Lintas Oheo.com

Lintasoheo.com | Bogor – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas ini merupakan upaya strategis Kemendagri dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan program prioritas nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, termasuk para kepala daerah, pimpinan DPRD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 bertujuan memberikan arahan strategis kepada seluruh kepala daerah bersama unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.

“Rakornas ini untuk mendukung implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mempercepat pencapaian kedaulatan pangan dan energi, serta mewujudkan ekonomi yang produktif dan inklusif dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen,” ujar Benni.

Selain membuka acara, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan sekaligus evaluasi kinerja pemerintah sepanjang tahun 2025, serta menyampaikan strategi kebijakan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan pada tahun 2026.

Presiden menegaskan bahwa kepala daerah dan unsur Forkopimda memiliki peran sentral dalam memastikan keberhasilan program prioritas nasional. Mereka menjadi motor penggerak utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, Rakornas ini menjadi forum penting untuk membangun kesamaan pemahaman, memperkuat koordinasi, serta menyinergikan kebijakan pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, Kemendagri menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pimpinan lembaga negara, termasuk unsur TNI dan Polri, sebagai narasumber dalam sejumlah sesi tematik. Setiap sesi membahas isu-isu strategis, seperti sinergi kebijakan ekonomi dan energi, kedaulatan pangan berkelanjutan, serta tantangan pembangunan nasional lainnya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 diikuti oleh sekitar 4.487 peserta, yang terdiri dari pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.

Selain Wakil Bupati Konawe Utara, Rakornas ini juga dihadiri oleh Forkopimda Konawe Utara, yakni Dandim 1430 Konawe Utara, Kapolres Konawe Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Unaaha, serta Wakil Ketua DPRD Konawe Utara I Made Tarubuana.

Lintasoheo.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan komitmennya untuk menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah. Hingga kini, Sultra tercatat sebagai provinsi dengan jumlah dapur MBG terbanyak di Indonesia.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, mengungkapkan bahwa dari 65 usulan dapur MBG yang diajukan ke Badan Gizi Nasional (BGN), sebanyak 27 dapur telah disetujui dan sebagian sudah beroperasi.

“Kami di Sultra kurang lebih 27 dapur MBG. Yang kami usulkan 65, dan yang sudah dinyatakan siap bahkan ada yang sudah beroperasi kurang lebih 27,” kata Anton Timbang di hadapan awak media, Kamis (23/10/2025).

Anton menjelaskan, capaian tersebut menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai provinsi dengan dapur MBG terbanyak secara nasional. Menurutnya, keberhasilan itu tidak terlepas dari kesiapan Kadin Sultra dalam memenuhi seluruh persyaratan administratif yang ditetapkan oleh BGN.

“Kami benar-benar mempersiapkan seluruh persyaratan dari

Lintasoheo.com | Konut – Pimpinan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Konawe Utara, Sekretaris Daerah (Setda) Konawe Utara, Safruddin, S.Pd., M.Pd., menerima penghargaan sebagai Person in Charge (PIC) Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan peran aktif Safruddin dalam mendukung pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode Agustus hingga Oktober 2025.

Dalam pelaksanaan SPI 2025, Safruddin dinilai berhasil mengoordinasikan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, sehingga proses survei berjalan dengan tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh KPK.

Setda Konut,Safruddin,S.Pd.,M.Pd

Kepala Satuan Tugas Integritas Sektor Publik KPK, Wahyu Dewantara Susilo, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan SPI sangat bergantung pada komitmen dan sinergi pimpinan daerah, khususnya peran strategis PIC di tingkat pemerintah daerah.

“Peran PIC sangat penting dalam memastikan seluruh tahapan survei berjalan dengan baik. Kami mengapresiasi komitmen dan kerja sama yang telah ditunjukkan oleh Sekda Konawe Utara dalam mendukung upaya penguatan integritas di sektor publik,” ujar Wahyu.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta mendukung agenda nasional pemberantasan korupsi.

Dengan capaian tersebut, diharapkan semangat integritas dan transparansi terus terjaga dan menjadi budaya kerja di seluruh jajaran ASN Kabupaten Konawe Utara.

Lintasoheo.com – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 di Swiss-Belhotel Kendari, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi program kerja IMI Sultra sepanjang tahun 2025.

Rakerprov dihadiri langsung Ketua IMI Sultra Anton Timbang, serta seluruh pengurus IMI kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Turut hadir unsur Forkopimda dan mitra strategis, di antaranya Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra yang diwakili Wadirlantas KBP Arif Irawan, KONI Sultra yang diwakili Sekretaris Umum Dr. La Sawali, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan bidang kepesertaan, Ketua Klub Motor Besar Sultra Yudhi Mahardika, serta para Ketua IMI kabupaten/kota.

Ketua Panitia Rakerprov, Ali Rezky, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerprov tidak sekadar agenda seremonial, melainkan forum konsolidasi dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja IMI Sultra selama satu tahun terakhir.

“Rakerprov ini menjadi wadah konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi kegiatan IMI Sultra sepanjang tahun 2025,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua IMI Sultra Anton Timbang menegaskan target besar kepengurusannya, yakni membentuk kepengurusan IMI di seluruh 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

“Saat ini IMI baru terbentuk di 11 kabupaten/kota. Target saya sebelum berakhirnya periode ketiga ini, IMI sudah terbentuk di seluruh 17 kabupaten/kota,” tegas Anton.
Adapun daerah yang telah memiliki kepengurusan IMI meliputi Kolaka Timur, Baubau, Konawe Utara, Kolaka, Konawe, Kota Kendari, Kolaka Utara, Konawe Selatan, Bombana, Muna, dan Buton Selatan.

Anton juga menyampaikan dua agenda besar yang menjadi fokus IMI Sultra ke depan, yakni persiapan cabang olahraga otomotif pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kota Kendari serta persiapan Musyawarah Provinsi IMI Sultra dengan agenda pemilihan ketua.

“Saya sudah tiga periode memimpin IMI Sultra dan merasa bangga karena IMI Sultra sangat aktif serta selalu terlibat dalam kegiatan IMI pusat. Jangan pernah meragukan komitmen saya terhadap IMI Sultra,” ujarnya.
Ia menegaskan dukungan IMI Sultra terhadap KONI Sultra dalam mendorong prestasi atlet otomotif di daerah.

“Dengan kepemimpinan Ketua KONI Sultra saat ini, saya yakin olahraga Sultra akan terus berprestasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Anton mendorong seluruh Ketua IMI kabupaten/kota agar mampu menyelenggarakan minimal dua event otomotif setiap tahun dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha setempat. Ia juga mengingatkan agar kendaraan khusus event otomotif tidak digunakan di jalan umum karena berpotensi melanggar aturan lalu lintas.

Sementara itu, Wadirlantas Polda Sultra KBP Arif Irawan mengajak IMI Sultra dan seluruh pengurus di daerah untuk berperan aktif mendukung tertib berlalu lintas serta membantu kepolisian dalam edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.

“Masih banyak pelanggaran seperti penggunaan knalpot brong, tidak melengkapi kelengkapan berkendara, hingga tidak menggunakan lampu sein. Kami berharap IMI dapat membantu sosialisasi keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Ia juga mendorong sinergi antara IMI kabupaten/kota dengan Kapolres, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam mendukung kegiatan otomotif yang tertib, aman, dan sesuai aturan.

Rakerprov IMI Sultra Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Sekretaris Umum KONI Sulawesi Tenggara mewakili Ketua KONI Sultra.

Lintasoheo.com | Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., secara resmi meresmikan relokasi Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Lasolo Kepulauan yang berlokasi di Desa Boedingi, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Sabtu (24/1/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, serta peninjauan langsung gedung sekolah oleh Bupati Konawe Utara bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa peresmian relokasi sekolah tersebut memiliki makna penting, khususnya dalam rangka pemulihan dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas pengelolaan sumber daya alam di wilayah setempat.

“Relokasi SDN 03 Lasolo Kepulauan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama atas dampak yang terjadi. Situasi ini tentu menjadi keprihatinan kita semua, karena menyangkut hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak, aman, dan bermartabat,” ujar Bupati.

Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Konawe Utara, Bupati Ikbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Daka Group atas komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui pembangunan kembali fasilitas pendidikan yang lebih representatif.

“Sekolah ini kini menjadi simbol pemulihan sekaligus harapan masa depan. Dengan fasilitas yang lebih baik, saya berharap proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman, lebih bermutu, dan mampu menumbuhkan semangat belajar anak-anak kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Ikbar menitipkan amanah kepada para tenaga pendidik agar menjadikan sekolah tersebut sebagai ruang pembentukan karakter, pengembangan kecerdasan, dan fondasi masa depan generasi Konawe Utara.

“Kepada para guru, jadikan sekolah ini sebagai tempat mendidik karakter, menumbuhkan kecerdasan, dan membangun masa depan anak-anak Konawe Utara. Kepada orang tua dan masyarakat, mari kita jaga bersama sekolah ini, rawat fasilitasnya, dan terus dorong anak-anak kita untuk bersekolah dan berprestasi,” pesan Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Konawe Utara Hj. Wisra Wastawati, S.Tr.Keb, jajaran Forkopimda Konawe Utara, Dandim 1430 Konawe Utara, perwakilan Kapolres Konawe Utara, pimpinan PT Daka Group, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara, serta tokoh masyarakat setempat.

Peresmian relokasi SDN 03 Lasolo Kepulauan ini diharapkan menjadi tonggak baru peningkatan kualitas pendidikan dasar, khususnya di wilayah kepulauan Kabupaten Konawe Utara.

Lintasoheo.com | Konut – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi unsur Forkopimda serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), turun langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga korban bencana angin puting beliung, Senin (12/01/2026).

Bencana alam yang terjadi sejak sehari sebelumnya tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerugian yang cukup besar. Terjangan angin kencang disertai hujan lebat itu melanda sejumlah wilayah di tiga kecamatan, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat terdampak.

Adapun wilayah yang terdampak bencana angin puting beliung meliputi:
Kecamatan Sawa: Desa Tanjung Laimeo, Desa Puupi, Desa Ulu Sawa, dan Desa Laimeo
Kecamatan Lembo: Desa Taipa
Kecamatan Lasolo: Desa Muara Tinobu, Desa Basule, serta Kelurahan Tinobu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ikbar menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang dialami warga. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami kepada warga,” ujar Bupati Ikbar.

Selain penyerahan bantuan logistik, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga terus melakukan pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum, guna menentukan langkah penanganan lanjutan, termasuk upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Lintasoheo.com | Kendari – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Sultra yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkotika bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Cempaka, Kota Kendari, Jumat (16/1/2026).

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, dalam keterangannya kepada pers mengatakan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk membahas kesiapan pelaksanaan Musprov sekaligus merumuskan arah program kerja Kadin ke depan.

“Hari ini kita telah melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas persiapan Musprov serta persiapan program kerja Kadin ke depan. Kita juga sudah berada di penghujung masa bakti kepengurusan periode 2021–2026,” ujar Anton Timbang.

Ia menjelaskan, selama lima tahun masa kepemimpinannya, Kadin Sultra telah menjalankan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan perekonomian daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Tenggara.

“Banyak program yang telah kita laksanakan dan semuanya diarahkan untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat, terutama para pelaku UMKM di Sultra,” tambahnya.

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Kendari, KBP Widi Haryadi, S.I.K., S.H., didampingi tim medis BNN Kota Kendari.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh pengurus Kadin Sultra yang hadir juga menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Dari hasil pemeriksaan terhadap 48 orang pengurus Kadin Sultra, BNN Kota Kendari memastikan seluruhnya dinyatakan negatif atau bebas dari penggunaan narkotika.

Kepala BNN Kota Kendari, Widi Haryadi, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Kadin Sultra di bawah kepemimpinan Anton Timbang yang dinilai telah memberikan contoh positif dalam menciptakan lingkungan organisasi yang bersih dari narkoba.

“Kami mengapresiasi Kadin Sultra karena seluruh pengurus yang diperiksa terbukti bebas dari narkotika. Ini merupakan komitmen nyata dalam mendukung gerakan pencegahan narkoba,” ungkap Widi Haryadi.

Sementara itu, Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus atas kerja sama dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas organisasi secara bersih dan bertanggung jawab.

Ia juga mengapresiasi BNN Kota Kendari beserta seluruh tim yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan sosialisasi serta pemeriksaan narkotika tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Kadin Sultra dan juga kepada BNN Kota Kendari atas kerja sama yang baik sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Lintasoheo.com | Konut – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara memberikan piagam penghargaan kepada PT Makmur Lestari Primatama (MLP) dan PT Kembar Emas Sultra (KES) atas dukungan dan partisipasi aktif dalam pengelolaan persampahan demi kelestarian lingkungan.

Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penutupan Festival Konasara yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Utara ke-19, dan disaksikan oleh unsur Forkopimda, DPRD Konut, jajaran OPD, serta masyarakat.
Apresiasi disampaikan melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe Utara, Marjoni, S.KM., M.PH, yang menilai keterlibatan PT MLP dan PT KES memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan selama rangkaian Festival Konasara berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi peran aktif PT MLP dan PT KES yang telah mendukung pengelolaan persampahan dengan baik selama Festival Konasara. Kolaborasi ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujar Marjoni.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT MLP dan PT KES, Arifin Lahay, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Pemda Konawe Utara. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam program kebersihan dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bersinergi dan berkontribusi nyata melalui program CSR, khususnya dalam mendukung pelestarian lingkungan di Bumi Oheo,” ungkap Arifin.

Sebagai informasi, PT Makmur Lestari Primatama (MLP) sebelumnya juga telah meraih predikat PROPER Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sebagai bukti kepatuhan perusahaan terhadap regulasi dan pengelolaan lingkungan hidup.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si.

Pemda Konawe Utara berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta terus diperkuat, khususnya dalam mendukung program lingkungan hidup yang berkelanjutan di Kabupaten Konawe Utara.

Lintasoheo com | Konut – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melaksanakan pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu di lingkup Pemerintah Daerah Konawe Utara, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Utara ke-19, Kamis (2/1/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Konawe Utara sekaligus momentum penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan ASN P3K Paruh Waktu merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas aparatur, khususnya pada sektor pelayanan publik.
“Pelantikan ASN P3K Paruh Waktu ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi amanah dan tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Konawe Utara.

Saya berharap seluruh ASN yang dilantik dapat bekerja secara profesional, disiplin, dan berintegritas,” ujar Bupati Ikbar.
Ia juga menambahkan bahwa momentum HUT ke-19 Konawe Utara harus dijadikan sebagai ajang refleksi dan evaluasi terhadap perjalanan pembangunan daerah sejak terbentuk pada 2 Januari 2007.

“Di usia ke-19 ini, Konawe Utara terus berbenah dan melangkah maju. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kita optimistis mampu mewujudkan Konawe Utara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.
Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap seluruh ASN, termasuk P3K Paruh Waktu yang baru dilantik, dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Lintasoheo.com | Alenggo — Di jantung Desa Alenggo, sebuah inisiatif luar biasa tumbuh dan menghadirkan harapan baru bagi kemandirian ekonomi masyarakat. Bertepatan dengan Hari Inovasi Indonesia, 1 November 2025, Binaan UMKM Teras Pangan Alenggo resmi terbentuk atas inisiasi PT Makmur Lestari Primatama (MLP).

Inilah awal perjalanan ketika singkong dan pisang—yang sebelumnya dipandang sebagai hasil kebun biasa—bertransformasi menjadi pilar penopang ekonomi desa.

Teras Pangan Alenggo bukan sekadar kelompok usaha, melainkan rumah inovasi kuliner berbahan baku hasil bumi desa. Dapur kreasi ini berfokus mengangkat potensi lokal menjadi produk bernilai tambah. Saat ini, mereka telah menghasilkan tujuh varian produk unggulan yang menjadi duta rasa Desa Alenggo.

Produk Olahan Singkong:

1. Keripik Singkong Original

2. Keripik Singkong Pedas

3. Keripik Singkong Balado

Produk Olahan Pisang:

1. Keripik Pisang Original

2. Keripik Pisang Manis

3. Keripik Pisang Cokelat

4. Keripik Pisang Balado

Keunggulan produk ini tak hanya diakui di tingkat lokal. Salah satu momen membanggakan adalah ketika produk Teras Pangan Alenggo dipamerkan pada Pertemuan TP PKK di Wanggudu, Konawe Utara, sebagai bagian dari produk unggulan TP PKK Kecamatan Langgikima.

Untuk memastikan keberlanjutan usaha, Teras Pangan Alenggo menjalin kerja sama strategis dengan Kopa Mart PPA serta berbagai tempat usaha lokal di Desa Alenggo. Langkah ini membuka akses pasar sekaligus memperkuat perputaran ekonomi desa.

Superintendent External PT MLP, Arifin Lahay, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya pada bidang pendapatan riil dan kemandirian ekonomi.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Alenggo,” ujarnya.

Dukungan penuh datang dari berbagai pihak. Ketua TP PKK Desa Alenggo, Nurul Hidayah, menyampaikan apresiasinya.

“Kami sangat mendukung dan bangga. Semoga ke depan pemerintah desa dan perusahaan dapat terus mendukung kegiatan UMKM ini agar semakin berkembang,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Alenggo (BPD), Irvan Hamzah, menilai Teras Pangan Alenggo sebagai langkah strategis dalam membangun ekonomi desa berbasis sumber daya lokal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT MLP atas dukungan terhadap terbentuknya UMKM binaan tersebut.

Irvan berharap Teras Pangan Alenggo dapat terus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi lokal.

Kisah Teras Pangan Alenggo menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat lokal mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi, mengubah hasil bumi sederhana menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.

“Program ini sangat membanggakan dan menjadi langkah nyata membangun perekonomian Desa Alenggo. Bahan bakunya berasal dari desa sendiri, sehingga tercipta simbiosis mutualisme antara pelaku usaha dan masyarakat,” jelasnya.

Irvan berharap Teras Pangan Alenggo dapat terus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Semoga ke depan UMKM ini mampu memutar roda ekonomi Desa Alenggo dengan memberdayakan masyarakat setempat. Kami juga berharap PT MLP semakin maju dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.