Lintas Oheo.com

Lintasoheo com | Konut – Warga konawe utara digemparkan dengan adanya penemuan mayat perempuan di pantai desa mandiodo kecamatan molawe kabupaten konawe utara, selasa (30/7/24).

Informasi penemuan mayat tersebut menyebar cepat melalui media sosial yang terus dibagikan warga yang sempat melihat kejadian tersebut.

Kepolisian Resor (Polres) Konawe utara (Konut) melalui Polsek Lasolo dipimpin Kapolsek Iptu Andi Muhammad Taufan, S.H bersama anggotanya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan pengembangan yang dilakukan personel polsek lasolo dan pemeriksaan beberapa saksi akhirnya identitas korban dapat di ungkap.

Mayat perempuan dengan berinisial A lahir di watunggarandu usia 35 tahun alamat desa Awila kecamatan molawe kabupaten konawe utara.

Berdasarkan keterangan kakak pertama korban Arwan dan kakak kelima Jumran membenarkan bahwa video dan foto yang beredar merupakan adik kandung mereka berinisial A.

Dari keterangan saudara korban tersebut menerangkan bahwa korban telah lama mengalami gangguan jiwa serta mengidap penyakit epilepsi sejak korban berumur 12 tahun.

Sejak ibu kami meninggal adik saya tersebut telah tinggal dirumah, adik saya sering terjatuh ketika terkena penyakitnya “bebernya Arwan

Saudara korban mengatakan kemungkinan korban meninggalkan rumah melalui jendela kamar, karena kami sering mengurungnya dikamar dengan maksud agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan ketika penyakitnya kambuh “ungkapnya

Kapolsek Lasolo Iptu Andi Muhammad Taufan mengatakan pihak keluarga telah berrembuk dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta menyatakan menolak dilakukannya Autopsi atas meninggalnya korban A

Kapolres Konawe utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K melalui pesan whatsapp mengatakan pasca kejadian tersebut agar polsek jajaran tetap melakukan monitoring serta berikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat.

 

Lintasoheo.com | Konut – Malam Penganugerahan dan Malam Penutupan, Sekaligus Penyerahan Tropi Juara antar Kemah terbaik tingkat Kecamatan , Lurah, Desa dan SKPD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Torehkan Sebagai Juara 1 Kemah Terbaik Dalam Kemah Eksekutip Pramuka Kabupaten Konawe Utara, Tahun 2024.

Saat dikonfirmasi , Djunaedi, S.Pd,.M.S.i selaku Kepala Dinas Perpus dan Kearsipan. Menjelaskan bahwa dalam pembuatan kemah tersebut telah menurunkan semua Staf dan personilnya.

“Semua bekerjasama dengan baik, Semangat kerja Tampa pamrih demi satu kesatuan untuk tampil dan memeriahkan Kemah Eksekutip Pramuka Kab, Konut tahun 2024,” Ungkapnya.

Di katakan pembuatan kemah dikerjakan selama sepekan, bahan yang digunakan adalah bahan pilihan sehingga tercipta bangunan kemah yang asri nyaman dan terlihat indah

“Dan Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik semua tim dan do,a Staf dan Personil Dinas Perpus dan Kearsipan terpilih dan torehkan dan meraih juara 1 dalam Kemah terbaik tingkat SKPD di Kemah Pramuka Eksekutip Kabupaten Konawe Utara, tahun 2024.

Lebih lanjut kata dia, Djunaedi. Ia menguncapkan terima kasih kepada semua Personilnya, Staf yang telah bekerja membantu sehingga kegiatan terlaksana dengan baik hingga mendapatkan torehan dan penghargaan yang terbaik.

“Selamat kepada semua Staf dan Personil, saya bangga atas pencapaian yang diraih di Kemah Pramuka eksekutif ini, dan saya ucapan terima kasih dihanturkan kepada semua pihak yang terkait atas keberhasilan ini, semoga kedepan dapat memberikan kontribusi yang lebih baik”,tutup Kepala Dinas Perpus, Djunaedi, S.Pd,.M.S.i.

 

Lintasoheo.com | Konut –  Kepala Kepolisian Resor Konawe Utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K didampingi Kasat Lantas Iptu Debby Aulia, S.Tr.K., M.M pimpin Press release hasil operasi patuh anoa 2024 wilayah hukum Polres Konawe utara, Sabtu (27/7/24).

Press release Satuan Lalu lintas tersebut bertempat di loby mako polres konawe utara Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera Kabupaten Konawe utara dihadiri pejabat utama Polres Konawe utara.

Sebelum kegiatan press release Kasat Lantas Iptu Debby Aulia, S.Tr.K., M.M memimpin personel operasi patuh anoa 2024 melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KYRD) berupa razia kendaraan bertempat depan Polsek Asera, kulrahan wanggudu kecamatan Asera Konawe utara.

Pada operasi patuh anoa yang dipimpin Kasat Lantas Iptu Debby Aulia tersebut personel menjaring 36 unit kendaraan dengan rincian roda dua (motor) 20 unit, roda empat (mobil) 3 unit, surat izin mengemudi (SIM) 4 lembar, surat tanda nomor kendaraan (STNK) 9 lembar, serta surat teguran 9 lembar.

Kapolres Konawe utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K pada release tersebut menerangkan selama pelaksanaan operasi patuh yang berlangsung selama 14 hari dimulai tanggal 15 juli hingga 28 juli 2024, satgas operasi patuh anoa setiap hari terus melaksanakan razia guna mendisiplinkan pengendara yang masih bandel.

Melalui operasi patuh ini, kita ingin membuat masyarakat di konawe utara pengemudi kendaraan roda dua, roda empat maupun roda enam tertib dan patuh aturan berkendara sehingga kita bisa terus menekan angka pelanggaran lalulintas dan angka kecelakaan “bebernya.

Kapolres Konawe utara AKBP Priyo Utomo mengatakan di hari ke 13 operasi patuh tahun 2024 satlantas telah memberikan tilang sebanyak 77 lembar, teguran sebanyak 122 lembar dengan rincian roda dua 43 unit, STNK 25 lembar, SIM 6 lembar, roda empat 3 unit serta knalpot broong sebanyak 36 buah yang saat ini barang bukti tersebut di amankan di kantor Polres Konawe utara “ungkapnya.

Kapolres Konut mengatakan yang menjadi target operasi patuh yaitu pelanggaran kasat mata seperti knalpot bogar, spion dan plat tidak dipasang, tidak memakai helm SNI, tidak memakai safety belt serta tidak membawa surat-surat kendaraan.

Melalui press release tersebut Kapolres AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K juga menerangkan Polres Konawe utara melalui Kasat lantas dan anggota, Kasat binmas dan jajaran serta Polsek jajaran terus melakukan Dikmas (pendidikan masyarakat) agar masyarakat para pelajar bisa paham pentingnya mematuhi aturan lalulintas dan menjaga keselamatan saat berkendara.

“Kami menghimbau para pengendara sebelum berangkat mau kemana periksa kendaraan spion lampu sen maupun plat kendaraan, periksa surat-surat kendaraan, gunakan helm safety belt patuhi aturan berkendara kalau mengantuk agar beristirahat guna mencegah terjadinya kecelakaan utamakan keselamatan saat berkendaraan,”tutup Priyo Utomo.

 

 

 

Lintasoheo.com | Konut – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Rapat Paripurna penyerahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Konawe Utara Tahun Anggaran 2025 di Aula Kantor DPRD. Senin, 15 Juli 2024.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Konut Ikbar, bersama Wakil Ketua l DPRD Konut, Indra Supriadi, Wakil Ketua ll DPRD Konut, I Made Tarabuana, Sekertaris Dewan DPRD Konut, Suharto. K. Panto, dan jajaran Anggota DPRD Konut lainnya.

Selain itu, terlihat juga dari Pemda Konut dipimpin Sekda Konut, Safruddin, mewakili Bupati Konut, Ruksamin. Juga dihadiri para Asisten Setda Konut, Staf Ahli Setda Konut, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Konut, Kabag, Pemerintah Kecamatan.

Sebelum penyerahan KUA-PPAS berlangsung, Bupati Konut Ruksamin memberikan sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Konut, Safruddin.

 

Dalam sambutannya menuturkan, kebijakan umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 disusun berdasarkan rencana kerja pemerintah daerah Tahun 2025 yang sebelumnya telah diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Pusat serta RKPD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kebijakan umum APBD Tahun Anggaran 2025 juga merupakan penjabaran tahun ke-4 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe Utara Tahun 2021-2026.

Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 memuat target pencapaian kinerja yang terukur dari setiap program yang akan dilaksanakan untuk setiap urusan pemerintahan daerah, yang disertai dengan proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.

Rancangan KUA PPAS juga disusun dengan mempertimbangkan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal Tahun Anggaran 2025 yang ditetapkan oleh pemerintah.

Substansi KUA PPAS Tahun Anggaran 2025 adalah gambaran umum kebijakan pemerintah daerah yang nantinya akan dijabarkan dalam Raperda APBD Tahun Anggaran 2025. Adapun kebijakan umum yang dimaksud meliputi:

l. Kebijakan Umum Pendapatan Daerah.

Kebijakan pendapatan daerah menggambarkan proyeksi sumber dan besaran pendapatan daerah titik pendapatan daerah yang harus dioptimalkan untuk menghasilkan pemenuhan target pendanaan bagi pembangunan daerah.

Target pendapatan daerah merupakan perkiraan yang terukur secara rasional dan memiliki kepastian, serta berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang mendasarinya sebagaimana ketentuan peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

Terkait ini, maka kebijakan pendapatan daerah pada tahun anggaran tTahun 2025 meliputi:

– Optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah dalam upaya mendongkrak pendapatan asli daerah.

– Pengelolaan laba atas penyertaan modal sebagai hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

– Optimalisasi lain-lain PAD yang sah yang bersumber dari jasa giro, penerimaan bunga deposito tuntutan ganti rugi daerah, dan pendapatan dari Badan Layanan Umum Daerah.

– Peningkatan pendapatan transfer yang berasal dari pemerintah pusat dan transfer transfer antara daerah melalui akurasi data potensi pajak dan sumber daya alam mineral, kehutanan, perikanan dan perkebunan sawit sebagai dasar perhitungan dan pembagian dana bagi hasil pajak dan bersumber daya alam, serta peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat provinsi dan kabupaten.

ll. Kebijakan Umum Belanja Daerah.

Kebijakan belanja daerah Kabupaten Konawe Utara Tahun 2025 menetapkan target capaian kinerja setiap belanja, baik dalam konteks daerah, satuan kerja perangkat daerah, maupun program dan kegiatan titik penetapan target capaian kinerja setiap belanja, yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas perencanaan anggaran dan memperjelas efektivitas dan efisien penggunaan APBD sebagai instrumen pembangunan daerah.

Kebijakan belanja daerah Tahun 2025 juga diarahkan pada penjelasan sasaran program yang sesuai dengan urusan dan kewenangan terkait, dan dilaksanakan.

Lintasoheo.com| Konut – Kepala kepolisian Resor (Kapolres) Konawe utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K inisiasi pertemuan antara masyarakat langgikima dan perusahaan guna memediasi polemik yang yang terjadi sejak desember 2023, rabu (10/7/24) sekira pukul 11.00 wita.

Proses mediasi bertempat di Aula Sanika Satyawada Polres Konawe utara Kelurahan Wanggudu Kecamatan Asera Konawe utara dihadiri Sekda Konut Safruddin, S.Pd.,M.Pd, Dandim 1430 Letkol Arh. Pramono, S.Sos., M.Han, Camat Langgikima Tasruddin, Lurah Langgikima Mansyur, Kepala Desa Pariama Kadek Dewiyani, para pimpinan dan perwakilan perusahaan, ketua Aliansi Masyarakat Bersuara (AMB) Adrianus serta masyarakat Desa Pariama dan Kelurahan langgikima.

Langka mediasi diinisiasi Kapolres Konawe utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K karena masyarakat langgikima dan pariama telah beberapa kali melakukan aksi pemalangan jalan di wilayah Desa Pariama dan Kelurahan Langgikima karena merasa perusahaan yang beroperasi diwilayah mereka melanggar apa yang telah disepakati bersama pada desember 2023 lalu.

Diketahui kesepakatan antara masyarakat dan perusahaan yang beroperasi di wilayah langgikima yaitu perusahaan bersedia membayar kompensasi atau bantuan sosial kepada masyarakat yang dituangkan kedalam berita acara dan ditandatangani 22 perwakilan perusahaan.

Kapolres AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K mengawali sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Konut, Dandim 1430, para manager atau perwakilan perusahaan serta masyarakat atas kehadirannya di Polres Konawe utara guna mencari solusi terbaik dan kemanfaatan kita semua sehingga tidak ada lagi permasalahan.

Tindakan positif dan komprehensif melalui musyawarah atau diskusi ini segera kita ambil untuk menangani riak-riak yang timbul terus akibat permasalahan yang tidak selesai sampai hari ini “ungkap Kapolres Konut.

Harapan kami dari Polres Konawe utara dan Forkopinda apa yang nanti sampaikan apa yang nanti didiskusikan benar – benar maksimal clear dan tuntas dan disepakati bersama dan konsisten dengan keputusan bersama untuk direalisasi.

Sekda Konut Safruddin, S.Pd., M.Pd menyampaikan sedianya Bupati Konut yang akan hadir dalam mediasi tetapi beliau bersama Wakil serta Ketua DPRD Konut sedang berada diluar daerah dalam rangka pembahasan anggaran daerah dan percepatan pembangunan konawe utara “terangnya.

Setelah diskusi dan negosiasi panjang dan alot antara masyarakat dan pihak perusahaan pada pukul 17.00 wita disepakati bahwa pemilik IUP bersedia memberi kompensasi berupa bantuan sosial kepada masyarakat sebesar Rp 30.000.000,- dan Kontraktor sebesar Rp 20.000.000, – dan akan diselesaikan akhir bulan juli ini dimana pembayaran selanjutnya akan diatur pemerintah daerah baik melalui Perbup ataupun Perda. (I26).

 

Lintasoheo.com | Jakarta – Dalam Rakor, Ruksamin kembali menyoroti kejelasan terkait pembangunan sejumlah proyek penimbunan badan jalan yang mangkrak di wilayah Kabupaten Konawe Utara,

Salah satunya proyek yang menjadi sorotan utama adalah peningkatan badan jalan di Desa Sambandete Kecamatan Oheo yang menjadi akses utama yang menghubungkan Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah, yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan

Sebagai informasi, Rakor ini dipimpin oleh Plt. Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana, Sorni Paskah Deeli, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta yang hadiri berbagai pejabat penting, termasuk Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan dari Sekretariat Wakil Presiden, serta perwakilan dari Kementerian PUPR, Dirjen Bina Marga, Perumahan, dan Cipta Karya.

Selain itu, dari BNPB hadir Deputi Bidang Penanganan Darurat dan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi melalui zoom. Rabu 03/07/2024

Pada Rakor hari ini Bupati Konut Ruksamin memaparkan kepada Perwakilan kemenko PMK, PUPR dan BNPB, bahwa salah satu faktor yang memperparah situasi banjir di Konawe Utara adalah proyek penimbunan badan jalan yang mangkrak, Hal ini menyebabkan antrian panjang kendaraan karena tidak bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat akibat arus yang deras dan genangan air yang tinggi.

“Saya menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu siap memberikan fasilitasi, baik itu pembebasan lahan maupun bantuan lainnya, demi mempercepat proses pengerjaan proyek tersebut” Ungkap Bupati dua periode itu

Oleh karena itu dalam Rakor tersebut, Ruksamin memaparkan kondisi curah hujan yang cukup tinggi di Konawe Utara, dan secara umum
Sulawesi Tenggara, di mana sejak 29 April 2024 hingga 3 Mei 2024. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di Provinsi Sulawesi Tenggara untuk periode 3-9 Mei 2024.

Lebih lanjut Ruksamin menyampaikan dampak yang ditimbulkan akibat banjir tersebut, yang bukan hanya merusak fasilitas umum dan pertanian, tetapi juga mempengaruhi warga setempat. Karena Sejumlah akses jalan terputus, membuat warga terisolir, termasuk akses Jembatan Gantung Desa Padalere Utama, Jalan Trans Sulawesi Ruas Jalan Sone Jaya Desa Polora Indah yang terendam banjir, dan akses jalan Desa Tambakua.

“Jadi Untuk mengurangi dampak banjir tersebut, saya mengusulkan sejumlah kegiatan kepada pemerintah pusat dengan total anggaran senilai Rp 40 miliar. Anggaran ini meliputi pembangunan jalan senilai Rp 3,2 miliar, talud penahan tanah Rp 4,4 miliar, pembangunan Jembatan Desa Tambakua dan Padalere Utama, serta penyediaan air bersih di sejumlah titik hunian tetap.”Tutup Ruksamin.

Lintasoheo.com | Kendari – Sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar unjuk rasa di depan kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kendari, Selasa, 2 Juli 2024.

Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap keputusan DPP dan DPW PPP Sultra yang mengusung Aksan Jaya Putra (AJP) dari Partai Golkar dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kendari.

Massa dari tiga sayap partai tersebut, yakni Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), Angkatan Muda Kabah (AMK), dan Gerakan Pemuda Kabah (GPK) merasa kecewa terhadap PPP, yang tidak memberikan dukungan kepada Abdul Razak, seorang kader internal PPP yang dinilai memiliki kapabilitas dan loyalitas tinggi.

Ketua II AMK Sultra, Roslina Afi mengatakan bahwa keputusan DPC PPP tidak sejalan dengan aspirasi akar rumput. Dirinya mengingatkan bahwa PPP kedepan hanya akan menjadi penonton dalam 5 tahun kedepan saat dari kader dari partai lain yang menjadi pemimpin

“Kami merasa dikhianati dengan keputusan ini, Abdul Razak sudah banyak berkontribusi untuk partai dan masyarakat Kota Kendari, namun mengapa PPP lebih memilih Aksan Jaya Putra dari partai lain,” katanya.

Para demonstran menuntut agar DPC PPP segera mempertimbangkan kembali keputusan tersebut dan mengusung Abdul Razak sebagai calon Walikota Kendari. Bahkan mereka juga meminta transparansi dalam proses pengambilan keputusan partai.

Menanggapi aksi ini, Ketua DPC PPP Kendari, Hasbudi menyatakan sesuai aturan organisasi, DPC telah merekomendasikan empat nama, adapun nama-nama yang direkomendasikan adalah Abdul Razak, Afdhal, AJP dan dr. Sukirman.

“Kita harapkan tetap kader, kalau bisa kader. Artinya ada kader kita mau bertarung, kita lepas tapi partai lain yang usungkan tidak etis. Saya tidak menolak apa yang dikeluarkan oleh DPP tapi kita sangat mengharapakan yang direkomendasikan itu kader,” harapnya.

Terlebih, dalam pengambilan keputusan, Hasbudi mengaku tidak terlibat dengan keputusan DPW yang di pimpin Andi Sumangerukka.

“Terkait pengambilan keputusan, kami DPC tidak terlalu banyak dilibatkan, yang terlibat itu DPW. Seharusnya dikonsultasikan dengan DPC tapi ini tidak ada,” jelasnya.

Hasbudi mengatakan Abdul Razak merupakan kader PPP yang memliki peluang besar untuk memimpin Kota Kendari, namun kenyataan, akibat berbagai persoalan yang timbul di DPW PPP Sultra, sehingga kader-kader yang potensial harus dikorbankan.

Hasbudi menyampaikan dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi bersama para pimpinan DPC untuk menyikapi permasalahan yang terjadi di DPW PPP Sultra.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Muhammad Kasim menjelaskan keluarnya putusan mengenai pengusungan AJP sebagai Bacalon Walikota Kendari tidak melalui rapat bersama pengurus harian DPW.

Kasim menuturkan bahwa dalam peraturan organisasi, ketika DPC telah mengeluarkan rekomendasi, maka DPW akan melakukan rapat bersama pengurus harian dan memanggil DPC untuk dimintai klarifikasi terkait rekomendasinya, dari hasil rapat DPW itulah yang akan menjadi bahan rekomendasi ke DPP

“Ini sebaliknya dia tidak melakukan rapat, dan dia utus langsung ke DPP, keluar nama yang kita tidak sangka, bukan kader. Saya tidak tau apakah dia tidak tau aturan, atau yang kedua dia punya misi tertentu yang tidak bisa diterjemahkan,“ jelasnya.

Kasim menegaskan bahwa kedepan dirinya akan mendesak DPW PPP Sultra untuk melakukan rapat harian guna mengklarifikasi penyebab dan alasan dikeluarkan rekomendasi bagi kader dari anggota partai lain.

“Kita akan mendesak DPW untuk melakukan rapat harian guna mengklarifikasi penyebab dan alasan dikeluarkan rekomendasi,” pungkasnya.

Lintasoheo.com| Konut – Kepolisian Resort (Polres) Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), kerahkan 48 personilnya kawal kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Run yang berlangsung di pelataran Kantor Bupati Konut, Sabtu 29 Juni 2024.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Konut AKBP Priyo Utomo melalui, Kabag Ops Polres Konut, AKBP Archye N bersama Kasat Lantas Polres Konut, AKBP Suhermin, Kabag Ren Porles Konut, Kompol Muhammad Basir dan tim Polres Konut lainnya.

Pengamanan dilakukan sejak pukul 06.00 wita hingga acara selesai. Seluruh armada dan fasilitas pendukung diturunkan untuk mendukung suksesnya acara.

KPU Run juga dipimpin langsung Ketua KPU Konut, Abdul Makmur bersama anggota Komisioner KPU Lainnya. Selain itu dihadiri pejabat Pemerintah Konut, pimpinan Kodim 1430 Konut, Kementerian Agama dan mitra KPU lainnya.

Pelaksanaan KPU Run dimulai dengan pengguntingan pita star kegiatan Run KPU oleh pimpinan KPU Konut bersama Polres Konut dan mitra pemerintah lainnya.

KPU Run diikuti ribuan peserta dari berbagai element masyarakat termasuk penyelenggara pemilihan umum (pemilu).

KPU Run dilaksanakan juga sebagai rangkaian akan dilaksanakannya pesta demokrasi Pemilu kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara.

Selanjutnya, para peserta Run melakukan lari sehat sejauh 5 kilometer. Terlihat pada peserta yang mengikuti kegiatan tiba di garis finis dan melakukan dokumentasi pengambilan gambar-gambar.

Ditempat itu juga dilangsungkan sumba sehat bersama dipimpin oleh instruktur profesional dan ikuti seluruh peserta.

Kemudian, dilanjutkan pengundian hadiah KPU Run melalui kupon yang telah disiapkan oleh pihak panitia penyelenggara dari KPU.

Terlihat juga dilapangan dari pantauan awak media, pihak Polres Konut intens lakukan pengamanan dan pemantauan.

Serta memberikan himbauan kepada peserta agar bersama-sama menjaga keamanan, dan tertib mengikuti kegiatan.

 

Lintasoheo.com | Konut –  Kabupaten Konawe Utara. Mencatat sejarah baru sebagai Juara umum dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-30 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2024.

Pengumuman juara umum disampaikan pada upacara penutupan MTQ yang diadakan di Bundaran Konasara, Desa Labungga, Kecamatan Andowia, pada Kamis, 27 Juni 2024.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut mempertemukan para peserta terbaik dari 17 kabupaten/kota di wilayah ini.

Konawe Utara tampil gemilang dengan berhasil meraih 15 medali emas, 6 medali perak, 7 medali perunggu, serta 6 juara harapan satu, 1 juara harapan dua, dan 2 juara harapan tiga dengan Total nilai yang dikumpulkan mencapai 482 poin,

Pencapaian tersebut secara resmi diakui dalam Surat Keputusan Panitia Nomor 04/DH/MTQ Provinsi/VI/2024.

Pengumuman juara umum disampaikan pada upacara penutupan MTQ yang diadakan di Bundaran Konasara, Desa Labungga, Kecamatan Andowia, pada Kamis, 27 Juni 2024.

Acara ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, yang mewakili Penjabat Gubernur Sultra.

Piala Juara Umum diterima langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, yang didampingi oleh Wakilnya, Abuhaera, serta Penjabat Sekda Konawe Utara, Safruddin.

Dalam sambutannya, sebagai tuan Bupati Ruksamin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini.

“Sebagai tuan rumah, kami sangat bersyukur hari ini kita telah menyelesaikan rangkaian kegiatan MTQ dengan lancar,” ucapnya.

Ruksamin juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dari berbagai kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dan memberikan penampilan terbaik mereka.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, termasuk Kanwil Kemenag Provinsi Sultra, LPTQ, Dewan Hakim, Panitia, OPD, Unsur Forkopimda, Panitia, dan seluruh warga masyarakat.

Ruksamin menilai bahwa seluruh peserta telah memberikan upaya terbaik mereka, memungkinkan dewan hakim dan juri memberikan penilaian yang seobjektif mungkin.

“Kami sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras dari semua peserta. Mereka telah menunjukkan dedikasi dan kemampuan terbaik mereka,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap putra-putri terbaik yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara di tingkat nasional, Ruksamin berjanji akan menyiapkan hadiah sebesar 100 juta rupiah bagi mereka yang berhasil mengharumkan nama Sultra di MTQ tingkat nasional.

Selain itu, ia juga mengumumkan bahwa seluruh khafilah yang meraih juara 1 di setiap cabang lomba akan dihadiahi umroh.

Dalam kesempatan itu juga, Ruksamin tidak lupa menyampaikan rasa syukurnya dan berharap agar apa yang telah dilakukan selama penyelenggaraan MTQ ini mendapatkan ridha Allah SWT dan menjadi amal ibadah bagi seluruh yang terlibat.

Ia juga menyadari bahwa sebagai tuan rumah, meskipun telah berupaya maksimal, pasti ada kekurangan dan kelemahan.

Oleh karena itu, ia meminta maaf atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah serta mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Utara kepada seluruh pihak jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan MTQ ini.

“Untuk itu, atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah serta mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Utara, saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan MTQ ini,” tutupnya.

Lintasoheo.com | Makasar – Bupati Konawe Utara, Ruksamin, terus menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak serta berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat di wilayahnya untuk Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Hari ini, rabu 26 Juli 2024 Bupati Ruksamin menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak 2024 untuk wilayah Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku, yang digelar di Hotel Claro Makassar.

Rakor tersebut dibuka oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Muh. Tito Karnavian, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, serta Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja. Kehadiran mereka juga sebagai narasumber dalam acara tersebut.

Dan diikuti oleh Gubernur, Bupati, Walikota, Ketua KPU, Bawaslu, Kapolres, Kajari, dan perwakilan partai politik di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Kalimantan.

Dalam sambutannya, Menko Polhukam menyampaikan arahan agar pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pilkada, termasuk menjamin ketersediaan anggaran, keamanan, serta fasilitas yang diatur dalam undang-undang.

Menko Polhukam juga mengungkapkan langkah strategis yang perlu dilakukan pemda untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan, yakni meningkatkan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, serta optimalisasi peran Forkopimda dan pembinaan kerukunan antar suku dan umat beragama.

Hadi Tjahjanto juga menekankan pentingnya semua stakeholder bekerja sama untuk menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan yang kondusif dan terkendali.

Selain itu, ia meminta agar koordinasi antara kementerian dan lembaga ditingkatkan, serta optimalisasi fasilitas penyelenggaraan Pilkada agar dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pendidikan politik bagi masyarakat juga harus ditingkatkan.

Rakor ini diakhiri dengan pembacaan deklarasi Pilkada damai oleh seluruh peserta sebagai wujud komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu yang aman, damai, dan demokratis.

Menindaklanjuti hasil Rakor tersebut, Pemda Konawe Utara di bawah kepemimpinan Ruksamin dan Abuhaera telah melakukan sejumlah langkah persiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di wilayahnya.

Di antaranya adalah penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai 67 miliar pada 8 Oktober 2023 lalu.

Anggaran ini terbagi untuk KPU (45 miliar), Bawaslu (18 miliar), Polri (3 miliar), dan TNI (1 miliar), dengan realisasi telah mencapai 100 persen.

Selain itu, telah dilakukan pelantikan PPK sebanyak 39 orang, Bawaslu 39 orang, PPS 510 orang, dan Panwas Desa 170 orang.

Penyediaan sarana sekretariat bagi PPK dan Bawaslu, serta bantuan distribusi dengan kendaraan operasional juga telah dilakukan.

Pemda Konut juga menandatangani fakta integritas, melakukan sosialisasi pembinaan pada seluruh ASN terkait netralitas ASN, dan melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai 2024 bersama Forkopimda, penyelenggara pemilu, partai politik, hingga tokoh masyarakat.

Diketahui tingkat partisipasi pemilu 2024 Konawe Utara kembali menempati urutan pertama di sultra dengan tingkat partisipasi masyarakat diangka 92.22 persen.

Setelah sebelumnya pada tahun 2020 Konawe Utara menempati partisipasi pemilu ke – 4 Nasional dan pertama se Sultra.

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.