Lintas Oheo.com

Lintasoheo.com | Konut – Insiden kecelakaan maut kembali terjadi di jalur perlintasan Trans Sulawesi. Sebuah mobil Mitsubishi Light Truck hancur setelah dihantam mundur oleh Dump Truck Hino yang gagal menanjak di Desa Tangguluri, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Selasa (17/3/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WITA tersebut merenggut nyawa Nasruddin (44), pengemudi Mitsubishi Light Truck berwarna kuning dengan nomor polisi B 9367 TQA. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Konawe Utara akibat luka parah pada bagian wajah dan patah tulang tangan.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan dari Sat Lantas Polres Konawe Utara, kecelakaan bermula saat Mobil Hino Dump Truck R10 (DD 8440 KE) yang dikemudikan oleh Mustamin (55) melaju dari arah selatan menuju utara (Desa Tangguluri ke arah Kelurahan Wanggudu).

Saat melewati jalanan menanjak dan menikung di Desa Tangguluri, truk besar tersebut diduga kehilangan tenaga. Naas, kendaraan tersebut justru meluncur mundur secara tiba-tiba dan menghantam bagian depan Mitsubishi Light Truck milik korban yang berada tepat di belakangnya.

“Mobil tersebut tidak dapat menanjak kemudian secara tiba-tiba berjalan mundur dan menabrak mobil di belakangnya. Truk terus berjalan mundur hingga menghantam pagar dan rumah warga,” tulis laporan resmi kepolisian.

Olah TKP dan Evakuasi
Warga yang berada di lokasi kejadian segera melakukan evakuasi terhadap Nasruddin yang terjepit di kabin kemudi. Namun, kondisi luka yang sangat berat membuat nyawa pria asal Desa Landiwo tersebut tidak tertolong sebelum sampai di rumah sakit.
Pihak Sat Lantas Polres Konawe Utara yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP.

Hasil pemeriksaan menunjukkan:
* Terdapat bekas seretan kendaraan dan ceceran darah di aspal.
* Pecahan kendaraan berserakan di titik tabrakan.
* Kondisi jalanan di lokasi memang dikenal rawan karena kontur yang menanjak dan menikung.

Status Barang Bukti
Hingga berita ini diturunkan, Mobil Hino Dump Truck (R10) telah diamankan di Mako Polres Konawe Utara untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, unit Mitsubishi Light Truck (R6) masih berada di lokasi kejadian menunggu proses evakuasi lanjutan.

Dua orang saksi, yakni Alfian Gufri Albar (36) dan Susila (51), telah dimintai keterangan oleh pihak penyidik untuk memperjelas penyebab pasti gagalnya sistem pengereman atau tenaga pada truk Hino tersebut.

Lintasoheo.com | Jakarta – Pertemuan strategis antara Bupati Konawe Utara, Ikbar, dan Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menandai langkah serius daerah tersebut dalam menjadikan sektor transmigrasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.
​Berikut adalah poin-poin utama dari audiensi yang berlangsung pada 12 Maret 2026 tersebut.

​Fokus Utama Pengembangan Kawasan
​Bupati Ikbar menekankan bahwa pengembangan ini bukan sekadar pemukiman, melainkan bagian dari misi menciptakan ekonomi daerah yang produktif.

​Visi 2025–2030: Penguatan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
​Areal Potensial: Membentang dari Kecamatan Molawe hingga Kecamatan Motui dengan total cadangan lahan mencapai 19.000 hektare.

​Rencana Lokasi Baru: Fokus pengembangan di Desa Laronaha dan Desa Horoe dengan luas sekitar 1.000 hektare.
​Investasi dan Dukungan Infrastruktur
​Pemerintah Kabupaten Konawe Utara telah menunjukkan komitmen nyata melalui alokasi anggaran dan pembangunan fisik sejak 2008.

Respon Kementerian Transmigrasi
​Wakil Menteri Viva Yoga Mauladi memberikan apresiasi tinggi terhadap proaktifnya Pemkab Konawe Utara. Pihak kementerian menyatakan.

​Dukungan Penuh: Menyetujui langkah strategis pengembangan wilayah tersebut.
​Sinergi Pusat-Daerah: Memastikan program daerah selaras dengan penguatan pembangunan nasional melalui transmigrasi.

​”Langkah ini adalah bentuk keseriusan kami untuk memastikan kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi tempat tinggal, tapi pusat ekonomi yang berdaya saing bagi masyarakat Konawe Utara.” Bupati Ikbar.

 

Lintasoheo.com | Konsel – Dugaan keterlibatan oknum Babinsa inisial B dalam kasus pengeroyokan disertai pembakaran sepeda motor terhadap seorang pria berinisial P di Desa Watumelewe, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, disebut tidak benar.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa kedatangan oknum Babinsa di lokasi kejadian perkara (TKP) justru untuk meredam situasi setelah menerima laporan adanya keributan dan dugaan pengeroyokan di desa tersebut.

Sumber yang diperoleh media ini menjelaskan, saat oknum Babinsa tiba di lokasi, korban pengeroyokan sudah lebih dahulu diamankan di rumah Kepala Desa Watumelewe guna menghindari situasi yang semakin memanas.

“Babinsa datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Saat tiba, korban sudah berada di rumah kepala desa untuk diamankan,” ungkap sumber kepada media ini, Minggu (15/3/2026).

Sebelumnya, salah satu media online memberitakan bahwa dalam peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi pada 9 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 Wita di Desa Watumelewe, disebutkan adanya keterlibatan oknum Babinsa dalam aksi pengeroyokan terhadap korban .

Berdasarkan hasil penelusuran media ini, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 Wita malam, bermula ketika korban datang berkunjung ke rumah seorang perempuan berinisial B, yang disebut sebagai kekasihnya, setelah mendapat panggilan untuk bertemu.

Namun, kedatangan korban di rumah tersebut bukan di panggil justru korban memaksa datang secara dia diam melalui melalui pintu belakang rumah dan langsung menuju kamar tidur perempuan tersebut.

Aksi korban kemudian diketahui oleh orang tua perempuan tersebut. Saat itulah terjadi keributan yang diduga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap korban setelah ia ditarik keluar dari dalam rumah.

Merasa tidak terima karena ada pria yang tidak dikenal masuk ke dalam rumahnya melalui pintu belakang dan langsung menuju kamar anaknya, pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Konawe Selatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polres Konawe Selatan bergerak cepat mengamankan pihak yang diduga terlibat guna kepentingan penyelidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut untuk memastikan kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian itu.

 

Lintasoheo.com | Konut – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, PT Bumi Sentosa Jaya (BSJ) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan total 286 paket parcel lebaran untuk masyarakat di dua desa sekitar wilayah operasional perusahaan.(12 Maret 2024).

​Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan pemerintah desa masing-masing:
Desa Boenaga 196 Paket.
Desa Boedingi 90 Paket.

Pernyataan Manajemen PT. BSJ
​Rijal, selaku Kepala Teknik Tambang (KTT), menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata empati perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

​”Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial yang dapat membantu masyarakat dalam menyambut dan merayakan Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

​Senada dengan hal tersebut, Joko Sulistyo selaku Humas PT. BSJ, menegaskan bahwa pemberian bantuan ini adalah bagian dari agenda tahunan perusahaan.

​”Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam implementasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat lingkar tambang dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H,” tambah Joko.

​Harapan Perusahaan
​Melalui program PPM ini, PT. Bumi Sentosa Jaya berharap hubungan harmonis antara perusahaan dan warga desa lingkar tambang terus terjaga, serta kehadiran perusahaan dapat memberikan dampak positif langsung bagi kesejahteraan sosial masyarakat.

Lintasoheo.com | Konut – Menjelang fajar kemenangan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Makmur Lestari Primatama (MLP) kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi sosial. Perusahaan pertambangan nikel ini menyalurkan bantuan parcel lebaran bagi masyarakat yang berada di wilayah lingkar tambang pada Jumat (06/03).

​Prosesi penyerahan bantuan yang sarat akan suasana kekeluargaan ini dipusatkan di Kantor Desa Molore Pantai.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Luki, perwakilan manajemen PT Makmur Lestari Primatama, kepada jajaran Pemerintah Desa dan perwakilan warga untuk kemudian didistribusikan secara merata.

​Wujud Komitmen Sosial Perusahaan ​Program ini merupakan bagian dari implementasi Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada pilar sosial budaya.

Penyaluran bantuan ini menjangkau warga di lima desa sekitar wilayah operasional, yakni:
​Desa Lameruru
​Desa Ngapa Inia
​Desa Molore
​Desa Molore Pantai
​Desa Alenggo

​Luki menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya perusahaan untuk memperkuat tali silaturahmi dan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat setempat.

​”Momentum Ramadan dan Idulfitri adalah saat yang tepat bagi kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan berharap bingkisan parcel ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga dalam menyambut hari raya,” ujar Luki.

​Apresiasi dari Pemerintah Desa
​Kehadiran program ini disambut hangat oleh Pemerintah Desa Molore Pantai. Ariffudin, Sekretaris Desa Molore Pantai, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian berkelanjutan yang diberikan oleh PT MLP.

​”Kami mewakili pemerintah desa dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT MLP. Kepedulian ini sangat berarti bagi warga kami, terutama dalam suasana menyambut lebaran. Kami mendoakan semoga PT MLP semakin jaya dan sukses dalam operasionalnya,” ungkap Ariffudin.

​Senada dengan pemerintah desa, Serianti, salah seorang warga penerima manfaat, menyatakan rasa syukur atas bantuan tersebut. Ia berharap program kebaikan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

​PT Makmur Lestari Primatama berkomitmen untuk menjadikan industri pertambangan sebagai penggerak kesejahteraan sosial di Kabupaten Konawe Utara. Melalui berbagai program CSR dan PPM, perusahaan berupaya memberikan kontribusi positif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah tambang.

PT Makmur Lestari Primatama (MLP)
Konawe Utara, Sulawesi Tenggara
​Tips Pengiriman ke Redaksi Media:
​Sertakan Foto: Lampirkan 2-3 foto resolusi tinggi yang menunjukkan momen penyerahan simbolis antara pihak perusahaan dan warga.

​Laporan:Darwis

Lintasoheo.com | Bogor – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas ini merupakan upaya strategis Kemendagri dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendukung pelaksanaan program prioritas nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, termasuk para kepala daerah, pimpinan DPRD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 bertujuan memberikan arahan strategis kepada seluruh kepala daerah bersama unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.

“Rakornas ini untuk mendukung implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mempercepat pencapaian kedaulatan pangan dan energi, serta mewujudkan ekonomi yang produktif dan inklusif dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen,” ujar Benni.

Selain membuka acara, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan sekaligus evaluasi kinerja pemerintah sepanjang tahun 2025, serta menyampaikan strategi kebijakan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan pada tahun 2026.

Presiden menegaskan bahwa kepala daerah dan unsur Forkopimda memiliki peran sentral dalam memastikan keberhasilan program prioritas nasional. Mereka menjadi motor penggerak utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, Rakornas ini menjadi forum penting untuk membangun kesamaan pemahaman, memperkuat koordinasi, serta menyinergikan kebijakan pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, Kemendagri menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pimpinan lembaga negara, termasuk unsur TNI dan Polri, sebagai narasumber dalam sejumlah sesi tematik. Setiap sesi membahas isu-isu strategis, seperti sinergi kebijakan ekonomi dan energi, kedaulatan pangan berkelanjutan, serta tantangan pembangunan nasional lainnya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 diikuti oleh sekitar 4.487 peserta, yang terdiri dari pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.

Selain Wakil Bupati Konawe Utara, Rakornas ini juga dihadiri oleh Forkopimda Konawe Utara, yakni Dandim 1430 Konawe Utara, Kapolres Konawe Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Unaaha, serta Wakil Ketua DPRD Konawe Utara I Made Tarubuana.

Lintasoheo.com| Konut – Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) menjadi salah satu upaya strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Keberhasilan Siskamling sangat bergantung pada partisipasi aktif warga dalam menjalankan pengamanan lingkungan secara swakarsa, seperti ronda malam dan patroli lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, potensi terjadinya tindak kriminalitas dapat ditekan sejak dini. Selain berfungsi sebagai langkah pencegahan kejahatan, Siskamling juga memiliki nilai sosial yang kuat dalam mempererat silaturahmi antarwarga.

Kegiatan ronda dan patroli lingkungan mendorong tumbuhnya semangat gotong royong, kebersamaan, serta rasa kepedulian terhadap sesama.

Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, keamanan lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan, sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan harmonis.

Pemerintah dan aparat keamanan pun terus mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali Siskamling sebagai bagian dari budaya menjaga keamanan bersama.

Lurah Wanggudu, Hasanuddin, S.Si, menegaskan bahwa Siskamling bukan hanya sekadar kegiatan pengamanan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai sosial yang penting dalam memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Melalui Siskamling, masyarakat tidak hanya berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga. Jika kebersamaan ini terus terjaga, maka lingkungan akan semakin aman dan kondusif,” ujar Hasanuddin.

Ia juga mengajak seluruh warga Kelurahan Wanggudu untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan berperan aktif dalam setiap kegiatan ronda malam maupun patroli lingkungan.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan partisipasi aktif masyarakat, potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.

Selain sebagai langkah pencegahan kriminalitas, kegiatan Siskamling juga dinilai efektif dalam membangun rasa tanggung jawab sosial serta menciptakan suasana lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Lintasoheo.com | Kendari – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Konawe Utara, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd., menghadiri kegiatan Komunikasi Eksekutif Hasil Penilaian Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) Tahun 2025 serta Rencana Pembinaan SPIP Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara sebagai forum strategis untuk menyampaikan hasil evaluasi maturitas SPIP-T kepada pemerintah daerah sekaligus memperkuat komitmen pimpinan daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Dalam forum tersebut, BPKP memaparkan capaian dan rekomendasi hasil penilaian maturitas SPIP-T Tahun 2025, serta arah dan strategi pembinaan SPIP yang akan dilaksanakan pada Tahun 2026.

Penilaian SPIP-T menjadi instrumen penting dalam memastikan efektivitas pengendalian intern, manajemen risiko, serta pencegahan praktik penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Sekda Konawe Utara, Dr. Safruddin, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan SPIP secara terintegrasi di seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, hasil penilaian ini menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan guna mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas.

“Pemerintah daerah akan menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan BPKP sebagai upaya peningkatan kualitas tata kelola dan pengendalian intern, sehingga pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap sinergi dengan BPKP Sulawesi Tenggara terus terjalin dengan baik dalam rangka memperkuat sistem pengendalian intern dan mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

Lintasoheo.com | Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Padalere Utama, Kecamatan Wiwirano, yang terdampak bencana alam angin puting beliung, Kamis (05/02/2026).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Konawe Utara terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, khususnya yang mengalami kerusakan rumah dan kehilangan harta benda akibat bencana tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Wiwirano Suharjhon Arif, Kepala Desa Padalere Utama, aparat desa, serta masyarakat setempat yang terdampak langsung oleh bencana angin puting beliung.

Berdasarkan hasil verifikasi Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Angin Puting Beliung Kabupaten Konawe Utara, tercatat sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) di Desa Padalere Utama terdampak bencana, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Konawe Utara H. Ikbar menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Padalere Utama. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama pada saat terjadi bencana dan kondisi darurat.

“Musibah ini tentu tidak kita inginkan bersama. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban bapak dan ibu sekalian,” ujar Bupati Ikbar.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Ikbar juga menyampaikan sejumlah rencana pembangunan yang sedang diupayakan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara untuk Desa Padalere Utama. Di antaranya pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan, yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ke depan, pemerintah daerah terus berupaya mendorong pembangunan infrastruktur di Desa Padalere Utama, termasuk pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan, agar konektivitas desa semakin baik dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melalui OPD terkait akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan pascabencana, guna memastikan kondisi masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali beraktivitas secara normal.

Lintasoheo.com | Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Bakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Konawe Utara yang dilaksanakan di Puskesmas Asera, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional dengan mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045”.

Dalam kegiatan ini, Bupati Konawe Utara menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat. Sebanyak 110 paket bantuan disalurkan kepada ibu dan anak, yang terdiri dari beras, telur, dan susu sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi keluarga.

Bupati Konut,H.Ikbar,SH.,MH saat menyampaikan sambutanya.

Bupati H. Ikbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IBI Kabupaten Konawe Utara atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial tersebut. Menurutnya, peran bidan sangat strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam pencegahan stunting serta pemenuhan gizi sejak dini.

Ia berharap kegiatan bakti sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau wilayah-wilayah lain di Kabupaten Konawe Utara agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Konawe Utara, kepala OPD terkait, Ketua IBI Kabupaten Konawe Utara, Camat dan Lurah Asera, serta sejumlah Kepala Puskesmas di wilayah Kabupaten Konawe Utara.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.