut yang turut hadir dalam ujian Orari kabupaten Konawe Utara Wakil Bupati Konawe Utara, Erni Rauf ST lokamonitor Spektrum frekuensi radio kendari, wakil ketua Orari daerah Sultra. Syahruddin Biohanis . SH, M.Si YB8KBY,beserta anggota Orari Sultra, plt Orari konut Suriatih S.Sos MAP dan sekretaris Orari lokal konut Burhanuddin B S.Sos.M.Si.
Dalam sambutan wakil Bupati Konut dalam porgram radio amatir di kabupaten Konawe Utara kami dari pemerintah sangat mendukung dengan adanya organisasi Orari di kabupaten Konawe Utara karena konut ini rawan banjir, rawan longsor dan lain-lain.
“Dengan adanya radio amatir di kabupaten Konawe Utara ini supaya dimanfaatkan yang sebaik-baiknya sesuai petunjuk undang-undang penyiaran radio amatir jangan asal digunakan.
Erni Rauf,ST dalam jaban Radio Amatir Sebagai Pengendali frekuensi Radio kendari sekaligus pengawas dan pengendali pengguna frekuensi disulawesi tenggara. Berharap kepada 49 peserta ujian Unar berbasis Computer Asissted Test (cat). Dalam ujian radio amatir jangan terburu-buru untuk mengisi karena waktunya sangatlah lama guna mendapatkan nilai yang bagus dan lulus.
Burhanuddin sekretaris Orari lokal kabupaten Konawe Utara menyebutkan anggota Orari lokal kabupaten Konawe Utara suda berjumlah 66 orang dan ujian radio amatir nasional suda golombang kedua di laksanakan, kami berharap kepada masyarakat kabupaten Konawe Utara yang mau ikut ujian Orari silakan hubungi Admin kami ucapnya.






Dalam sambutanya Bupati Konawe Utara H. Ruksamin mengatakan bahwa sebagai tuan rumah atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Konawe Utara mengucapakan yang sbesar – besarnya kepada seluruh tamu undangan, kafilah, para peserta MTQ yang ke – XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2024 atas kehadiran di bumi Oheo ini.
“MTQ ini untuk menguatkan kita menjaga kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya kita di provinsi Sulawesi Tenggara, sesuai dengan tema MTQ yang ke – XXX tahun 2024 yaitu melalui musabaqah Tilawatil Qur`an kita Wujudkan Sumber daya Manusia Qur`ani menuju sultra maju untuk Indonesia emas tahun 2025,”Ungkapnya.
“Sebagai tuan rumah kami berharap nilai – nilai silturahmi dapat tercipta antara kafilah di arena MTQ ini maupun silaturahmi bersama masyarakat Kabupaten Konawe Utara, akan menjadikan semnagat berlomba untuk menjadi juara dan Kegiatan ini bukanlah ajang hanya saling menjatuhkan lawan namun MTQ ini merupakan perlombaan untuk menajdi paling baik dalam membaca dan menterjemahkan, menghadapalkan firman Allah SWT dan Mari kita jadikan MTQ ini sebagai wahana untuk memupukan ukhuwua Islamiah, ukhuwua batonia dan ukhuwua insania di provinsi Sulawesi Tenggara ini,”Jelasnya.
Bupati menyampaikan akan semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik selama berada di Kabupaten Konawe Utara, kepada seluruh Kafilah dan masyarakat yang datang di bumni Oheo ini.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada bapak/ibu,kami berupaya terus untunk mlakukan pendampingan terhadap kafilah – kafilah kita maupun rombongan yang ada dari Kabupaten Kota selama berada di pelaksanan MTQ ini,”Tutupnya.
Acara yang digelar di Aula Anawai Ngguluri ini dihadiri langsung oleh Pj. Gubernur SULTRA yang diwakili oleh Sekda Sulawesi Tenggara Bapak Drs. Asrun Lio, m.Hum., Ph.D, Kepala Biro Kesra Setda Sulawesi Tenggara Iwan Susanto, SE., M.Si, Kepala Kanwil Kemenag Sultra H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.PdI, Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos ., M.Si, Ketua LPTQ Prov. SULTRA yang juga menjabat sebagai Ketua MUI SULTRA Almukarrom Drs. KH. Mursyidin, M.Hi, FORKOPINDA Konawe Utara, serta perwakilan tiap – tiap Kabupaten peserta MTQ se-SULTRA.
Dengan mengusung tema “Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Wujudkan Sumber Daya Manusia Qur’ani Menuju SULTRA Maju, Untuk Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini akan di selenggarakan mulai tanggal 22 – 27 Juni 2024, yang dipusatkan di Wanggudu yang juga sebagai Ibu Kota Kab. Konawe Utara.
Dalam sambutannya, H.Ruksamin mengaku bahwa seharusnya Konawe Utara telah 2 kali diamanatkan untuk menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Prov. SULTRA. Namun di tahun pertama pada 2019 yang lalu Konawe Utara tertimpa bencana banjir.
Namun pada kesempatan kali ini, sebagai pimpinan tertinggi di Bumi Oheo mengaku telah mempersiapkan semaksimal mungkin demi kelancaran event ini.
Sebagai tuan rumah, pihak Kab. Konawe Utara berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepda para tamu dengan menyiapkan segala kebutuhan mulai dari tempat tinggal sampai kebutuhan konsumsi para peserta.
“MTQ ini bukan hanya milik Konawe Utara, tetapi milik seluruh Sulawesi Tenggara, jadi kami harapkan kritik dan saran dari bapak ibu sekalian untuk melengkapi kesuksesan acara ini.” Ungkap H. Ruksamin.
Wawancara tersebut berlangsung di Kantor Antara Heritage Center, Pasar Baru, Jumat, 7 Juni 2024
Ia berharap, kedepannya, pemerintah daerah dapat dilibatkan dalam proses tersebut. “Keterlibatan pemerintah daerah sangat penting agar memiliki kekuatan hukum dalam pengawasan perusahaan pertambangan, terutama terkait reklamasi sebelum pembukaan lahan baru,” ujar Ruksamin.
Lebih lanjut, Ruksamin membahas masalah banjir yang sering melanda wilayahnya, terutama pada musim penghujan.
Sejumlah langkah penanganan banjir telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Ruksamin mengenang banjir bandang tahun 2019 yang menghanyutkan ratusan rumah warga.
Selain itu, pembangunan tanggul penahan banjir yang sedang berjalan, penggalian sedimentasi sungai, dan berbagai pendekatan lainnya telah dilaksanakan.
Jika ditemukan pelanggaran, Pemda akan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Pusat untuk pencabutan izin lingkungan kegiatan pengelolaan pertambangan.
Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan dari unsur BPD, LKD, Guru/Tenaga Kependidikan, PKK dan Karang Taruna.
Kesuksesan program transformasi perpustakaan dapat dicapai melalui:
Kegiatan sosialisasi program diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. Sebagian besar peserta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Konut pada Program Transformasi Perpustakaan Desa Berbasis Inklusi Sosial ini.


Acara penandatanganan PKS ini berlangsung di Gedung Baru Sekolah Pascasarjana Unair Surabaya pada hari Rabu, 5 Juni 2024.
Bupati Ruksamin juga menekankan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari implementasi visinya, Konasara (Konawe Utara Sejahtera dan Berdaya Saing).
“Untuk menuju visi tersebut, maka kita harus meningkatkan SDM-nya dulu,” tegasnya.
Kebijakan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemda dalam mendorong peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Mohammad Nasih, mengapresiasi inisiatif Bupati Ruksamin.
Dalam acara penandatanganan PKS tersebut, Bupati Ruksamin didampingi oleh para staf ahli, sejumlah kepala OPD, dan kabag lingkup Pemda Konawe Utara.
Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan dari unsur BPD, LKD, Guru/Tenaga Kependidikan, PKK dan Karang Taruna.
Kesuksesan program transformasi perpustakaan dapat dicapai melalui:
Advokasi dan Kemitraan untuk membangun dukungan dan mendorong keberlanjutan program
Kegiatan sosialisasi program diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. Sebagian besar peserta menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Konut pada Program Transformasi Perpustakaan Desa Berbasis Inklusi Sosial ini.

Hasil dari masukan BMKG, dilihat dari prakiraan cuaca beberapa hari kedepan curah hujan diprediksi Juni sampai Juli masih akan bertamba. dan selama status tanggap darurat banjir ke transisi pemulihan selama satu minggu dan terjadi banjir susulan maka akan diberlakukan kembali status tanggap darurat banjir.
Situasi banjir sejak akhir April hingga awal Mei terjadi karena hujan deras ditambah kondisi air pasang sehingga air lambat turun dan mengakibatkan banjir menggenang lebih dari 7 ruas jalan. di tiga Kecamatan 8 Desa yang terdampak.
Sebagai Inspektur upacara, Bupati Konawe Utara membacakan teks pidato dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.
Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.
Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar.