LintasOheo.com: Konut – Kepala Kepolisian Resor Konawe utara AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K pimpin kegiatan upacara tradisi siram kembang Bintara remaja Angkatan 50 bertempat dilapangan Apel Mapolres Konut Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera Kabupaten Konawe utara, Jumat (1/3/24)
Upacara Tradisi siram kembang tersebut dihadiri wakapolres Kompol Urva Lomansyah, para pejabat utama (PJU), para Kapolsek jajaran, perwira dan personil Polres Konawe utara
Sesuai Keputusan Kapolda Sultra Nomor Kep/82/II/2024 tanggal 23 Februari 2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan lingkungan Polda Sultra, Polres Konawe utara mendapat tambahan Personil Bintara Remaja sebanyak 20 orang
Mutasi tersebut dalam rangka menghadapi rangkaian tahapan Pemilukada tahun 2024 guna terciptanya kondisi Kamtibmas yang aman dan Kondusif di wilayah Hukum Polres Konawe utara
Kapolres Konut AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K dalam amanatnya mengucapkan Selamat datang dan selamat bergabung Bintara Remaja Angkatan 50 di keluarga Polres Konawe Utara “ungkapnya
Hal-hal yang diberikan dilembaga pendidikan dipelajari terus baik hal dasar yang nantinya berkembang, berinovasi dengan kondisi dimasyarakat dan wilayah “tutur Kapolres Konut
Kapolres AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K dalam penekanannya kepada para Bintara Remaja agar Selalu belajar, berlatih dengan semangat jaga kesehatan serta jangan lupa selalu tingkatkan ketakwaan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa “Imbuhnya
Kepada para Komandan, para senior berikan contoh yang baik kepada adik-adik kita, ajari mereka untuk siap melaksanakan tugas dengan baik untuk menambah kuantitas kita Polres Konawe utara “Ucap AKBP Priyo Utomo, S.H., S.I.K.







Antusias para siswa ini, mendapat apresiasi besar dan respon baik dari Bupati Konut, Ruksamin.
Diacara itu, Bupati Konut, Ruksamin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdikbud (Disdikbud), Asmadin dan Sekertaris Daerah (Sekda) Konut, Safruddin.
Saat menyerahkan dana tersebut, Bupati Konut, Ruksamin mengawali dengan ucapan terima kasih kepada 540 siswa SD yang dengan antusias berpartisipasi dalam festival Konasara.
“Alhamdulillah kita sudah serahkan dananya untuk anak-anak musik bambu. Sempat ada keterlambatan karena mengingat waktu libur bersama dan dala proses untuk realisasi,”ungkapnya.
“Saya mohon maaf baru diserahkan hari ini,” tutupnya.
Dari hasil pertemuan itu, Kepala Puskesmas Laskep, Mahudo menyampaikan, jika BPJS Pusat memberikan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang optimal dari Pemerintah Konawe Utara melalui Dinas Kesehatan.
Pihak BPJS Pusat mengakui kepemimpinan Bupati Konut, Ruksamin bersama wakilnya Abu Haera yang begitu sangat perduli soal kesehatan masyarakatnya, tanpa memberikan beban biyaya perawatan.
“Turun meninjau langsung dari tim, sekitar Tanggal 5 Maret mereka datang. Dari Lembaga Komite Akreditasi Kesehatan Pratama (KAKP), “sebutnya.
Tercatat, sebanyak 540 siswa SD dari berbagai sekolah wilayah itu tampil sebagai peserta musik bambu.
Tercatat, sebanyak 540 orang siswa Sekolah Dasar (SD) berpartisipasi dalam perayaan HUT Konut, dengan menampilkan kesenian musik bambu.

Tidak hanya Bupati Ruksamin yang hadir, namun juga sejumlah pejabat penting, termasuk PJ. Gubernur Sultra yang diwakili oleh Sekda Provinsi Asrun Lio, serta Gubernur Sultra periode sebelumnya, H. Ali Mazi, SH.
Dalam momen yang penuh makna ini, Bupati Ruksamin tak lupa menyampaikan kenangan dan apresiasi kepada Kolonel Laut (P) Ak. Mulku Zahari atas dedikasinya dalam menjalankan tugasnya di Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebagai ungkapan terima kasih, beliau memberikan cendera mata sebagai tanda penghargaan atas kontribusinya.
Ia juga dengan rendah hati meminta maaf jika ada tindakan yang kurang berkenan dalam pelaksanaan tugasnya.
Pelantikan Saidah yang berlangsung sore hari itu juga turut disaksikan keluarga dan kerabat yang berasal dari wilayah daerah pemilihan 4 Kabupaten Konawe Utara. Dari pantauan nampak kegembiraan dari keluarga dan kerabat Saidah menyaksikan wanita yang mereka kenal sebagai salah satu Qoriah terbaik di Konut itu duduk di kursi legislatif.
Peran Kadis Kesehatan Konut, Nurjannah Efendi menggerakkan tim medis di 22 puskesmas wilayah itu dapat mengoptimalkan penangan stunting hingga ke wilayah pelosok desa-desa.
“Kami kunjungi langsung masyarakat secara door tu door bersama petugas gizi memberikan edukasi, sosialisasi, pemeriksaan kesehatan dan pemberian susu formula,”ungkapnya.
Sementara, untuk kasus stunting di Konawe Utara dapat kendalikan dengan baik, sehingga kasus penderita stunting secara bertahap dapat turun.